JIKA MATI HENDAK KEMANA ?

JIKA MATI HENDAK KEMANA ?

ADA DUA MACAM KEMATIAN YANG MENIMPA UMAT MANUSIA DIBUMI INI :

  1. KEMATIAN ORANG YANG BERIMAN KEPADA KU [ YUHAN YESUS KRISTUS ]
  2. KEMATIAN ORANG YANG TIDAK BERIMAN KEPADA KU [ TUHAN YESUS KRISTUS ]

Ad. 1. Kematian bagi orang yang tidak beriman kepada Ku.

Adapun kematian pertama ini disebutkan berbahagia. Perhatikan Firman Ku dalam Wah. 14:13; Maz. 116:15; Yes. 57:2; Ibr. 4:10. Apabila orang yang beriman ini meninggal dunia, maka roh nya menuju ke Firdaus , sedangkan tubuhnya kembali ke debu [ tanah ] menuju ke Hadesnya orang percaya. Adapun rohnya terangkat ke Firdaus seperti kilat, dimana roh nya itu disambar oleh malaekat. Firdaus itu berada pada petala langit ketiga , sedangkan seluruh bintang-bintang itu berada dibawah petala langit yang pertama. Petala langit pertama dan kedua dipagari oleh malaikat-malaikat. Dalam firman Ku Yes. 66:1-2 bumi adalah alas kaki Ku dan langit adalah arasy Ku.

Adapun matinya orang yang percaya adalah suatu kebahagiaan yang sempurna. Sebab nyawa telah terlepas dari tubuhnya dan roh beristirahat dari kelelahannya. Sebab itu perhatikan ayat-ayat tersebut diatas. Sebab dikatakan dalam Firman Ku bahwa berbahagialah orang yang mati dalam Aku. Sebaliknya kematian orang yang tidak beriman adalah sangat menyedihkan dan mengerikan, karena sesudah rohnya bercerai dengan tubuhnya, roh itu menuju ketempat yang sudah disediakan baginya dimana ditempat itu mengalami siksaan yang pertama [ lubang yang tak terduga dalamnya ]. Yaitu suatu kengerian yang luarbiasa. Karena setelah rohnya berpisah meninggalkan tubuhnya , maka roh nya akan masuk kedalam awan-awan yang gelap dan tentu beredar-edar disana. Disana dia mengalami penyiksaan-penyiksaan tingkat pertama, yakni siksa panas dirasakan diluar tubuh dan tidak boleh keluar dari tempat itu. Hal ini akan dijelaskan.

Mati adalah perpisahan antara tubuh ciptaan Ku dengan nyawa atau roh pemberian Ku. Perhatikan Firman Ku dalam Kej. 2:7. Setelah mati, tubuh jasmani akan kembali kepada debuh dan rusak. Tapi nyawa / roh hidup kekal. Jadi kematian adalah perpisahan antara tubuh jasmani dan tubuh rohani. Mati bukanlah mati selama-lamanya dalam arti dihapuskan, tetapi berpindah dari pada alam fana menuju kealam baka. Dan ini berlaku untuk semua orang dengan dua tujuan yaitu orang yang benar menuju ke Firdaus dan orang yang tidak benar menuju kelubang yang tidak terduga dalamnya.

Jadi sekali lagi mati, bukannya mati, tetapi berpindah dari alam fana ke alam baka. Nanti pada alam baka ini ditentukan tempatnya. Jadi yang menentukan menuju ke Firdaus atau menuju kelubang yang tidak terduga dalamnya adalah kehidupannya ditengah-tengah dunia ini. Apakah dia beroleh penebusan dari Aku atau tidak. Sebab itu perhatikan Firman Ku dalam 2Kor. 5:10; Kisah 17:31; Roma 2:16; 14:10. Tetapi ingatlah bahwa orang yang percaya dan hidup dalam Aku artinya hidup dalam Roh tidak dalam daging / pri duniawi tidak ada pehukuman. Perhatikan Roma 8:1-2; Wah. 3:5; 1Kor. 6:3 bahkan orang yang percaya bukan diadili tetapi mengadili malaekat kelak.

Keterangan :

Kematian orang yang beriman kepada Ku. Mari kita kembali perhatikan Firman Ku dalam Wah. 14:13 dan Maz. 116:15 sebagai berikut :

Maka ku dengar suatu suara dari langit berkata : Suratkanlah seperti yang demikian ini : Berbahagialah segala orang yang sudah mati, yaitu mati didalam Tuhan dari pada sekarang ini, bahkan kata Roh itu, mereka itu akan berhenti dari segala kelelahannya; karena segala perbuatannya mengikuti menyertai mereka itu.

Bahwa amat indahlah pada pemandangan Tuhan matinya segala kekasih Nya. Kata amat indah kurang tepat, yang sebenarnya adalah : Sangat berharga [ dalam salinan yang sebenarnya ].

Apa sebab sangat berharga ? Karena harga dari satu jiwa yang bertobat adalah lebih besar dari pada seluruh harta didunia ini. Perhatikan Mat. 16:26. Sebab itu seorang yang telah menerima Aku, dimana Aku telah sucikan dengan darah Ku dan dengan Roh Ku baik tubuh, jiwa dan roh nya adlah sangat berharga pada pemandangan Ku, karena dia adalah kekasih Ku. Apabila kamu memperhatikan Firman Ku, bahwa hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran Pengk. 7:1-2 [ Alkatib T.L ]. Apa sebabnya hari kematian  lebih baik dri pada hari kelahiran ? Karena pada hari kelahiran seseorang didunia ini, maka mulai saat itu dia mulai menempuh perjuangan hidup yang sangat berat untuk menjadi seorang beriman kepada Ku. Banyak menangung salib dan mengalami banyak ujian seperti Firman Ku dalam 1Pet. 1:6-7. Seorang yang hidupnya beriman kepada Ku, apabila ia menghadapi kematian, itu adalah suatu hari kemenangan baginya. Karena ia mengakhiri hidupnya didunia ini dengan suatu kemenangan, berpindah dari dunia yang fana kelam yang baka, dimana mahkota kebenaran tersedia baginya. Perhatikan Firman Ku dalam 2Tim. 4:7-8; 1Kor. 9:25; Yak. 1:12; 1Pet. 5:4.

Dalam 1Kor. 3:16 dikatakan bahwa tubuh kamu adalah Rumah Roh kudus / Rumah Allah / Tabernakel Allah dimana Roh Allah tinggal didalamnya. Perhatikan juga 1Kor. 6:19; 2Kor. 6:16. Rumah ini dalam waktu yang sudah ditentukan akan mengalami kematian, kecuali bagi mereka yang termasuk dalam keangkatan gereja Ku. Tetapi pada kebangkitan, tubuh orang percaya akan dibangkitkan pada kebangkitan pertama, maka mereka itu akan diobahkan, yaitu pada bunyi sangkakala terakhir. Perhatikan firman Ku dalam 1Kor. 15:50-52. Adapun rumah kamu dalam dunia ini akan dirobohkan dan diganti dengan rumah yang kekal disorga.

Perhatikan Kej. 2:7 Adam yang sudah dibentuk menurut peta dan teladan Allah, pada saat itu mati dan tidak bergerak, tetapi setelah dihembuskan nafas dari Aku, barulah ia hidup dan bergerak, barulah disebut manusia yang sempurna. Jadi dengan memperhatikan semua ini, ada duniawi ada sorgawi, ada manusiawi ada ke Allahan. Ada yang bersifat sementara ada yang bersifat kekal. Perkara-perkara dunia akan lenyap tapi perkara-perkara sorga kekal. Kemudian perhatikan firman Ku dalam 2Kor. 5:1-10; 1Yoh. 2:16-17.

Sebab itu kamu harus sadar bahwa apabila kemah tempat kamu diam dalam dunia ini dirobohkan, kamu akan beroleh sebuah rumah dari pada Allah dan suatu tempat kediaman, bukan diperbuat oleh suatu tangan manusia, tetapi perbuatan dari Aku dan tempat itu kekal selama-lamanya. Tempat itu Aku sediakan sebagaimana Aku berpesan kepada murid-murid Ku sebelum Aku mati disalibkan di Golgota. Perhatikan Yoh. 14:1-2. Itu sebabnya rasul Ku Paulus mengeluh pada Ku karena ia ingin bersalut dengan Rumah Ku di sorga. 2Kor. 5:2. Satu Rumah yang begitu indah yang diperbuat dari pada emas jati dan dihiasi dengan berbagai-bagai permata indah, yaitu Yerusalem baru dalam Wah. 21.

Kalau seorang benar itu meninggal dunia, kematiannya sangat berharga dipemandangan Ku karena ini berarti roh nya telah dimerdekakan dan akan mengalami perhentian dan kesenangan yang kekal bersama-sama dengan Aku. Roh orang yang mati dalam Aku, akan diangkat masuk kedalam firdaus, bersama-sama dengan Aku, yaitu kepetala langit yang ketiga, dimana jasatnya ditingalkannya, kembali kedebu.  Matinya orang yang beriman kepada Ku ini berarti, hilangnya penderitaan didunia ini, dimana rohnya meninggalkan dia menuju Firdaus dan tubuhnya kembali kepada debu, karena debulah asalnya. Perhatikan Kej. 3:19.

Hal-hal yang terjadi saat orang sakit yang didalam Aku menghadapi maut adalah sebagai berikut :

  1. Malaekat Ku mengunjunginya dan Roh Ku menunggui, menguatkan dia diatas pembaringannya.
  2. Roh Ku yang ada didalam dia atau didalamnya, mengarahkan dia kepada pengorbanan Ku dibukit golgota, supaya dia diyakinkan kepada kelepasan yang terjadi nanti baginya, setelah roh itu meninggalkan tubuhnya. Sebelum maut datang menyambar dia, maka Roh Ku menolong dia sampai ajalnya dan memberikan penglihatan tentang kesempurnaan didalam Aku. Orang yang mati didalam Aku ini akan meninggal dengan tenang dan penuh damai.
  3. Pada saat terakhir tiba dimana dia akan menghembuskan nafas yang terakhir, maka rohnya meninggalkan tubuhnya dan segera malaekat Ku menyambar roh nya yang baru saja meninggalkan tubuhnya, terangkat ke Firdaus dibawah oleh malaekat Ku dalam perlindungan Roh Ku, menempuh cakrawala menuju ke Firdaus. Perhatika Firman Ku dalam Luk. 16:22. Ketika dia tiba dipintu gerbang Firdaus, maka kedengaranlah nyanyian-nyanyian merdu sebelum dia masuk kedalamnya. Setelah dia masuk kepintu gerbang akan disambut  dan terjadilah pertemuan yang sangat berbahagia, karena dia disambut dengan nyanyian-nyanyian dan sorak-sorai dan musik-musik yang merdu dari orang-orang percaya yang telah mendahuluinya dan malaekat disorga. Suatu kesenangan yang sangat berbahagia karena ini adalah suatu kemenangan yang sangat berharga, karena ia telah menang  dalam peperangan iman didunia dengan melintasi pencobaan yang berat. Sebab itu mereka dikatakan kekasih Ku. Sedangkan orang yang bertobat menerima Aku didunia ini, lahir baru Yoh. 3:5 malaekat-malaekat Ku disorga bersorak Luk. 15:10.

Seperti telah diterangkan bahwa perjalanan dari roh orang percaya menuju ke Firdaus, jalannya seperti sinar. Kematian mereka yang mati didalam Aku dan mereka yang mati diluar Aku adalah berbeda. Roh orang yang percaya yang mati pada Perjanjian Lama dikumpul pada suatu tempat yang Aku sediakan bagi mereka, dan saat Aku bangkit dan naik kesorga, Aku menarik mereka itu bersama dengan Aku dibawah ke Firdaus Epes. 4:8. Sedangkan orang yang mati didalam Perjanjian Baru,  rohnya diangkat ke Firdaus. Perhatikan Luk. 23:43.

Orang-orang yang pada Perjanjian Lama, tatkala Aku bangkit pada hari yang ketiga, mereka itupun turut dibangkitkan. Pada saat Aku mati disalib, waktu itulah kubur-kubur orang suci terbuka dan beberapa mayat orang suci itu bangkit. Perhatikan Mat. 27:51-53. Pada waktu Aku naik kesorga, Aku membawa mereka itu masuk ke Firdaus, masuk ke Yerusalem. Perhatikan Firman Ku dalam Ibr. 12:22-23. Ada penafsir mengatakan bahwa orang suci yang bangkit waktu Aku tersalib, mereka yang keluar dari kubur itu dan masuk ke Yerusalem. Saat itu mereka mengambil contoh waktu Lazarus dibangkitkan itu tidak benar. Dan negeri yang kudus adalah yerusalem yang disorga. jadi kamu mengetahui sekarang bahwa tidak ada kematian bagi orang percaya, karena pada saat orang percaya mati, maka rohnya bercerai dari pada tubuh jasmaninya dan segera memasuki alam baka menuju ke Firdaus. Karena apabila kebangkitan pertama tiba, mereka dibangkitkan kembali dengan tubuh yang ada dan diobahkan. Perhatikan 1Kor. 15:50-52. Lebih dari pada itu setiap orang yang beriman itu dikawali malaekat disorga semasa hidupnya didunia. Maz. 34:8.

Ad. 2. MATINYA ORANG YANG TIDAK BERIMAN KEPADA KU.

Matinya orang yang tidak beriman kepada Ku adalah sangat mengerikan sekali. Jiwa mereka akan mengalami sengsara kekal didalam api neraka. Hal ini berlaku sesudah Kerajaan 1000 Th Masa Damai, setelah melalui pengadilan dari Aku, yaitu mereka yang namanya tidak tertulis dalam kitab Alhayat. Perhatikan ! Bahwa antiKris dan nabi palsu tidak akan diadili lagi, tetapi langsung dibuang ke api neraka yang kekal. Ini khusus bagi mereka dan tidak akan dibangkitkan lagi pada kebangkitan kedua. Perhatikan Wah. 19:20. Tetapi yang akan diadili adalah mereka yang tidak beriman dan hamba-hamba Ku yang membawa kabar salah / pengajaran salah sebelum antiKris. Perhatikan firman Ku dalam Wah. 22:18-19; Ams. 30:5-6; Mat. 15:8-14.

Orang-orang yang tidak percaya kepada Ku, saat sakit dan menghadapi maut keadaannya susah dan muram, dia diliputi suasana takut dan bimbang. Roh Ku tidak ada padanya dan tidak menerangi dia dan tidak menguatkan dia. Dia mati dalam kegelapan. Saat menghadapi maut dia melihat penglihatan yang mengerikan dari roh-roh jahat dan gemetar. Dia ditunggui oleh raja kegelapan iblis yang selalu menghasut dia untuk menghojat dan memaki-maki Aku karena kesusahan dan kesakitan yang dirasakannya. Iblis menyiksa pikirannya dimana iblis memperlihatkan kepadanya keadaan tempat dimana nanti ia akan masuk. Tempat yang ditentukan baginya yaitu lubang yang tidak terduga dalamnya.

Sifat iblis adalah penindas dan pembunuh yang sangat kejam. Perhatikan Firman Ku dalam Yoh. 8:44. Iblis memimpin manusia yang menjadi miliknya kepada kegelapan yang menuju maut, yang akhirnya menuju kelubang yang tak terduga dalamnya. Sisakit yang telah dikuasai oleh iblis itu, gelisah dan gemetar dalam menghadapi kematiannya. Karena pandangan matanya adalah kegelapan yang mengerikan dan dia ditunggui oleh roh-roh jahat, dan apabila ia mati, maka dia dibawah ke Hadesnya orang yang tidak percaya, kemudian dimasukkan kedalam lubang yang tak terduga dalamnya.

Kasihan jiwanya terhilang terpisah dari orang-orang percaya, sebab ia ada didalam genggaman iblis. Sekarang iblis berkuasa penuh atasnya, dibawahnya kedalam lubang yang tidak terduga dalamnya, yaitu firdausnya iblis, dimana roh orang yang tidak percaya itu dibelenggu dalam lubang yang tidak terduga dalamnya sampai tiba hari pehukuman orang fasik 2Pet. 3:7. Dan ditempat inilah barulah roh-roh yang tidak percaya ini sadar, tetapi sudah terlambat. Karena dalam tempat yang gelap ini / goa roh yang jahat mendatangkan siksaan kepada orang yang tidak percaya kepada Ku. Mereka itu akan berteriak-teriak karena siksa yang mengerikan. Dan teriakan mereka itu didengar oleh saleh-saleh Ku yang berada di Firdaus. Perhatikan Luk. 16:24-26.

Jadi kamu nampak disini perbedaan antara orang yang mati dalam Aku dan yang mati diluar Aku. Orang yang mati dalam Aku menuju ke Firdaus yang senang. Dan orang yang mati diluar Aku, menuju ketempat sengsara dalam api yang menyala dalam lubang yang tak terduga dalamnya. Disana dia dibelenggu dan disengsarakan dengan api dan panasnya hanya diluar saja [ hukuman sementara ]. Lihatlah perbedaan yang jelas antara orang yang mati dalam Aku dan orang yang mati diluar Aku.

Lepasnya roh orang yang percaya kepada dari tubuhnya, disaksikan oleh Bapa Ku, kemudian disambar oleh malaikat Ku dibawah ke Firdaus oleh kuasa Roh dan bersekutu dengan Aku. Perhatikan Firman Ku dalam 2Kor. 5:8. Disini rasul Paulus menagatakan bahwa, dia lebih suka mati dan diam beserta dengan Aku, karena itu yang teramat baik. Dan orang yang mati diluar Aku, tempatnya penuh dengan sengsara dalam nyala api. Roh manusia, jika manusia mati maka roh nya tetap hidup terus, karena roh itu kekal.

Setelah orang saleh mati, dimana rohnya meninggalkan tubuhnya, maka setelah rohnya tiba di Firdaus, maka mendapat pakaian sorga yang kekal yaitu tubuh yang baru, suci dan mulia. Perhatikan Firman Ku dalam 2Kor. 5:3-5. Yang menyediakan itu adalah Allah yang sudah memberikan cengkram Roh. Inilah tujuan yang terakhir dari rencana kelepasan dari Allah dan kemenangan yang gilang gemilang bagi orang yang percaya kepada Ku.

Ingatlah orang yang mati dalam Aku, rohnya disambar / dibawah ke Firdaus dan diberikanlangsung pakaian sorgawi. Tetapi meskipun demikian nanti pada akhir zaman antiKris semua orang yang mati dalam Aku, dibangkitkan pula dalam tubuh semula, dimana rohnya yang meninggalkan tubuhnya waktu mati, turun kembali memasuki tubuhnya yang fana. Perhatikan Yehz. 37:1-14. Setelah dibangkitkan, kemudian diobahkan dibawah kesorga bersama-sama dengan gereja penganten yang mengalami pengangkatan yang disingkirkan diatas lembah Megido, sama-sama diobahkan kemudian setelah sampai di Firdaus, diganti dengan pakaian kemuliaan  langsung ke Yerusalem ibu kita dimana memasuki pesta Anak domba 75 hari. Perhatikan 1Kor. 15:50-52; 1Tess. 4:13-18; Wah. 19.

Sebab itu berbahagialah orang yang dibangkitkan pada kebangkitan pertama, karena mati yang kedua tidak ada lagi padanya. Bahkan akan memerintah bersama dengan Aku 1000 Th lamanya dalam kerajaan 1000 Th masa damai Wah. 20:4-6.

Memperhatikan penjelasan tersebut diatas, antara orang yang mati dalam Aku dan yang mati diluar Aku, maka dapatlah kamu melihat dua jalan kematian. Adapun keduanya itu apabila mati menuju ke Hades bahasa Grika, Seol bahasa Ibrani. Jadi masing-masing menuju ke Hadesnya sendiri-sendiri, orang yang percaya menuju ke Firdaus dan orang yang tidak percaya menuju ke lubang yang tidak terduga dalamnya.

Hendaklah kamu mengetahui bahwa lubang yang tidak terduga dalamnya, adalah goa yang gelap sebagai tempat tahanan sementara, dan mereka tidak bangkit pada kebangkitan pertama tetapi pada kebangkitan kedua untuk diadili oleh Aku. Perhatikan Wah. 20:11-15. Lubang yang tidak terduga dalamnya ini adalah tempat penyiksaan yang sementara, dimana penderitaannya belum seberapa, karena panasnya hanya diluar saja. Perhatikan Luk. 16:24. Neraka yang sebenarnya adalah suatu pehukuman yang kekal, dimana diuntukkan bagi iblis dan nabi palsu dan antiKris dan orang-orang yang dibangkikan pad kebangkitan kedua yang namanya tidak tersurat dalam kitab Alhayat. Disebutkan laut api dan belerang, disinilah penyiksaan yang luar biasa  dimana panas luar dan dalam tubuh, adalah penyiksaan yang kekal.

Untuk jelasnya perhatikan Firman Ku dalam Wah. 9:1-2 bahwa iblis tempatnya dalam lubang yang tidak terduga dalamnya, dari dalamnya keluar asap seperti dalam tanur, berarti ada api didalamnya. Iblis itu Aku tangkap dan masukkan kedalam lubang yang tidak terduga dalamnya sesudah berakhirnya perang Harmagedon. Perhatikan Wah. 16:16-21; 19:11-21; 20:1-3.

Dalam Alkitab terdapat istilah neraka 65 kali, tetapi istilah neraka ini sudah salah diterjemahkan oleh penerjemah Alkitab. Dalam terjemahan bahasa Inggeris oleh King James, istilah 65 kali itu sudh berkurang dimana dijumpai : 30 kali terjemahan Neraka, 31 kali kuburan, 4 kali lubang yang tidak terduga dalamnya. Jadi terjemahan ini sudah berbeda-beda satu dengan yang lain dan pengertiannya sudah berbeda-beda satu dengan yang lain. Adapun Seol dan Hades bukan lubang yang tidak terduga dalamnya dan bukan juga Neraka. Seol atau Hades itu adalah berbicara tentang kuburan. Disanalah tubuh orang yang mati ditaruhkan dan rohnya pergi ketempat yang ditentukan.

Untuk menunjukkan kebenaran firman Ku perhatikan ! Penyamun yang mati bersama Aku disalib. Bahwa pada hari ini juga engkau bersama-sama dengan Aku didalam Firdaus Luk. 23:43. Pada waktu Aku mati dikayu salib, Aku [ Roh Ku ] menuju ke Seol dan lubang yang tidak terduga dalamnya, dimana mereka yang mati dizaman Perjanjian Lama dan berbakti kepada Allah, Aku memberitakan kabar hukuman yang akan datang. Terus Aku bangkit dari antara orang mati maka Aku memegang kunci alam maut yang dahulunya dipegang oleh iblis, dan setelah Aku naik kesorga, Aku menarik tawanan yang tertawan, yaitu orang-orang suci yang bangkit waktu Aku tersalib dan membawa mereka ke Firdaus 1Pet. 3:19; 4:6; Ibr. 2:14; Epes. 4:8.

Orang-orang suci pada Peranjian Lama dikumpulkan disuatu tempat karena nama Firdaus nanti ada waktu Aku mati dikayu salib. Mereka dikumpulkan bersama-sama dengan orang-orang yang mati dalam Perjanjian Baru. Inilah yang dimaksud dengan Ibr. 11:40 supaya jangan mereka menjadi sempurna tanpa kita. Orang-orang suci dalam Perjanjian Lama seperti Abraham, Ishak, Yakub dan lain-lain. Ingat bahwa Kerajaan sorga dan firdaus itu barulah diizinkan dan diserbu yaitu pada zaman Yohanes pembaptis. Sebelum itu semua orang suci yang mati dalam perjanjian Lama disimpan disuatu tempat. Perhatikan Luk. 16:16; Mat. 11:12.

Dalam kitab Wahyu kamu temui kata Abadon dalam bahasa Ibrani, Apolion dalam bahasa Gerika. Ini adalah lubang yang tidak terduga dalamnya. Dalam Wah. 9:1-2, 11 juga dalam Wah. 11:7. Dalam Perjanjian Baru nama  Abadon digunakan 9 kali. Abadon adalah tempat, roh dan jiwa yang jahat. Perhatikan Firman Ku dalam 2Pet. 2:4  sebagai berikut : Karena jikalau malaekat tatkala berbuat dosa tiada disayangkan Allah, melainkan dibuangkannya kedalam Neraka dan ditahan Nya didalam gua gelap sehingga dijatuhkan Nya hukum. Ini adalah perbedaan antara manusia dan malaekat. Malaekat apabila berbuat dosa langsung dicampakkan kedalam Neraka tapi manusia tidak 1Yoh. 2:1 manusia masih diberikan pengampunan. Dalam 2Pet. 2:4 ini segala roh dan jiwa jahat tempatnya dalam lobang yang tidak terduga dalamnya. Akan tetapi roh-roh jahat, sampai keangkatan gereja penganten beroperasi diudara. Sebab itu juga termasuk wilayahnya dan iblis adlah penghulunya sampai saat ini beroperasi disorga. hal ini berakhir setelah iblis berperang disorga dan dikalahkan dan dicampakkan kebumi. Perhatikan Firman Ku dalam Epes. 6:12; Ayub 1:6-7; Wah. 12:7-9, 12.

Yang dimaksud dengan roh jahat adalah malaekat-malaekat yang melawan Aku dan jiwa-jiwa jahat adalah manusia-manusia jahat yang durhaka melawan Aku. Dalam 2Pet. 2:4 disebut goa yang gelap dan ini bukan neraka yang sesungguhnya, mereka ditahan disini sampai hari pehukuman, yang dimaksud hari pehukuman yaitu sesudah 1000 Th masa damai. Dimana semua yang tidak dibangkitkan pada kebangkitan pertama yaitu mereka yang dibangkikan pada kebangkitan kedua, akan menghadapi pengadilan dari Aku yang disebut arasy putih Wah. 20:11-15. Dan malaekat yang melawan Aku, juga akan diadili seperti manusia durhaka. Perhatikan 1Kor. 6:3.

Dalam naskah arti lubang tak terduga dalamnya digunakan kata Tartarus atau Apolion dan Abadon. Naskah lain dari kata Neraka digunakan kata Gehena atau Thophet yaitu laut api dan belerang diman tidak terpadamkan selama-lamanya dan diuntukkan kepada iblis dan segala pesuruhnya dan segala orang yang tidak tersurat namanya dalam kitab Alhayat. Perhatikan Wah. 20:15; Mat. 25:41; Wah. 19:20; 20:10.

Ringkasan :

  1. Firdaus – 1000 Th masa damai – Yerusalem baru itu diuntukkan bagi orang-orang saleh dan tidak mengalami pengadilan. Mereka adalah terdiri dari orang-orang yang mati didalam Aku, dan yang mengalami pengangkatan.
  2. Abadon – Apolion – Tartarus – itulah lubang yang tidak terduga dalamnya, adalah firdausnya orang yang tidak beriman, menghadap pengadilan dari Aku sesudah 1000 Th masa damai dan kalau namanya tidak tersurat dalam kitab hayat, mereka Aku campakkan kelaut api [ thophet ] Neraka yang kekal adalah yerusalem barunya iblis, antiKris, nabi-nabi palsu dan segala orang yang namanya tidak tertulis dalam kitab Alhayat.

Jadi jiwa orang yang mati yang belum diselamatkan, apabila rohnya meninggalkan tubuhnya, menuju Hadesnya orang yang tidak percaya, kemudian ke Abadon / Apolion untuk menerima penyiksaan dari roh jahat dan nanti akan dibangkitkan pada kebangkitan kedua, mengalami pengadilan dari Aku, dan jika namanya tidak tersurat dalam kitab Alhayat, akan dibuang ke Neraka yang kekal atau Thophet atau Gehenna, api belerang yang kekal. Ditempat ini manusia itu digarami dengan api. Perhatikan ! Firman Ku dalam Mark. 9:48-49; 2Kor. 5:10.

Pada kebangkitan kedua bagi semua orang yang tidak beriman kembali kepada tubuhnya semula, kemudian mereka diadili, kalau nama mereka tidak ada dalam kitab Alhayat dengan tubuh mereka itu, mereka dicampakkan kedalam laut api, dan belerang yang kekal. Tapi mereka yang namanya tersurat dalam kitab Alhayat diobahkan masuk kesorga dan bumi yang baru dan jadi penduduk dalam bumi baru.

CATATAN : AKU BERBICARA TUHAN YESUS KRISTUS.

6 responses to this post.

  1. Posted by Pdt. Dr. John Massie, MTh., DTh on Februari 6, 2012 at 3:28 pm

    SHALOM DEAR IN CHRIST JESUS BETTY KELAH, saya sangat tertarik dan senang sekali atas materi-materi yang anda muat dan sangat berguna untuk Bahan Pemahaman Alkitab bagi Jemaat yang Tuhan percayakan saya gembalakan. Terima kasih Tuhan Yesus Kristus memberkati.

    Balas

  2. Posted by kornelius on Juli 16, 2012 at 4:02 pm

    KHABAR PENGANTIN KRISTUS…
    menyempurnakan baik tubuh, baik jiwa, terlebih rohku….
    terima kasih atas materinya….
    semoga TUHANKU YESUS KRISTUS memberkati anda yang menyiapkan
    bahan materi ini……

    Balas

  3. Posted by den robert on April 6, 2014 at 2:29 pm

    amin..,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: