Rahasia menghampiri Tuhan

RAHASIA MENGHAMPIRI TUHAN

YESAYA  57 : 15

Nabi Yesaya yang hidup dimasa kehancuran dari Umat Israel yang Nampak dalam pasal 1, telah menegur umat Israel secara langsung supaya mereka itu kembali kepada Tuhan Yes. 1:18. Nabi Yesaya apabila dimasukkan didalam 3 macam pekabaran termasuk pada pekabaran kamar suci, karena banyak berbicara tentang Roh Tuhan ada diatas ku dan Nampak itu juga dalam rahasia Yes. 6:1-8. Bara api yang dari Mesbah yang kena pada mulutnya mempunyai hubungan dengan Kisah 2:1-4 dan nabi Yesaya termasuk pada 3 nabi besar dalam perjanjian lama yang bernubuat dimasa umat Israel telah meninggalkan Tuhan sebelum mereka ditawan di Babel. Apabila dihubungkan dengan gereja diakhir zaman adalah pekabaran mempersiapkan diri menuju kepada kegerakan besar dimuka zaman antiKris. Dan termasuk pada pekabaran abad ke 20, membuka jalan kepada pekabaran penganten. Sebab kitab Yehezkiel berbicara tentang pekabaran kamar maha suci yang banyak berbicara tentang kegerakan seperti Nampak dalam Yehez. 37 dan rahasia kegerakan itu berdasarkan Yehez. 47. Sebab itu apabila kita Nampak dan memperhatikan Yes. 1 dan kehidupan akhir zaman ini dengan segala jenis pengajarannya, kejahatannya itu menunjukkan berlakunya kitab Yesaya kembali secara versi baru. Dimana kejahatan dunia bagaikan Sodom dan Gomora seperti Nampak dalam Mat. 24. Sementara Tuhan mempersiapkan orang-orangnya seperti Nuh dan Lot yang takut akan Tuhan untuk diselamatkan.

Perhatikan bahwa 8 orang selamat dizaman Nuh itu bukan berarti diakhir dunia ini hanya 8 orang selamat. Akan tetapi angka 8 ini adalah berbicara angka kebangkitan. Jadi semua orang yang dibangkitkan imannya melalui kabar penganten merekalah yang akan diselamatkan karena bersalut dengan Tritunggal yang Nampak dalam Wah. 12:1-2 yang rahasianya Nampak dalam pembuatan Bahtera Nuh itu, ada tiga tingkat. Hal ini harus dihubungkan pula dengan perhitungan umat Israel yang masuk ke Kanaan lebih sedikit dari pada yang keluar dari Mesir. Waktu umat Israel melewati laut Merah, Musa memakai tongkat berbicara dengan Firman yang penuh kuasa. Tetapi waktu Yusak masuk ke Kanaan memikul Peti Perjanjian yang dipikul oleh 12 imam yang berbicara memasuki Kanaan samawi harus menerima kabar penganten [ Peti Perjanjian berbicara Kabar Penganten ] yang dipikul 12 rasul hujan akhir. Tapi pekabarannya berdasarkan 12 rasul hujan awal dan Nampak rahasianya dalam 12 batu yang tersusun dan 12 imam yang memikul Peti perjanjian.

Sebab itu dalam rahasia perjalanan umat Israel ini adalah merupakan teladan bagi gereja hujan akhir dengan memperhatikan 1Kor. 10 : 1-12, 11 : Segala perkara itu sudah berlaku atas mereka itu menjadi teladan yang telah tersurat seperti nasehat bagi kita orang akhir zaman. Jadi perjalanan umat Israel dari Mesir menuju ke tanah Kanaan adalah merupakan teladan bagi perjalanan gereja Tuhan dari padang belantara dunia ini menuju Kanaan samawi. Bandingkan dengan Yer. 2:2. Karena perjalanan mereka dari Mesir ke tanah Kanaan telah dipimpin oleh tiang awan dan tiang api Kel. 13:21-22. Dan ditengah-tengah perjalanan mereka Tuhan menyuruh Musa membuat Tabernakel berdasarkan Kel. 25:8 supaya Allah duduk diantara mereka. Sesudah mereka masuk ke tanah Kanaan mereka diperintah oleh hakim-hakim yang memerintah berdasarkan pada Theokrasi. Kemudian karena mereka itu bersekutu dengan orang kafir berakhirlah zaman hakim-hakim dan masuk pada zaman raja. Yaitu raja Saul kemudian diganti oleh raja Daud dan raja Daud diganti oleh raja Soleman dan masing-masing memerintah Israel yang rahasianya menyangkut 3 zaman yakni :

  1. Zaman Bapa raja Saul memerintah 40 th > 40 x 50 th Yobel = 2000 th
  2. Zaman Anak raja Daud memerintah 40 th > 40 x 50 th Yobel = 2000 th
  3. Zaman Roh Kudus raja Soleman memerintah 40 th > 40 x 50 th Yobel = 2000 th

Umat Israel tiap-tiap 50 th mengadakan pembebasan dalam segala sesuatu sebab th 50 adalah tahun pembebasan / kelepasan . umat Israel mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan raja Soleman. Kemudian setelah itu pecah menjadi 2 Kerajaan yaitu Kerajaan Yehuda dengan 2 suku bangsa dan Kerajaan Israel dengan 10 suku bangsa. Keadaan bangsa Israel masa itu menuju pada kehancuran, karena raja Yerobeam sudah meninggalkan Tuhan. Setelah itu muncul 3 nabi besar yaitu Yesaya, Yermia dan Yehezkiel, yang berusaha mengembalikan umat Israel pada Allah tapi gagal, oleh karena pengaruh-pengaruh nabi palsu. Ke 3 nabi ini apabila dihubungkan dengan perjanjian baru :

  1. Nabi Yermia memberitakan kabar pertobatan / kabar halaman.
  2. Nabi Yesaya memberitakan kabar semi penganten / kabar kamar suci
  3. Nabi Yehezkiel memberitakan kabar penganten / kabar kamar maha suci.

Dan 3 macam pekabaran ini muncul diakhir zaman ini sebelum antiKris. Sebab itu pekabaran halaman dan semi penganten diancam dalam Mat. 24:19 apabila mereka tidak menuju pada kesempurnaan. Tapi kabar penganten akan mempersingkat waktu berdasarkan Mat. 24:22 disebutkan gereja yang terpilih. Sebagaimana umat Israel keras tengkuk tidak mau mendengar nasehat-nasehat 3 nabi besar ini demikian juga orang-orang diakhir zaman. Oleh sebab itu kabar penganten hanya merupakan kesaksian saja Mat. 24:14. Yang mengakibatkan dikamar suci terjadi kebencian. Kabar penganten akan dibenci oleh gereja-gereja yang sudah lahir baru dari air dan Roh oleh karena mereka tidak memperhatikan Ibr. 6:1-4 yang digambarkan seperti Kain dan Habel. Yang masing-masing mempunyai korban diatas Mezbah tapi korban Habel yang diterima tapi korban Kain tidak, sehingga Kain membunuh Habel. Demikian juga akhir zaman. Teguran dari 3 nabi diatas tidak didengar yang akibatnya mereka ditawan di Babel.

Sebab itu datang Firman Tuhan dalam Yes. 57:15 dimana Tuhan ingin berhubungan secara pribadi dengan orang yang mengasihi Dia yang menghampiri dengan hati hancur. Yang dikatakan walaupun Allah itu ditempat yang maha tinggi dan suci, tetapi Tuhan diam juga serta dengan orang yang hancur serta rendah hatinya. Hati yang hancur berarti, berdoa dengan sungguh-sungguh dimana hati kepikirannya dipusatkan kepada Allah. Contoh :

Perhatikan Hanna dalam 1Sam. 1 : 15, 17, 20; Raja Daud menulis dalam Maz. 51:19 :

Adapun persembahan yang kesukaan Allah yaitu hati yang pecah, maka tiada Engkau ya Allah menghinakan hati yang hancur luluh adanya.

Inilah yang terutama baru korban-korban yang lain berkenan kepada Allah perh. Ayat 21. Menghadap Tuhan harus dengan rendah hati seperti raja Daud mengatakan, bahwa apabila ia menghadap Tuhan, ia bagaikan cacing adanya dan dalam Mat. 5:3 :

Berbahagialah segala orang yang rendah hatinya karena mereka itu yang empunya kerajaan sorga.

Jadi rahasia doa yang berhasil apabila kita menghadap Tuhan dengan hati yang hancur disertai kerendahan dan lebih sempurna lagi apabila disertai dengan pikiran yang sempurna. Seperti yang dimaksud dalam 1 Sam. 1:15. Didalam Yak. 4:6 dikatakan bahwa Tuhan melawan orang sombong tetapi ia mengaruniakan anugerah kepada orang yang rendah hati. Contoh : Perhatikan 2 orang yang menghadap hadirat Tuhan, yang satu mengatakan kepada Tuhan bahwa ia tidak berbuat dosa seperti temannya dengan penuh kesombongan. Tetapi yang satu mengatakan ia tidak berlayak karena penuh dengan dosa, dengan penuh kerendahan maka doanya yang dikabulkan oleh Tuhan. Luk. 18:9-14 dengan pembagian doa orang Parisi ayat 9-12 dan pemungut cukai ayat 13 dan kesimpulannya ayat 14.

Kesombongan adalah kebencian Tuhan sehingga kerubium yang diminyaki oleh Tuhan yang kedudukannya dikerajaan sorga sesudah malaekat Michael, tetapi karena kesombongannya, mau menjadikan dirinya seperti Allah maka ia dicampakkan dibumi kepada manusia menjadi iblis Yehz. 14:12-15; 28:12-19 yang digambarkan sebagai raja Tsur dan ayatnya yang ke 14 seorang Kerubium yang berkembang sayapnya. Kesombongan adalah merupakan kebencian Allah turun temurun apalagi diujung akhir zaman ini dimana teknologi modern yang menciptakan senjata-senjata yang supr modern dan pesawat-pesawat ruang angkasa yang mengakibatkan timbulnya kesombongan sehingga coba melawan Allah, menciptakan pesawat angkasa luar supaya apabila terjadi perang nuklir mereka akan lari keangkasa tapi dalam Obaja 3-4 mereka akan dicampakkan kebumi. Oleh karena manusia dijadikan dibumi dan mati juga dibumi. Kecuali mereka yang diuangkat, pada hari keangkatan gereja Tuhan berdasarkan Wah. 12:6; 1 Tess. 4:16-17; Mat. 24:31; 28-31. Tapi khusus untuk gereja yang terpilih berdasarkan Mat. 24:22 yang dihubungkan dengan 1Pet. 2:8-10. Itu sebabnya dalam menghampiri Tuhan perhatikan kembali ayat pokok dalam Yes. 57:15 karena peri hal merendahkan diri menghadap Tuhan itulah yang menjadi kesukaan Tuhan. Tuhan Yesus waktu dilahirkan dikandang Betlehem kemudian mati di puncak Golgota, ini merupakan contoh bagi kita peri hal merendahkan diri. Pil. 2:6-11 dan dalam ayat 8 berbunyi :

Ia sudah merendahkan dirinya dan taat sampai kepada maut yaitu mati tersalib.

Menunjukkan pada kerendahan dan dengar-dengaran yang patut kita contoi. Gereja Tuhan sekarang sudah berada diantara kitab besar yaitu Yesaya, Yermia dan Yehezkiel. Dan didalam ukuran sekarang ini kita sudah berada didalam kitab Yehezkiel karena sudah terbukanya pengwahyuan pengajaran yang Nampak dalam Yehez. 2:8-10; 3:1-3 yang dihubungkan dengan Wah. 10:9-11. Sudah dijelaskan bahwa kitab Yehezkiel apabila dihubungkan dengan perjanjian baru menunjuk pada pekabaran penganten. Yaitu pekabaran yang menjadi suatu kehidupan atau menjadi darah daging akan tetapi pekabarannya rasanya manis seperti madu tapi penuh dengan penderitaan [ memahitkan perut ]. Akan tetapi pekabaran ini menjadi kesukaan segala bangsa karena pekabaran yang memberikan pengharapan. Apabila dihubungkan dengan 3 surat adalah surat Yakobus, Petrus dan Yohanes.

  • Yakub > iman
  • Petrus > pengharapan
  • Yohanes > kasih

Yang membawa gereja Tuhan pada kesempurnaan [ iman, harap, kasih ] itulah pekabaran penganten, tetapi penuh dengan penderitaan, olokan, aniaya dan sengsara.

Apabila gereja Tuhan memperhatikan dan melakukan Yes. 57:15 ini, berarti gereja Tuhan bersekutu dengan kemuliaan Allah. Dan Allah selalu ada beserta dengan dia. Sebab apabila memperhatikan 1Kor. 3:16 adalah perwujudan dari Yes. 57:15. Sebab itu apabila gereja Tuhan menghampiri Tuhan harus dengan hati yang hancur dan merendahkan diri, berarti bersungguh-sungguh apalagi gereja Tuhan diakhir zaman ini sudah menjadi rumah Allah dan sifatnya dalam 1kor. 12:12-31. Amen

2 responses to this post.

  1. IJIN SHARE YAH

    🙂
    TUHAN YESUS MEMBERKATI

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: