KUASA DOA JEMAAT

DOA UNTUK HAMBA-HAMBA TUHAN

KISAH RASUL 4 : 29 – 31

Dalam Alkitab kita temui ada bermacam-macam doa yang disampaikan oleh hamba Tuhan dan sidang jemaat Tuhan. Doa adalah termasuk pernafasan gereja Tuhan, dengan doa kita berhubungan langsung dengan Tuhan dan ada doa yang berhasil dan ada yang tidak. Itu ditentukan oleh pribadi masing-masing dan caranya dia berdoa.

Sama dengan persembahan antara Kain dan Habel, dimana persembahan Habel diterima tetapi persembahan Kain ditolak, karena Kain mempersembahkan korban yang tidak berkenan kepada Tuhan, tetapi Habel persembahannya berkenan kepada Tuhan. Karena didalam mereka mempersembahkan korban itu disertai dengan doa.

Dalam Alkitab kita perhatikan doa yang diperkenankan oleh Tuhan karena disertai dengan pergumulan yang sungguh-sungguh seperti :

  1. Yakub disungai Yabok Kej. 32:24-32
  2. Hanna dalam 1Sam. 1:10-20 [ 15 ] mencurahkan isi hatinya kepada Allah.
  3. Nehemya dalam Neh. 1:4-11.Doa ini patut dihayati oleh para hamba-hamba Tuhan karena ada 4 perkara yang perlu diketahui berhasilnya doa Nehemya untuk bangsa Israel terlepas dari penjajahan yakni :
    1. Menangis
    2. Berkabung
    3. Berpuasa
    4. Berdoa dengan bersungguh-sungguh
    5. Ester berdoa disertai puasa 3 hr Ester 4:16-17 sehingga umat Israel terlepas dari pembunuhan besar-besaran, sehingga bukan Mordekai yang digantung tetapi Haman. Doa disertai puasa mempunyai peranan penting yang bisa merobah sesuatu diluar alam pemikiran kita. Dimana kita Nampak bahwa Haman yang mempunyai rencana untuk membunuh umat Israel tetapi sebaliknya dialah yang dibunuh dan digantung. Hal ini harus menjadi pegangan gereja Tuhan apalagi memasuki kesempurnaan.
    6. Doa orang Parisi dan pemungut cukai didalam Luk. 18:9-18, doa pemungut cukai diterima oleh Tuhan sedangkan doa orang Parisi tidak. Berdoa harus merendahkan diri dan pengakuan dosa yang sungguh-sungguh merupakan kunci keberhasilan. Jangan membenarkan diri dihadapan Allah tetapi lebih baik menyalahkan diri.
    7. Doa gabungan antara sidang jemaat Tuhan dan hamba Tuhan yang Nampak dalam Kisah 4:23-31. Dalam doa itu terdapat rasul Petrus dan rasul Yohanes bersama-sama sidang jemaat.
    8.  Doa dari sidang jemaat yang bersungguh-sungguh, melepaskan hamba Tuhan dari belenggu Kisah. 12:3-18 dimana Petrus dibebaskan dari penjara dengan cara yang ajaib oleh malaikat Tuhan. Sebab itu peranan doa sidang jemaat penting sekali untuk melepaskan hamba-hamba Tuhan dari belenggu.
    9. Doa hamba-hamba Tuhan yang sungguh-sungguh disertai pujian, walaupun ditengah-tengah penjara sekalipun, yang nampak dalam Kisah 16:22-40 perhatikan ayat 25 :

Tetapi tatkala hampir tengah malam Paulus dan Silas pun berdoa sambil menaikan puji-pujian. Maka sekonyong-konyong timbullah gemba bumi yang besar sehingga bergoncang kaki tembok penjara dan seketika itu pintu terbuka dan belenggu terlepas.

Inilah contoh-contoh doa dalam Alkitab yang merupakan pegangan bagi kita gereja Tuhan akhir zaman.

Berdoa memerlukan persatuan tidak ada yang berbantah-bantah dan disertai kedengkian. Karena doa yang disertai perbantahan dan kedengkian tidak akan berhasil perhatikan Yak. 4:1-3 berdoa dengan hawa nafsu menutup pintu sorga. Dalam berdoa jangan salah meminta, mintalah apa yang berkenan kepada Tuhan dan contoh doa yang diatas ini merupakan pegangan kita dalam menghadap Tuhan.

Perhatikan anak-anak Harun yang berdoa dengan membawa api palsu dibunuh oleh Tuhan. Berdoa harus dengan api dari Allah, api ini berbicara Roh kudus. Itu sebabnya doa yang berhasil adalah doa yang dipimpin oleh Roh kudus seperti Epes. 6:18.

Dan didalam berdoa itu bukan untuk pribadi saja, tetapi juga menyangkut umum, terutama bagi orang-orang suci. Seperti yang diajarkan Tuhan yesus dalam doa Nya Yoh. 17. Kita berdoa juga untuk penginjilan, supaya orang yang dibelenggu oleh kegelapan atau pelajaran-pelajaran palsu dibebaskan oleh Tuhan, lalu menjadi milik Nya.

Ini merupakan contoh doa dalam Alkitab dan sekarang kita masuk dalam pokok Kisah 4:29-31.

Ayat 29 : Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba Mu keberanian untuk memberitakan Firman Allah.

Ini menunjukkan kepada doa yang disampaikan kepada Tuhan tentang pengalaman yang pahit yang dialami oleh karena pemberitaan kebenaran Firman Allah sehingga mengalami berbagai penderitaan aniaya dan sengsara sampai dibelenggu dalam penjara. Dan doa ini adalah doa dari sidang jemaat yang dihadiri oleh hamba-hamba Tuhan yang terlepas dari belenggu.

Ini merupakan contoh terbaik dan merupakan tanggung jawab sidang jemaat untuk gereja Tuhan akhir zaman ini. Ini merupakan suatu kewajiban dari sidang jemaat untuk mendoakan hamba-hamba Tuhan.

Seorang hamba Tuhan diabad 20 melihat suatu kemuliaan dimana ia nampak suatu mahkota yang besar bukan diberikan kepadanya tetapi kepada seorang  yang sudah tua yang duduk dibelakang. Lalu Tuhan memperingatkan kepadanya bahwa ia berhasil menjadi seorang hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan karena doa orang tua itu yang bersungguh-sungguh. Hamba Tuhan itu adalah D.L Mody, dan dia sadar betapa pentingnya doa sidang jemaat Tuhan, seperti rasul Petrus dalam Kisah 12.

Dalam penyelidikan betapa besarnya kekuatan doa itu bagi seorang yang menghadap hadirat Tuhan, kekuatannya melebihi alat komunisi manapun, karena doa yang benar dan yang bersungguh-sungguh mampu menembusi sorga Yak. 5:16.

Kenapa harus bersungguh-sungguh, karena mendapat rintangan dari kuasa kegelapan, khayal yang dibawakan oleh malaekat Jibrael untuk Daniel dihadang oleh penghulu Parsi. Penghulu Parsi berbicara tentang Lusyefer atau kerubium yang diminyaki yang menjadi ular tua yang kedudukannya sebelum ia melawan / memberontak kepada Allah, adalah sesudah Michael. Sedangkan Malaikat Jibrael kedudukannya adalah yang ke 3. Hal ini akan dijelaskan dalam Wah. 4. Sehingga penghulu malaikat yaitu Michael datang menolong Jibrael barulah khayal Daniel itu yang dibawakan oleh Jibrael sampai Daniel 10:13 malaikat Jibrael adalah malaekat pekabaran.

Demikian juga doa kita tidak akan tembus apabila tidak bersungguh-sungguh. Tuhan Yesus berdoa ditaman Getsemani, Dia berdoa dengan bersungguh-sungguh, sehingga peluhNya bercampur darah, menitik ke bumi Luk. 22:24. Setelah itu Dia bangkit dari doa, didapatinya ke 3 rasul itu sedang tidur.  Dia berkata bangun dan berdoalah kamu, jangan kamu kena pencobaan Luk. 22:45-46. Didalam surat Ibrani Dia berdoa dengan keras dan dengan bersungguh-sungguh maka doa itu didengar. Mengapa ? Perhatikan kembali Epes. 6:10-16 terutama ayat 12 karena kita bergumul bukannya degan manusia tetapi dengan kuasa dan penguasa yang memerintahkan kegelapan dan penguasa diudara.

Jadi dalam berdoa, segala pikiran dan hati itu ditujukan kepada Tuhan jangan sampai bercabang Yak. 1:6-7 dikatakan orang yang bimbang jangan mengharapkan sesuatu dari Tuhan. Walaupun kita dihadang oleh penguasa diudara Epes. 6:12 akan tetapi jaminan Firman Tuhan berdasarkan 1Yoh. 4:4-5 bahwa apa yang ada pada kita terlebih besar dari pada apa yang ada dalam dunia ini, sehingga kuasa kegelapan tak dapat menguasai kita apalagi  kalau kita telah menjadi rumah Allah 1Kor. 3:16. Untuk mencari kuasa dari Allah, doa mempunyai peranan yang penting apa lagi kalau disertai dengan puasa Mat. 17:21 dikatakan, jenis ini boleh keluar hanya oleh doa dan puasa saja.

Setelah kita mengetahui betapa besarnya kuasa doa dan puasa yang ditujukan kepada para hamba Tuhan dan sidang jemaat Tuhan, kita perhatikan kembali Luk. 4:29 : Dan sekarang ini ya Tuhan , tengoklah kiranya akan segala ugutnya itu. Hal ini Nampak dalam ayat 25-28 dibenci karena nama Tuhan, sehingga mengalami aniaya dan sengasara olokan dan sebagainya. Akan tetapi apabila hamba-hamba Tuhan sudah merasakan kasih Allah maka berlakulah Roma 8:31-39.

Jadi dalam melayani Tuhan, mengiring Tuhan sengsara aniaya apapun tidak dapat menceraikan kita dengan kasih Allah, sedang mati pun rela. Bahkan orang yang mati sekalipun dikatakan oleh rasul Paulus Pil. 1:21-23 mati dalam Tuhan adalah untung. Hubungkan dengan Wah. 14:13; 2Kor. 5:1-7; Roma 8:18.

Berilah karunia hamba-hamba ini menyatakan Firman Mu dengan terus terang. Jadi hamba-hamba Tuhan perlu memiliki karunia yaitu karunia Roh kudus 1Yoh. 2:27 yang dihubungkan dengan 1Kor. 12:8-11, karena karunia ini akan membuka segala rahasia Firman Allah / dan penguraiannya. Ini harus dimiliki oleh para hamba-hamba Tuhan karena karunia itu menghindarkan kita dari pemberitaan Firman yang salah. Karena ada tiga macam pekabaran yang kita Nampak dalam Firman Tuhan.

  1. 1.       Pekabaran yang langsung dari tuhan Gal. 1:11-12; 1Yoh. 2:27; 1Kor. 2:10-13
  2. 2.       Pekabaran hukum akal-akal manusia Mat. 15:8-14
  3. 3.       Pekabaran setan-setan 1Tim. 4:1-3

Ketiga pelajaran ini telah mempengaruhi dunia diakhir zaman ini dan dunia lebih suka pada pelajaran kedua dan ketiga. Karena penggenapan Firman Allah dalam Yoh. 3:19-20. Hanya orang yang menghendaki kebenaran yang menerima pekabaran yang pertama dengan memperhatikan Yoh. 3:21. Hendaklah diperhatikan apabila kita telah menerima karunia dari Tuhan kita harus memberitakan Firman Allah secara terus terang seperti surat Paulus dalam Kisah 20:27 :

Karena tiada ku sembunyikan apa-apa melainkan keberitahukan kepada mu segala kehendak Allah.

Karena apabila kita mengetahui rahasia Firman Allah lalu kita sembunyikan sama dengan seorang raja memberikan modal / talenta kepada orang-orangnya, yang mendapat satu talenta disimpannya dalam tanah, tetapi yang mendapat dua dan tiga talenta diperdagangkan. Itu sebabnya Firman Tuhan menegaskan setia pada perkara yang kecil akan dipercayakan perkara yang besar. Sebab kalau tidak setia pada hal yang kecil, sama dengan seorang yang diberikan satu talenta dan mendapat hukuman dari sang raja. Setiap hamba-hamba Tuhan yang rajin akan mendapat kepujian dari Allah tetapi yang malas akan diancam berdasarkan Yer. 48:10 dan hubungkan ini dengan 1Kor. 9:16-17 diancam dengan kata wai artinya celaka, apalagi kita yang berada diujung akhir zaman yang dipanggil dan ditetapkan untuk membawakan kabar penganten Kristus harus memiliki karunia-karunia Roh kudus atau pengwahyuan langsung dan harus memberitakan Firman Allah dengan terus terang. Satu pun tidak boleh disembunyikan, kecuali kalau rahasia Firman Allah itu belum dapat dikotbahkan menunggu saat-saat yang tertentu. Hal ini Nampak dalam penguraian Wah. 10.

Itu sebabnya pekabaran penganten diakhir zaman ini,  iblis sangat marah karena membuka jalan selamat yang sebenarnya, sehingga kabar penganten membuka pintu-pintu penjara seperti pangalaman rasul-rasul hujan awal. Bahkan hamba-hamba Tuhan diujung akhir zaman ini sengsaranya akan lebih dari rasul-rasul gereja pertama.

Salah satu buku yang menggemparkan dunia adalah gereja dibawah tanah, pengalaman yang pahit dalam Negara tirai besi oleh seorang hamba Tuhan keturunan Yahudi yakni Richart Wumbran yang digelar Paulus ditirai besi. Sedangkan beliau tidak membawakan kabar penganten, apalagi kita yang berada diujung akhir zaman ini yang membawa kabar penganten yang akan dijelaskan dala Wah. 6 pada meterai ke 4 dan ke 5. Dan akan ditemui dalam pelajaran 12 rasul hujan akhir yang akan ditemui dalam pembahasan 5 jawatan Tuhan dalam Epes. 4:10-12.

Sebab itu pembawa-pembawa kabar penganten akhir zaman lebih mulia tetapi imbalannya pun yakni sengsara-sengsara yang besar akan dialami lebih dari pada kekuatan seperti dalam surat Paulus terhimpit, terhempas dll 2Kor. 4:7-17 dan pengalaman hamba Tuhan yang membawa kabar penganten diujung akhir zaman ini lebih dari itu. Karena iblis sudah mengetahui akan kehancurannya apalagi pekabaran akhir zaman ini akan menghasilkan perempuan yang akan melahirkan 144.000 anak laki-laki dalam Wah. 12 yang akan diterangkan secara khusus.

Walaupun belum sampai pada Wah. 12 akan tetapi iblis itu sudah mengetahui bahwa kabar penganten ini akan menghancurkan dan akan  mengalahkannya. Dan akan terjadi peperangan di sorga apalagi diujung akhir zaman ini roh antiKris sedang bekerja keras yang akan melumpuhkan gereja Tuhan atau pekabaran penganten. Itu sebabnya untuk memperkuat pekabaran penganten maka Tuhan yakinkan seperti rasul Yohanes dalam Wah. 10 dimana Tuhan berkuasa atas bumi dan laut sampai gereja Tuhan diangkat sesudah itu baru antiKris menguasai dunia perh. Wah. 12:12.

Pekabaran hamba-hamba Tuhan akhir zaman ini bagaikan singa menikas yang akan diterangkan kusus dalam Wa. 5:5 dan 1Raja 10:18-20,  berbicara tentang 14 singa yang ada pada singgasana Solaiman. Dimana gereja penganten akan menyerang setiap pelajaran-pelajaran palsu dan sesat, dengan persyaratan mengoperasi, membebat dan mengobatinya.

Pekabaran gereja pertama adalah pekabaran seperti Lembu berdasarkan pada 1Raja 7:25, tetapi meskipun demikian rasul Paulus telah membongkar kepercayaan dunia kafir dan memukul pelajaran ahli Torat dan Parisi, yang disebutkan pekabaran huru hara atau bala sampar. Apalagi hamba-hamba Tuhan diujung akhir zaman ini jauh lebih sukar karena senjata-senjata modern yang ada sekarang ini dan penemuan-penemuan yang baru sebagian akan digunakan untuk menghadang pekabaran penganten. Itu sebabnya kabar penganten akan dilengkapi dengan perlengkapan yang mematikan yang akan diterangkan dalam Wah. 6.

Inilah contoh-contoh doa yang didengar oleh Tuhan, dan doa sidang jemaat untuk hamba Tuhan diakhir zaman ini sangat penting, terutama supaya hamba-hamba Tuhan diberikan keberanian melayani ditengah tantangan dan tetap memberitakan Firman Allah yang sesungguhnya dengan berani dan terus terang. Amen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: