Rahasia Kuda Hitam – Wahyu 6:5-6

METERAI III – Wahyu 6:5-6

KELAPARAN DAN KESUSAHAN.

“Tatkala Anak domba itu membuka meterai yang ketiga itu, aku dengar zat yang hidup yang ketiga itu berkata, “Marilah.” Dan aku tampak adalah seekor kuda hitam, dan orang yang duduk di atasnya itu ada neraca di tangannya;”
“dan aku dengar bunyi seperti suara di tengah-tengah keempat zat yang hidup itu mengatakan, “Secupak gandum sedinar harganya, dan jelai tiga cupak sedinar harganya. Tetapi minyak dengan air anggur itu janganlah engkau rusakkan.”

Aku membuka meterai yang III ini, dan tatkala meterai yang III ini dibuka zat yang hidup yang III ini berkata marilah. Ini berbicara tentang Injil Lukas. Kuda hitam berbicara tentang kelaparan dan kesusahan mengamuk / melanda empat penjuru alam. Yang duduk diatasnya adalah raja kegelapan. Membawa neraca ditangannya ini menunjuk bahwa umat manusia mengalami ujian berat termasuk gereja Ku diseluruh muka bumi dimana mereka mengalami :

    1. Kelaparan rohani
    2. Kelaparan jasmani

A. Kelaparan rohani.

Akibat meterai II yaitu perdamaian dunia dicabut maka, kelaparan dan kesusahan menimpa dunia dan gereja-gereja tetapi untuk minyak dan air anggur ditekankan jangan dirusakkan. Apa yang dimaksud dengan minyak dan air anggur ini akan diterangkan nanti. Orang percaya pada meterai yang III ini akan diuji dan ditimbang / neraca berjalan. Ada 3 golongan orang percaya dalam meterai yang III ini :

  1. Golongan jelai / iman jelai
  2. Golongan gandum / iman gandum
  3. Golongan minyak dan air anggur / iman terpilih menjadi gereja penganten.

Ingat diwaktu perang akan terjadi kelapran rohani dan kelapran jasmani. Karena perang mengakibatkan kesusahan besar menimpa dunia sehingga manusia mencari perlindungan, dan disini terjadi dua golongan yaitu :

  1. Mencari Aku / Tuhan yesus
  2. Mencari dewa-dewa / berhala.

Dan diwaktu perang ini orangorang yang mencari Aku terbatas  karena keadaan perang. Dan inilah yang menyebabkan terjadi kelaparan rohani.

Ad. 1. Golongan jelai / iman jelai.

Yang dimaksud dengan iman jelai atau golongan jelai ialah mereka yang tidak beriman, biasa disebut Kristen kulit. Perhatikan Firman Ku dalam Mat. 13:5-6, 20-21. Dalam pelajaran Tabernakel mereka termasuk pada gereja halaman atau gereja pertobatan. Apabila dihubungkan dengan Mat. 24:19 mereka  tergolong pada perempuan yang mengandung, yang diancam dengan kata wai / celaka apabila mereka tidak meningkatkan iman mereka menjadi sempurna. Dalam pelajaran Wah. 11:2 dikatakan bahwa halaman tidak diukur dan akan dipijak 3 ½ th lamanya oleh orang kafir. Jadi mereka disebut menjadi benih gereja yang tertinggal Wah. 12:17 yang akan mengalami penyiksaan selama 5 bulan pada zaman antiKris, apabila sangkakala ke 5 dibuka berdasarkan Wah. 9:4-6. Gereja halaman / iman jelai ini jika menerima pelajaran salah mereka akan menjadi alatnya antiKris yang dikatakan gereja sundal / pelacur dalam Wah. 17.

Sebab itu jangan tinggal dalam iman jelai, tetapi berusahala sampai pada iman minyak dan air anggur. Ingat secupak gandum sama dengan 3 cupak jelai, jadi perbandingannya adalah 1 : 3. Jelai nilainya lebih rendah dari gandum. Di Indonesia adalah perbandingan antara padi dan jagung. Jelai itu sama dengan syeir. Syeir pada masa kelimpahan menjadi makanan binatang. Iman jelai / syeir menjadi makanan antiKris. Pada waktu umat Israel keluar dari tanah Mesir, maka syeir ditimpa oleh hujan rambun tetapi gandum dan sekui tidak ditimpah karena belum bertumbuh Kel. 9:31-32. Ini menunjukkan bahwa pada zaman antiKris iman syeir / iman jelai akan ditimpah dengan kesusahan, sedangkan iman gandum tidak karena tersimpan diawan yang permai.

Ad. 2. Golongan gandum / iman gandum.

Gandum adalah hasil dari tampihan dimana gandum terkumpul sendiri dan sekam terbuang. Ini terjadi waktu pengirikan gandum. Disini berbicara tentang orang beriman yang telah dipimpin oleh Roh Ku dan telah menerima Roh Ku tetapi belum dimeterai. Perhatikan sebagai contoh tentang rasul Petrus :

  • Iman jelai
  • Iman gandum
  • Iman minyak dan air anggur

a. Iman jelai. Perhatikan Firman Ku dalam Luk. 22:31-32. Pada saat ini rasul Ku Petrus tergolong pada iman jelai atau syeir atau iman halaman. Pada saat ini Roh Ku ada diatasnya. Iman jelai dibuktikan pada saat ia menyangkal Aku dirumah imam besar. Pada hal ia sendiri sudah berjanji, dimana Aku mati disitu ia mati. Perhatikan Firman Ku dalam Luk. 22:54-62 dimana rasul Ku Petrus menyangkal Aku tatkala dayang-dayang mengatakan kepadanya bahwa ia adalah murid Ku. pada saat ini imannya termasuk pada golongan jelai atai syeir. Saat imannya diuji, dan Aku sudah peringatkan terlebih dulu dalam Luk. 22:31-32. Itu sebabnya Aku berkata iblis sangat meminta dia untuk menampi imannya apakah dia jelai atau gandum. Ternya disini imannya adalah iman jelai. Banyak hamba-hamba Ku dan anak-anak Ku mempunyai iman jelai seperti Petrus, dimana mereka itu berjanji bahwa mereka itu setia sampai mati. Tetapi setelah kena pencobaan, mereka menyangkal Aku, bahkan Aku mereka jual.

b. Iman gandum. Pada saat Aku telah bangkit dan Aku temui rasul Petrus dan rasul-rasul lain ditasik Tiberias barulah rasul Petrus menjadi seorang yang beriman. Karena pada saat itulah rasul Ku Petrus sudah menerima Roh Ku, yang membawa ia pada iman gandum. Perhatikan Yoh. 20:20-22. Oleh karena itu tatkala ia berada ditasik Tiberias mendekati hari keangkatan Ku, Aku bersabda kepada nya dalam Yoh. 21:5-7 dan 15-19 dimana Aku kembali memberi tugas kepadanya supaya dia menggembalakan domba-domba Ku. Disini baru matanya terbuka bahwa kebenaran Firman Ku dimana Aku kelak akan mati disengsarakan dan pada hari ke 3 Aku bangkit dari antara orang mati dan benar-benar hal ini sudah terjadi. Dan realisasi dari pada mereka menerima Roh Ku yaitu terjadi pada hari Pentakosta. Dimana para rasul-rasul Ku dan murid-murid Ku telah dibaptis dengan Roh Ku sebagai suatu penggenapan dari Firman Ku dalam Yoh. 20:22 dan Luk. 24:49 dan Kisah 1;2. Disini rasul Ku Petrus sudah dilahirkan baru dari air dan Roh menggenapi Firman Ku dalam Yoh. 3:5. Imannya pada saat ini menjadi iman gandum dan termasuk pada kanak-kanak rohani dan dalam Mat. 24:19 termasuk pada perempuan yang menyusui anaknya yang diancam dengan kata wai / celaka. Iman gandum bagi penyempurnaan gereja belum sempurna karena masih termasuk pada kanak-kanak rohani. Sebab itu iman gandum harus ditingkatkan menjadi iman minyak dan air anggur, supaya menjadi gereja yang terpilih Mat. 24:22. Gereja yang ditunagkan dengan Aku kemudian menikah dengan Aku. 2kor. 11:2; Epess. 5:28-33; Wah. 12:1-2; Yes. 62:5. Dalam Mat. 25:1-13 iman gandum itu termasuk pada 5 perempuan yang bodoh. Dalam pelajaran Kitab Wahyu, mereka termasuk pada Wah. 7:9-17 yaitu pelepah Kurma. Memang dalam pembagian dalam Kel. 9:31-32 ini ada berbicara tentang dua gereja. Tetapi dalam perjanjian baru adalah berbicara tentang 3 macam gereja berdasarkan Mat. 24:19-22 yang dihubungkan dengan Wah. 6:5-6 yang berbicara tentang 3 tingkat iman. Dan rahasia ini dapat kamu temui dalam kitab Wahyu dan Kidung Agung.

c. Iman Minyak dan Air Anggur.

Yang dimaksud dengan golongan iman minyak dan air anggur disini adalah berbicara tentang anak-anak Ku yang sudah lahir baru dari air dan Roh yang mengikuti pelajaran 7 Tingkat Iman dan mengamalkannya. Jadi bukan saja tinggal pada kanak-kanak rohani tetapi telah bertumbuh / meningkat rohaninya mengalami apa yang dimaksud dalam 1Kor. 12:4-6 memiliki karunia Roh kudus, jawatan Tuhan dan buah Roh Kudus. Mereka itulah yang disebutkan menjadi satu didalam Aku berdasarkan 1Pet. 2:9-10. Contoh tentang rasul Ku Petrus dimana saat imannya mencapai iman minyak dan air anggur sejak ia dimeterai dengan Roh kudus dalam Kisah 2:1-13 sampai dia menjadi dewasa rohani 2Kor. 11:2. Pada tingkat iman ini rasul Ku Petrus tidak kenal takut, penjara atau kematian bukan lagi suatu hal yang menakutkan bagi dia. Penjara merupakan tempat istirahat, siksaan, olokan dan sebagainya tidak bisa menghentikan dia dalam melayani  Kisah 4:1-22 [ 19-20 ]; Kisah 5:17-42 [ 41-42 ]. Ketakutan telah hilang dari padanya karena Roh yang Aku berikan kepadanya bukanlah Roh penakut 2Tim. 1:7. Sebab itu perhatikan sejararah perjalanan pelayanan dari rasul Ku Petrus dalam Kisah pasal 1 – 12 dan suratnya dalam 1Petrus dan 2Petrus. Rasul Ku Petrus pada tingkat iman ini dia tidak segan menentang ahli-ahli Torat dan orang Parisi dan mempertahankan kebenaran Firman Allah. perhatikan Kisah 4:8, 19-20 dan Kisah 5:27-29. Rasul Ku Petrus tidak pernah gentar lagi dalam menyaksikan kebenaran Firman Ku sampai akhir hidupnya dimana dia disalib di Roma dengan kepala dibawah.

Ad. 3. Golongan minyak dan air anggur.

Golongan minyak dan air anggur adalah anak-anak Ku atau gereja Ku yang sudah dewasa rohani yaitu mereka yang telah ditebus oleh darah Ku dan yang telah memperoleh karunia-karunia Roh Ku. Golongan inilah yang disempurnakan menjadi gereja penganten yang kelak akan menikah dengan Aku. Golongan inilah yang menerima kabar penganten bahkan yang ditugaskan untuk membawa kabar penganten. Dalam pelajaran Tabernakel mereka termasuk dalam Kamar Mahasuci. Dan didalam Mat. 24:22 mereka inilah yang disebut orang yang terpilih, yang dipersiapkan untuk diangkat berdasarkan Mat. 24:27-31, Wah. 12:6, 14. Dalam Mat. 25:1-13 mereka termasuk dalam 5 anak darah yang bijaksana yang bersiap menantikan kedatangan Ku sebagai Penganten laki-laki atau disiapkan untuk diangkat ketemu dengan Aku diawan-awan. Sebab itu dalam Wah. 6:6 golongan ini Aku perintahkan jangan dirusakkan sampai tiba hari pengangkatan gereja.

Gereja penganten nanti pada kegerakan besar terbagi dalam dua bagian yang besar yaitu ;

  1. Yang dipelihara sampai keangkatan gereja Tuhan, yang terdiri dari pada gereja yang mulia dan gereja yang kurang mulia yang nampak dalam Wah. 12:1-2 yaitu gereja penganten yang disalut dengan Tri Tunggal Allah dalam keadaan mengandung yang akan diterangkan dalam Wah. 7:1-8 dan Wah. 12:1-2 terutama bagi mereka yang mulia.
  2. Golongan yang kurang mulia yang diperuntukkan untuk mati sahid sesudah gereja menikah dengan Aku pada kegerakan besar. Mereka adalah gereja penganten yang akan mati sahid tapi khusus untuk yang kurang mulia. Terutama hamba-hamba Ku yang Aku lantik untuk kegerakan besar. Tugas untuk pekabaran dalam kegerakan besar dimana setelah gereja penganten menikah dengan Aku maka pekabaran berhenti dan mereka akan mati sahid berdasarkan meterai ke 5 dalam Wah. 6:9-11. Jadi yang mati sahid sesudah gereja menikah dengan Aku ialah sebagian besar dari golongan yang kurang mulia.

Ingat gereja yang digolongkan pada iman jelai dan iman gandum apabila pada kegerakan besar mereka tidak meningkat menjadi dewasa / sempurna pada saat gereja disempurnakan, maka mereka tidak akan mengalami pengangkatan, tertinggal dan masuk pada zaman antiKris. Mereka tidak disingkirkan diawan-awan dan akan mengalami kesusahan yang besar pada zaman antiKris. Inilah yang dimaksud dengan benih perempuan yang tertinggal dalam Wah. 12:17 dan dalam Mat. 24:19 yaitu perempuan yang mengandung dan menyusui anaknya. Sebab itu mereka yang hanya tinggal pada iman jelai dan iman gandum, tidak mau meningkat menerima kabar penganten mereka akan termasuk pada benih perempuan yang tertinggal dan 5 anak dara yang bodoh. Banyak anak-anak Ku atau gereja Ku yang kurang mengerti meskipun mereka itu sudah lahir baru dari air dan Roh, tetap kanak-kanak rohani. Mereka menyangka bahwa mereka adalah penganten, tetapi sebenarnya adalah kanak-kanak rohani yang akhirnya pada hari keangkatan gereja Ku mereka tertinggal. Perhatikan Ibr. 5:11-14 dan Epes. 4:14. Golongan iman gandum ini apabila mereka tidak mengerti rencana Ku maka berharap akan terangkat tapi pada akhirnya tertinggal.

B. Kelaparan jasmani.

Akibat meterai II dimana perdamaian dunia dicabut sehingga terjadi perang dimana-mana maka  kegiatan pertanian, industri dan ekonomi terganggu. Sebab itu terjadilah kelaparan dan kesusahan dimana-mana, gandum dan jelai akan ditakar. Perhatikan nubuatan hamba Ku yehezkiel dalam Yehz. 4:15-17 sbb :

Lalu Firmannya kepada ku : Bahwasanya Aku memberikan dikau tahi lembu akan ganti tahi manusia, hendaklah engkau sediakan roti mu dengan dia. Dan lagi Firmannya kepada ku : Hai anak Adam ! bahwasanya Aku memutuskan kelak bekal roti dari pada Yerusalem, sehingga mereka itu akan makan rotinya dengan ditimbang dan dengan percintaan hatinya dan airnyapun mereka itu akan minum dengan ditakar dan dengan bimbang hatinya; sehingga sama sekali mereka itu kekurangan roti dan air dan seorang memandang kepada seorang dengan bimbang hatinya dam mereka itu makin lama makin habis dalam kejahatannya.

Nubuatan ini akan berlaku pada akhir zaman seperti yang dimaksud dalam meterai III. Gandum adalah makanan sehari-hari manusia. Kalau secupak gandum sedinar harganya ini berarti masing-masing orang hanya dapat menyediakan untuk dirinya saja [ hanya memelihara dirinya saja ] dan tidak mungkin menanggung orang lain. Ingat bahwa satu dinar adalah upah terendah dari seorang buruh dalam satu hari menurut Alkitab. Perhatikan Firman Ku dalam Mat. 20:1-2. Jelai adalah makanan yang lebih murah dari pada gandum yaitu 3 : 1. Bandingkan dengan Indonesia antara padi dan jagung untuk Amerika gandum dan bulgur. Kelapran mulai menimpa dunia sejak perang dunia I & II dan keadaan ini berjalan terus sampai sekarang dan lebih hebat lagi pada permulaan zaman antiKris, atau dapat dirasakan oleh gereja Ku pada satu sabat yang terakahir Dan. 9:27 yang mempunyai hubungan dengan meterai IV. Contoh apabila satu negara ditimpa dengan kelaparan atau kesusahan dalam negeri maka terjadilah hal-hal sebagai berikut : Peraturan diperketat antara daerah kedaerah yang lain, sehingga hubungan antara daerah satu dengan daerah yang lain dijaga dengan ketat, karena masing-masing daerah mempertahankan daerahnya masing-masing bahan-bahan makanan pokok dilarang keluar. Akibatnya terjadilah penyeludupan-penyuludupan, selain itu terjadi korupsi dalam segala bentuk. Perhatikan FirmanKu dalam Yes. 1:23 sbb : “Segala penghulu kamu sudah jadi orang durhaka dan kawan orang pencuri; masing-masing mereka itu suka beroleh hadiah dan menuntut suap; mereka itu tiada membenarkan hal perkara anak piatu dan acara janda perempuan tiada sampai kehadapannya”.

Demikian juga hamba-hamba Ku terlibat dalam hal ini perhatikan Mic. 3:11 sbb : “Bahwa segala penghulu memutuskan hukum dengan makan suap dan segala imamnya mengajar dengan mengambil upah dan segala nabinya bernubuat karena uang; kendatilah, mereka itu juga bersandar juga pada Tuhan, katanya : Bukankah Tuhan ada ditengah-tengah kita ? Bahwa barang celakapun tiada akan datang atas kita”.

2 responses to this post.

  1. syalom, Trimakasi atAS pengajarannya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: