ARAHKAN KE ZION

ARAHKAN KE ZION

YERMIA 4:6

Nabi Yermia adalah seorang hamba Tuhan yang diutus Tuhan untuk menyampaikan Firman Nya kepada bangsa Israel dalam hal ini bangsa Yehuda. Kita mengetahui bahwa pada waktu itu Israel telah terbagi menjadi dua Kerajaan :

  1. Kerajaan Israel diutara dengan ibu kota Samaria.
  2. Kerajaan Yehuda diselatan dengan ibu kota Yerusalem

Kerajaan Israel terbagi dua tatkala Raja Solaiman wafat. Pada mulanya Kerajaan Yehuda ini berjalan dengan baik dengan berpegang pada hukum Torat dan Syariatnya, mereka tetap menjalankan ibadah kepada Tuhan. Yerusalem sebagai pusat pemerintahan dan tempat kedudukan Raja, sekaligus sebagai pusat kegiatan beribadah, karena di Yerusalem berdiri Kaabah Solaiman yang megah.

Lama kelamaan kesetiaan umat Yehuda semakin merosot, akhirnya mereka terjerat dengan berhala-berhala kafir dan adat istiadat orang kafir yang ada disekeliling mereka. Ibadah kepada Tuhan mulai ditinggalkan, mereka mulai mendurhaka kepada Tuhan dan Firman Nya. Raja berganti raja mereka jatuh bangun dalam dosa dan Tuhan mengutus Nabi-Nabi Nya untuk mengingatkan murka Tuhan, tetapi mereka tidak mempedulikannya.

Sampai tiba pada masa Nabi Yermia, Tuhan berfirman kepada mereka agar insaf dan bertobat. Nabi Yermia memberitahukan kepada mereka hukuman dari Tuhan yang akan menimpa mereka supaya mereka bertobat kembali kepada Tuhan sehingga mereka terhindar dari murka Tuhan.

Tugas dan amanat Firman Tuhan ini ditujukan juga kepada hamba-hamba Tuhan sekarang ini sebagai Yermia akhir zaman. Tuhan telah menetapkan bahwa sekali kelak dunia akan masuk dalam pehukuman besar, murka Allah akan dinyatakan dibumi ini. Perhatikan Firman Tuhan dalam 2Pet. 3:10 :

Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan dilenyapkan dengan gemuruh yang dasyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada diatasnya akan dilenyapkan.

Hamba-hamba Tuhan diakhir zaman ini disuruh menyampaikan Firman Allah agar umat Tuhan kembali kejalan yang benar, bertobat sungguh-sungguh kepada Tuhan.

Yermia adalah seorang muda tatkala diutus Tuhan, tadinya ia menolak, tetapi akhirnya ia menerima dan melaksanakan tugas tersebut. Bagaimana dengan hamba-hamba Tuhan muda diakahir zaman ini ?

Mari kita perhatikan kembali Firman Tuhan yang menjadi pokok bahasan sekarang ini :  Arahkan ke Zion.

Tuhan memberikan mereka petunjuk yang jelas yakni arah ke Zion . apa sebab demikian ? Bukankah ini berarti bahwa  umat Tuhan sudah tersesat jalan dan salah arah ? Keadaan umat Tuhan waktu itu telah menyimpang dari jalan yang benar, tidak lagi berdiri teguh atas Firman Allah dalam hal ini hukum Torat dan syariatanya. Firman Tuhan berkata bahwa mereka telah berbuat dosa  dua lapis yakni Yer. 2:13 [T.L] :

  1. Meninggalkan Tuhan pancaran air hidup
  2. Memahat palungan yang retak tak dapat menampung air.

Umat Israel telah meninggalkan Tuhan sebagai sumber air hidup, berarti mereka tidak memiliki air hidup, akhirnya mati rohani.

Memahat palungan yang retak tak dapat menampung air, ini merupakan pekerjaan dan usaha yang sia-sia.

Mereka telah menyembah ilah-ilah lain dan beribadah kepadanya. Mengapa ini terjadi ? hal ini karena ulah para pemimpin umat yang telah mengacaukan jalan Tuhan Yer. 3:12.

Adapun umat-Ku, penguasa mereka ialah anak-anak, dan perempuan-perempuan memerintah atasnya. Hai umat-Ku, pemimpin-pemimpinmu adalah penyesat, dan jalan yang kamu tempuh mereka kacaukan! (Isa 3:12 ITB)

Tuhan tidak membiarkan umatnya dalam keadaan  demikian terus menerus, sebab itu Tuhan melawat mereka dengan menyuruh hamba-hamba Nya diantaranya adalah nabi Yermia untuk mengembalikan mereka kejalan yang benar. Tuhan mengasihi umat Nya, perhatikan Firman Tuhan : Bukankan Efrayim bagi Ku akan anak yang kekasih ? Bukankah ia bagi Ku akan anak timang-timangan karena seberapa kali Aku berfirman akan halnya, maka sangat terkenanglah Aku akan dia. Sebab itu hati Ku hancurlah dari karenanya, niscaya Aku mengasihani akan dia kelak demikianlah Firman Tuhan. Dirikanlah akan diri mu beberapa tanda alamat, tarulah bagi diri mu beberapa tiang peringatan, perhatikanlah jalan raya, jalan yang sudah kau turut; Baliklah hai putri Israel, baliklah kemari kepada negeri-negeri mu Yer. 31:20-21 [T.L]

Tuhan memberi tahu mereka alamat yang benar yakni  Zion.

Sebelum kita pelajari lebih lanjut tentang Zion sebagai satu-satunya alamat yang dituju dan benar, maka perlu kita mengetahui lebih dulu asal-usul Zion sampai ia disebut kotanya Allah, pusat pemerintahan dan kegiatan Ibadah umat Israel.

Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud, ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan, orang Yebus itu. 2Taw. 3:1

Dalam ayat ini jelas bahwa Kaabah Solaiman yang dibangun oleh Raja Solaiman berdasarkan rancangan Daud ayah Raja Solaiman, didirikan dibukit Moria. Tempat ini jauh sebelumnya pernah dijadikan tempat Abraham mempersembahkan korban bakaran sesuai petunjuk Tuhan Kej. 22:1-3.

Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.”

2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

Raja Daud tidak diizinkan Tuhan membangunkan Kaabah Tuhan karena ia seorang yang suka berperang dan menumpahkan darah 1Taw. 22:8-9. Bukit Moria sama dengan bukit Zion, disanalah tempat pengirikan Ornan  dan disitulah Raja Daud mendirikan Medzbah sesudah bala sampar.

Pada akhirnya Kaabah itu dibangun oleh raja Solaiman dimasa jayanya, umat Israel dalam keadaan damai sejahtera, tidak ada peperangan 1Raja 5:3-5

“Engkau tahu bahwa Daud, ayahku, tidak dapat mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahnya, oleh karena musuh-musuhnya memerangi dia dari segala jurusan, sampai TUHAN menyerahkan mereka ke bawah telapak kakinya.

4 Tetapi sekarang, TUHAN, Allahku, telah mengaruniakan keamanan kepadaku di mana-mana, tidak ada lagi lawan dan tidak ada lagi malapetaka menimpa.

5 Dan ketahuilah, aku berpikir-pikir hendak mendirikan sebuah rumah bagi nama TUHAN, Allahku, seperti yang dijanjikan TUHAN kepada Daud, ayahku, demikian: Anakmu yang hendak Kududukkan nanti di atas takhtamu menggantikan engkau, dialah yang akan mendirikan rumah itu bagi nama-Ku.

Yerusalem disebut juga kota Zion yaitu negeri Daud 2Sam. 5:5-6

6 Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: “Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!” Maksud mereka: Daud tidak sanggup masuk ke mari.

7 Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.

Apa sebab Yerusalem / Zion disebut juga negeri Daud ? Ketika Daud merebut Yerusalem dimana pada saat itu Yerusalem diduduki oleh orang Yebus, mereka dikalahkan oleh raja Daud ini mempunyai hubungan dengan Yerusalem baru tempat kedudukan Raja diatas segala raja, yang dikenal dengan Akar dan benih Daud dan Bintang fajar yang gilang gemilang  Wah. 22:16 [T.L]

Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”

Hal ini juga mengandung maksud Allah untuk umat Israel rohani dan gereja Tuhan akhir zaman. Pada masa itu umat Israel beribadah kepada Tuhan di Yerusalem , yaitu negeri yang dituju oleh segla suku bangsa umat Tuhan yang pergi mendapatkan asyahadat [ isi Tabut Allah ] yang menunjuk pada Allah dan Firman Nya atau hadirat Allah yang kudus. Maz. 122:1-5  [T.L]

Diakhir  zaman ini umat Tuhan atau gereja Tuhan tidak lagi diharuskan menuju ke Yerusalem di Israel  atau salah satu tempat yang ditentukan, tetapi Yerusalem rohani yaitu dimana dua atau tiga orang berkumpul karena nama Tuhan Allah hadir Mat. 18:20 ada damai sejahtera.

Tuhan Yesus berkata kepada perempuan Samaria yang berjumpa dengan Tuhan Yesus diperigi Yakub, bahwa masanya akan datang dan sekarang sudah sampai bahwa segala penyembah yang benar itu akan menyembah Bapa itu bukan diatas bukit ini dan bukan pula di Yerusalem. Alllah itu Roh adanya; maka orang yang menyembah Dia, wajiblah menyembah dalam roh dan kebenaran Yoh. 4:21-24 :

21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.

22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Ingat tujuan akhir umat Tuhan akhir zaman ini, bukan lagi Yerusalem di Israel, tetapi Yerusalem di Sorga Ibr. 12:22-23; Wah. 21:1-8 :

22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,

23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, Ibr. 12:22-23.

 

1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”

6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.

7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”Wah. 21:1-8

Tuhan menyuruh umat israel kearah Zion, sebab waktu itu umat Israel telah sesat tidak mengetahui jalan mana yang harus ditempuh, Firman Tuhan hendaklah bertobat, betulkan jalan, maka Tuhan akan memberikan mereka duduk sentosa dinegerinya.

Gereja Tuhan banyak yang telah tersesat diujung akhir zaman ini, sebab tidak mengetahui isi Alkitab dan kuasa Allah Mat. 22:29 :

Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!

Untuk itu disuruh bertobat, kembali kepada Allah, kepada jalan yang benar. Perhatikan ! Apa yang berlaku kepada umat Israel dahulu kala dan apa yang tersurat terdahulu, menjadi pengajaran dan nasehat bagi gereja akhir zaman. Roma 15:4; 1Kor. 10:6, 11 :

Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. Roma 15:4

 

6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,

11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba. 1Kor.10:6,11

Tuhan melarang umat Israel ketempat lain untuk beribadah kepada Tuhan kecuali Yerusalem, karena Yerusalem adalah tempat yang ditentukan oleh Tuhan untuk mereka beribadah, sebab berkat Tuhan datang dari Zion Maz. 134: 3 :

Kiranya TUHAN yang menjadikan langit dan bumi, memberkati engkau dari Sion.

Pada zaman nabi Amos Tuhan dengan tegas berfirman dalam Amos 5:4-5 :

4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

5 Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap.”

Apa maksud Tuhan melarang umat Tuhan pergi ke Betel, Gilgal dan Bersyeba ? Bagaimana pula hubungannya dengan gereja Tuhan akhir zaman ini sebagai umat Israel rohani ? Roma 9:6-7; Gal. 3:7, 29.

  1. JANGAN KAMU MENCARI BETEL.

Betel artinya Rumah Allah. Jika demikian mengapa umat Israel dilarang ke Betel ? Hal ini disebabkan karena Betel sudah dinajiskan 1Raja 12:26-30. Pada waktu itu Kerajaan Israel dipimpin oleh Raja Yerobeam, ia mencegah umat Israel pergi beribadah ke Yerusalem, beribadah kepada Tuhan karena Yerusalem  berada diwilayah Kerajaan Yehuda. Untuk mencegah agar orang Israel tidak naik ke Yerusalem ke Kaabah Allah, maka Yerobeam menyuruh membuat dua patung Lembu emas untuk disembah, satu ditaruh di Betel dan satunya lagi ditaruh di Dan. Dahulu Betel adalah Rumah Allah sebab ada kehadiran Allah disana, dimana Yakub saat melarikan diri dari kakaknya Esaf karena takut akan dibunuh maka dalam perjalanan saat dia berada di Luz beristirahat, maka dia bermimpi melihat tangga yang menghubungkan sorga dan bumi dan malaikat naik turun ditangga tersebut, dan dipuncak tangga itu dia melihat Allah dan berfirman.

Saat dia bangun dari tidur diambilnya minyak dan dituangkan keatas batu dan dinaminya tempat itu Betel artinya Rumah Allah Kej. 28:11-22 :

 

11 Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu.

12 Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.

13 Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: “Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.

14 Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

15 Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu.”

16 Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”

17 Ia takut dan berkata: “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga.”

18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.

19 Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.

20 Lalu bernazarlah Yakub: “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai,

21 sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.

22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

Jadi betel dulunya adalah rumah Allah, ada kehadiran Allah, tapi karena telah dinajiskan oleh Raja Yerobeam dengan penyembahan kepada patung Lembu emas, maka Allah melarang mereka ke Betel.

Demikian pula gereja Tuhan sekarang ini, Tuhan melarang pergi ke Betel [ tempat ibadah ] yang sudah dinajiskan dengan penyembahan berhala secara rohani yakni : Berhala kepada pemimpin, berhala kepada gedung, berhala kepada organisasi. Maksudnya lebih mementingkan  / mengagungkan pemimpin, gedung dan organisasi dari pada Tuhan. Ibadah tidak dilakukan lagi sesuai dengan Firman Tuhan tetapi menurut ajaran manusia, filsafat dunia ataupun pengajaran setan-setan. Disini terjadi persinahan rohani yang sangat dibenci oleh Tuhan. Mat. 15:8-9; Kol. 2:8; 1Tim. 4:1-4. Seharusnya hanya berpegang paga Firman Allah / ajaran yang diwahyukan langsung oleh Tuhan Gal. 1:11-12. Gereja Tuhan harus menjadi Rumah Allah yang kudus tempat kediaman Roh Kudus 1Kor. 3:16.

  1. JANGAN PERGI KE GILGAL.

Gilgal artinya lingkaran, bulat tidak punya ujung pangkal tidak mempunyai kaki. Ini berbicara orang percaya / gereja Tuhan yang tidak mempunyai pendirian dalam kebenaran Firman Allah, atau menganggap semua pelajaran sama saja. Mereka mudah diombang ambingkan dengan segala jenis pengajaran dan tidak bisa bertumbuh imannya. Perhatikan :

 

14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,Epes. 4:14

 

7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran. 2Tim.3:7

 

9 Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu. Ibr. 13:9.

Ini berarti jika tinggal di Gilgal tidak bisa bertumbuh dan disempurnakan menjadi gereja penganten Kristus dan menikah dengan Tuhan Yesus kristus sebagai penganten laki-laki sorga.

Gilgal akan ditawan maksudnya orang percaya yang rohaninya seperti Gilgal akan masuk dalam penawanan antiKris yang akan menguasai dunia pada akhir zaman ini. Untuk itu dianjurkan kepada mereka yang ada di Gilgal, cepat tinggalkan tempat itu dan arahkan diri menuju ke Zion, jangan terlambat perhatikan Mat. 24:19-20.

  1. JANGAN BERANGKAT KEBERSYEBA.

Bersyeba artinya sumber air panas. Di Bersyeba terdapat sumber air panas biasanya orang suka kesana untuk mandi. Apabila mandi atau berendam di air panas tubuh terasa hangat dan enak. Tetapi apabila terlalu lama berendam, maka apabila keluar dari air badan terasa dingin, jika tidak segera diberi makan bisa pingsan atau badan terasa lemah.

Demikian halnya dengan orang percaya yang beribadah ditempat Birsyeba secara rohani, untuk sementara terasa panas, enak karena nyanyian yang bersemangat, ramai diiringi musik yang lengkap menggebu-gebu dan sound yang bagus akan menambah gairah. Namun jika semangat ini bukan karena Roh kudus tetapi karena emosi maka hanya berdampak sesaat. Begitu pula dalam doa dan penyembahan kalau bukan Roh kudus yang bekerja, maka akan mudah disusupi oleh roh daging ataupun roh setan.

Jika hal ini dibiarkan terus, akibatnya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti teriakan-teriakan histeris dengan gerakan gerakan yang tidak terkendali dan suasan jadi ribut dan kacau. Akhirnya setelah selesai beribadah suasan langsung berubah jadi dingin, badan tersa lemah karena terlalu letih akibat dipaksakan.

Firman Tuhan berkata :

Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 1Kor. 14:40

Ada damai sejahtera yang dikerjakan oleh Roh kudus sehingga lebih mendorong dan meningkatkan iman kita.

Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Roma 14:17

Ibadah yang teratur dan dipimpin oleh Roh kudus sangat bermanfaat bagi pertumbuhan rohani, menambah semangat juang dalam melayani Tuhan, ada suka cita yang dikerjakan oleh Roh kudus sehingga berdampak positif dalam perkembangan pekerjaan Tuhan.

Memperhatikan hal tersebut marilah kita mencari Tuhan ditempat yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan, yakni di Yerusalem atau di Zion rohani dalam pengertian Firman Allah yang benar dan pekerjaan Roh kudus yang teratur sehingga hadirat Allah dapat dirasakan, iman lebih dikuatkan, kasih kepada Tuhan dan sesama akan betumbuh.

Apabila kita selidiki lebih jauh dalam Alkitab, mengapa Tuhan menyuruh umat Tuhan mengarah ke Zion seperti yang dikatan dalam Yer. 4:6 ? Ada tiga hal penting mengapa Tuhan menyuruh umatnya mengarah ke Zion :

  1. 1.     Zion tempat persekutuan dengan Allah :

dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”Yes. 2:3

dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem.”Mik.4:2

sebelum umat Israel masuk ke tanah Kanaan tanah perjanjian, Tuhan berpesan hendakla 3 kali setahun mereka menghadap Tuhan :

Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, Ul. 16:16

Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi.

Tetapi apabila nanti sudah kamu seberangi sungai Yordan dan kamu diam di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki, dan apabila Ia mengaruniakan kepadamu keamanan dari segala musuhmu di sekelilingmu, dan kamu diam dengan tenteram,

11 maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN. Ul. 12:5, 10-11

Setibanya umat Israel di Kanaan mereka belum langsung menemukan tempat ibadah yang tetap; masih berpindah-pindah dari satu tempat ketempat yang lain :

Demikianlah mereka menempatkan bagi mereka sendiri patung pahatan yang telah dibuat Mikha itu, dan patung itu ada di sana selama rumah Allah ada di Silo.Hak. 18:31

Ketika bangsa itu datang ke Betel dan tinggal di situ di hadapan Allah sampai petang, maka merekapun menyaringkan suaranya menangis dengan sangat keras, Hak. 21:2

Bertahun-tahun kemudia pada masa pemerintahan Raja Daud, barulah Yerusalem ditetapkan menjadi tempat pusat ibadah umat Israel.

“Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” Maz. 2:6

Sebab TUHAN telah memilih Sion, mengingininya menjadi tempat kedudukan-Nya:

“Inilah tempat perhentian-Ku selama-lamanya, di sini Aku hendak diam, sebab Aku mengingininya. Maz. 132:13-14

Dari Yerusalem atau Zion inilah Allah menyampaikan FirmanNya. Maka beberapa bangsa akan berjalan serta katanya : Marilah kita naik kebukit Tuhan, ke Bait Allah Yakub, supaya diajarnya kita akan segala jalan Nya, dan dapat kita menjalani dia, karena dari dalam Zion juga akan terbit hukum  dan Firman Tuhan dari dalam Yerusalem Yes. 2:3.

Jadi Zion satu-satunya tempat persekutuan Tuhan dan umat Nya, dimana Firman Tuhan / pengajaran Nya disampaikan.

Bagi gereja Tuhan akhir zaman hal ini tidak berarti kalau beribadah harus ke Zion, karena ini punya pengerti rohani.

Yerusalem artinya kota damai, kota persekutuan. Dimana ada dua atau tiga orang berkumpul atas nama Tuhan, Allah hadir dan memperdengarkan suaranya. Allah itu Roh adanya. Sebab itu orang yang menyembah Allah, wajib menyembah Dia dalam Roh dan kebenaran. Mat. 18:20; Yoh. 4:23-24.

Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Mat. 18:20

Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” Yoh. 4:23-24

Bagaimana orang percaya dapat mendengar suara Tuhan ? Yaitu melalui karunia Roh kudus dalam hal ini karunia nubuatan 1Kor. 14:3, 24-25. Tanda kehadiran Tuhan dalam suatu persekutuan ibadah adalah dengan munculnya karunia-karunia Roh kudus seperti : Karunia nubuat, penglihatan, mazmur, karunia lidah, karunia mengartikan makna lidah sebagaimana yang dimaksudkan dalam 1Kor. 14:26, semua karunia itu meneguhkan iman.

Jadi jelas Tuhan tidak lagi menentukan satu tempat dimana Allah menyampaikan Firman Nya, sebab rumah Allah adalah setiap orang percaya yang menjadi tempat kediaman Roh kudus 1Kor. 3:16.

Tuhan dapat memakai siapa saja yang dikehendakinya untuk menjadi saluran berkat atau alat untuk menyampaikan pesan Ilahi atau pengajaran Firman, dan tidak semua orang yang mendapat kepercayaan. Perhatikan :

Jawab Yesus: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. Mat. 13:11

Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti. Luk. 8:10

Ada rahasia Firman Tuhan yang dibukakan kepada orang-orang tertentu, yaitu kepada mereka yang sudah lahir baru dari pada air dan Roh Yoh. 3:5 dan telah memperoleh karunia Roh kudus serta mengetahui bagaimana cara menjalankan anugerah / karunia Roh kudus.

Contoh :

Rasul Paulus yang menerima kepercayaan dari Tuhan oleh kuasa Roh kudus membuka rahasia Firman Allah Epes. 3:2-5; Kol. 1:25-26 :

 

2 memang kamu telah mendengar tentang tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu,

3 yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, seperti yang telah kutulis di atas dengan singkat.

4 Apabila kamu membacanya, kamu dapat mengetahui dari padanya pengertianku akan rahasia Kristus,

5 yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus, Epes. 3:2-5

 

25 Aku telah menjadi pelayan jemaat itu sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk meneruskan firman-Nya dengan sepenuhnya kepada kamu,

26 yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya. Kol. 1:25-26

Sama halnya dengan murid-murid / rasul-rasul Tuhan yang diajar langsung oleh Tuhan Yesus saat Tuhan Yesus dibumi.

Pad akhir zaman ini, Tuhan dapat memakai salah satu organisasi gereja atau lebih, asalkan berdiri teguh atas Firman Allah, tidak menambah dan mengurangi, mengerti jalannya pekerjaan Roh kudus, limpah dengan karunia Roh kudus 1Kor. 12:8-11 :

8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.

10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Perhatikan Firman Tuhan, tatkala Tuhan Yesus dibumi menjalankan tugas Bapa Nya untuk menyelamatkan manusia, Ia pernah memakai perahu Petrus sebagai sarana menyampaikan pengajaran Nya kepada orang banyak Luk. 5:1-11 :

Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

2 Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”

5 Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”

6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

7 Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

8 Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.”

9 Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

10 demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.”

11 Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Perahu menunjuk kepada organisasi buatan manusia, perahu terbuat dari kayu yang menunjuk kepada sifat manusia Luk. 23:31; Mark. 8:24 :

31 Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?” Luk. 23:31

 

24 Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: “Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon.” Mark. 8:24

Jemaat Filadelfia yang berada di Asia kecil pada zaman gereja awal adalah jemaat Tuhan yang berkenan kepada Tuhan. Kepada mereka Tuhan menghadapkan pintu terbuka. Ini berarti Tuhan berkenan membukakan rahasia kerajaan Sorga kepada mereka; sebab mereka tetap berpegang teguh pada kebenaran Firman Allah, berbeda dengan sidang yang lain mendapat teguran yang keras dari Tuhan perhatikan Wah. 3:7-12 :

7 “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.

10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

Banyak rahasia Firman Allah dalam perjanjian lama yang belum dibukakan sebab belum saatnya, tetapi dalam perjanjiaan baru lebih lagi dipenghujung akhir zaman ini dibukakan Tuhan. Daniel 12:4 bandingkan dengan Wah. 22:10 :

4 Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.” Dan. 12:4

 

10 Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Wah. 22:10.

Pada masa permulaan gereja yaitu zaman kerasulan gereja awal, telah dibuka rahasia-rahasia Firman Allah, namun masih terbatas. Pada akhir zaman ini Tuhan mengungkapkan rahasia kerajaan sorga, rahasia kesempurnaan gereja kepada hamba-hamba Tuhan yang diperkenankan Nya. Hal ini akan terjadi dimuka kegerakan besar sampai gereja Tuhan menikah dengan Tuhan Yesus Kristus Wah. 12:1-2; Wah. 19:7-9 :

Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

 2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan. Wah. 12:1-2

 

7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”Wah. 19:7-9.

Sama seperti Yerusalem atau Zion dizaman Kerajaan Israel, tempat Allah menyampaikan Firman kepada umat Nya sehingga mereka dapat mengetahui secara pasti apa yang Allah kehendaki mereka perbuat.

Kini memasuki kesempurnaan gereja Tuhan, Allah akan membukakan rahasia FirmanNya yang dikenal dengan wahyu pengajaran. Artinya : Firman Allah yang tertulis [ Alkitab ] dibukakan Tuhan rahasia-rahasia yang terkandung didalamnya. Contoh : Tentang kuda dalam Wahyu 6, perempuan dalam Wahyu 12 dan binatang dalam Wahyu 13 dan lain-lain.

Wahyu pengajaran ini dianugerahkan juga kepada sekelompok orang percaya yang memiliki karunia-karunia Roh kudus yang berpegang teguh pada kebenaran Firman Allah.

5 Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,

6 sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.

7 Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. 1Kor. 1:5-7

 

16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Kol. 3:16

Akhir zaman ini Tuhan mencari pribadi-pribadi seseorang ataupun organisasi gereja yang berdiri teguh atas kebenarana Firman Allah Yoh. 8:31-32 :

31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku

32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

serta mengandalkan Roh kudus untuk dipakaiNya menjadi alat saluran berkat untuk membawa gereja Tuhan menjadi sempurna roh, jiwa dan tubuh sehingga layak menikah dengan Yesus Kristus sebagai penganten laki-laki sorga Epes. 5:27; 1Tess. 5:23-24 :

supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela. Epes. 5:27

 

23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. 1Tess. 5:23-24

II. YERUSALEM / SION TEMPAT KELUPUTAN.

Sion atau Yerusalem bukan saja tempat persekutuan dengan Tuhan atau pusat Ibadah umat Israel pada waktu itu, tetapi juga sebagai tempat keluputan dari berbagai ancaman musuh atau tempat perlindungan yang aman Maz. 48:1-10 :

Nyanyian. Mazmur bani Korah. (48-2) Besarlah TUHAN dan sangat terpuji di kota Allah kita!

2 (48-3) Gunung-Nya yang kudus, yang menjulang permai, adalah kegirangan bagi seluruh bumi; gunung Sion itu, jauh di sebelah utara, kota Raja Besar.

3 (48-4) Dalam puri-purinya Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai benteng.

4 (48-5) Sebab lihat, raja-raja datang berkumpul, mereka bersama-sama berjalan maju;

5 (48-6) demi mereka melihatnya, mereka tercengang-cengang, terkejut, lalu lari kebingungan.

6 (48-7) Kegentaran menimpa mereka di sana; mereka kesakitan seperti perempuan yang hendak melahirkan.

7 (48-8) Dengan angin timur Engkau memecahkan kapal-kapal Tarsis.

8 (48-9) Seperti yang telah kita dengar, demikianlah juga kita lihat, di kota TUHAN semesta alam, di kota Allah kita; Allah menegakkannya untuk selama-lamanya. Sela

9 (48-10) Kami mengingat, ya Allah, kasih setia-Mu di dalam bait-Mu.

10 (48-11) Seperti nama-Mu, ya Allah, demikianlah kemasyhuran-Mu sampai ke ujung bumi; tangan kanan-Mu penuh dengan keadilan.

Yerusalem kedudukannya sangat strategis karena dikelilingi bukit-bukit demikian pula Kaabah Allah dibangun diatas bukit seperti yang telah dijelaskan terdahulu. Kota Yerusalem dikelilingi pula oleh benteng yang kokoh yang dibangun untuk melindungi kota dan penghuninya.

Tetapi ketika umat Israel mendurhaka kepada Tuhan, tembok Yerusalem dan kota Yerusalem akhirnya dihancurkan oleh Raja Babel dan penduduknya ditawan. Dengan pertolongan Tuhan kemudian temboknya  dibangun kembali oleh Nehemya dan umat Israel saat kembali dari penawanan Neh. 1:3; 4:6; 6:15-16.

Perhatikan Firman Tuhan dalam Yoel 2:32; Obaja 1:17 :

32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.” Yoel 2:32

 

17 Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. Obaja 1:17

Jelas dalam Firman tuhan diatas bahwa dibukit Zion dan Yerusalem orang mendapat keluputan. Pada waktu Yusak membawa umat Israel masuk ketanah Kanaan tanah perjanjian, Tuhan menentukan 6 kota perlindungan. Bagi mereka yang tidak sengaja membunuh sesama manusia apabila mereka lari masuk kekota perlindungan maka akan terluput dari sipenuntut balas Ul. 19:1-13; Yus. 20:1-8 :

“Apabila TUHAN, Allahmu, sudah melenyapkan bangsa-bangsa yang negerinya diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, dan engkau sudah menduduki daerah mereka dan diam di kota-kota dan rumah-rumah mereka,

2 maka engkau harus mengkhususkan tiga kota di dalam negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk diduduki.

3 Engkau harus menetapkan jauhnya jalan, dan membagi dalam tiga bagian wilayah negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, untuk dimiliki olehmu, supaya setiap pembunuh dapat melarikan diri ke sana.

4 Inilah ketentuan mengenai pembunuh yang melarikan diri ke sana dan boleh tinggal hidup: apabila ia membunuh sesamanya manusia dengan tidak sengaja dan dengan tidak membenci dia sebelumnya,

5 misalnya apabila seseorang pergi ke hutan dengan temannya untuk membelah kayu, ketika tangannya mengayunkan kapak untuk menebang pohon kayu, mata kapak terlucut dari gagangnya, lalu mengenai temannya sehingga mati, maka ia boleh melarikan diri ke salah satu kota itu dan tinggal hidup.

6 Maksudnya supaya jangan penuntut tebusan darah sementara hatinya panas dapat mengejar pembunuh itu, karena jauhnya perjalanan, menangkapnya dan membunuhnya, padahal pembunuh itu tidak patut mendapat hukuman mati, karena ia tidak membenci dia sebelumnya.

7 Itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: tiga kota haruslah kaukhususkan.

8 Dan jika TUHAN, Allahmu, sudah meluaskan daerahmu nanti, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, dan sudah memberikan kepadamu seluruh negeri yang dikatakan-Nya akan diberikan kepada nenek moyangmu,

9 apabila engkau melakukan dengan setia perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, dan dengan senantiasa hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya maka haruslah engkau menambah tiga kota lagi kepada yang tiga itu,

10 supaya jangan tercurah darah orang yang tidak bersalah di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milikmu dan hutang darah melekat kepadamu.

11 Tetapi apabila seseorang membenci sesamanya manusia, dan dengan bersembunyi menantikan dia, lalu bangun menyerang dan memukul dia, sehingga mati, kemudian melarikan diri ke salah satu kota itu,

12 maka haruslah para tua-tua kotanya menyuruh mengambil dia dari sana dan menyerahkan dia kepada penuntut tebusan darah, supaya ia mati dibunuh.

13 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya. Demikianlah harus kauhapuskan darah orang yang tidak bersalah dari antara orang Israel, supaya baik keadaanmu.” Ul. 19:1-13

Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian:

2 “Katakanlah kepada orang Israel, begini: Tentukanlah bagimu kota-kota perlindungan, yang telah Kusebutkan kepadamu dengan perantaraan Musa,

3 supaya siapa yang membunuh seseorang dengan tidak sengaja, dengan tidak ada niat lebih dahulu, dapat melarikan diri ke sana, sehingga kota-kota itu menjadi tempat perlindungan bagimu terhadap penuntut tebusan darah.

4 Apabila ia melarikan diri ke salah satu kota tadi, maka haruslah ia tinggal berdiri di depan pintu gerbang kota dan memberitahukan perkaranya kepada para tua-tua kota. Mereka harus menerima dia dalam kota itu dan memberikan tempat kepadanya, dan ia akan diam pada mereka.

5 Apabila penuntut tebusan darah itu mengejar dia, pembunuh itu tidak akan diserahkan mereka ke dalam tangannya, sebab ia telah membunuh sesamanya manusia dengan tidak ada niat lebih dahulu, dan dengan tidak menaruh benci kepadanya lebih dahulu.

6 Ia harus tetap diam di kota itu sampai ia dihadapkan kepada rapat jemaah untuk diadili, sampai imam besar yang ada pada waktu itu mati. Maka barulah pembunuh itu boleh pulang ke kotanya dan ke rumahnya, ke kota dari mana ia melarikan diri.”

7 Lalu orang Israel mengkhususkan sebagai kota perlindungan: Kedesh di Galilea, di pegunungan Naftali dan Sikhem, di pegunungan Efraim, dan Kiryat-Arba, itulah Hebron, di pegunungan Yehuda.

8 Dan di seberang sungai Yordan, di sebelah timur Yerikho, mereka menentukan Bezer, di padang gurun, di dataran tinggi, dari suku Ruben; dan Ramot di Gilead dari suku Gad, dan Golan di Basan dari suku Manasye. Yus. 20:1-8

Kemudian Tuhan menetapkan Yerusalem sebagai pusat tempat Ibadah umat Israel, karena disana ada Bait Allah yang menjadi tempat Allah bersekutu dengan umat Nya, disana ada keluputan.

Hal ini mempunyai maksud bagi gereja Tuhan akhir zaman ini. Firman Allah berkata akan datang masah yang sukar 2Tim. 3:1. Dunia akan masuk pada suatu masa yang sangat menakutkan yaitu zaman antiKris suatu masa kepicikan dan kesusahan besar yang akan melanda seluruh penduduk dunia Mat. 24:21 :

Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

Sebelum peristiwa diatas terjadi, gereja Tuhan diperingatkan untuk segera meluputkan diri. Dan keluputan hanya ada di Zion dimana ada pengajaran yang benar / pengajaran yang langsung dari Tuhan atau kabar penganten Kristus yang akan membawa gereja Tuhan bertumbuh jadi dewasa rohani dan menjadi sempurna dan layak menjadi penganten Tuhan Yesus Kristus. Pengajaran ini berdasarkan 1Yoh. 2:27; Gal.1:11-12.

Hanya gereja Tuhan yang dewasa rohani yang disempurnakan tubuh, jiwa dan roh layak menjadi Istri Anak domba Allah, sehingga terhindar dari zaman antiKris. Karena gereja Tuhan ini akan mengalami pengangkatan sebelum masuk zaman antiKris. Tidak ada tempat yang lain yang dinyatakan oleh Tuhan untuk meluputkan diri selain Zion.

Memperhatikan tanda-tanda akhir zaman dalam Mat. 24:1-51; Luk. 21:5-36 maka zaman antiKris tidak lama lagi. Tetapi sebelum masa ini akan berlaku, Tuhan memberikan kesempatan bagi orang percaya, bahkan seluruh umat manusia untuk meluputkan diri dengan meningkatkan iman agar mencapai tingkat kedewasaan penuh / kesempurnaan iman Ibr. 6:1; Epes. 4:13-16 :

Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, Ibr. 6:1

 

13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. Epes. 4:13-16

Gereja Tuhan akan disempurnakan dalam kegerakan besar atau hujan akhir Yehz. 37; Yoel 2:23; Yak. 5:7  sesudah itu barulah masuk zaman antiKris.

Bagi orang percaya supaya segera meluputkan diri jangan tinggal diam atau berfoyah-foyah dengan segala kemanisan dunia, ingat waktunya sudah semakin singkat jangan sampai terlambat. 1Tess. 5:1-3; Ibr. 3:12-15. Sekarang inilah waktu yang diperkenan, sekarang inilah waktu keselamatan. Jangan tundah sampai besok atau kapanpun.

Perhatikan Mat. 24:19-20 karena pada masa itu tidak ada kesempatan lagi untuk meluputkan diri, sebab itu dikatakan celaka. Musim dingin berbicara tidak ada lagi pekabaran Injil, Roh kudus tidak bekerja lagi. Hari sabat menunjuk pada perhentian tidak ada lagi kegiatan pemberitaan Injil, bndingkan dengan Amos 8:11-12 :

11 “Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.

Perempuan yang mengandung dan menyusui dikatakan celaka pada masa itu, hal ini mempunyai pengertian rohani :

  • Ø Perempuan disini berbicara tentang gereja Tuhan 2Kor. 11:2.
  • Ø Perempuan mengandung berbicara tentang, gereja Tuhan yang sudah mengandung / memiliki Firman, tapi belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat / mana yang benar dan mana yang salah Yunus 4:11; Roma 1:21.  Mana yang bersifat dosa dan mana yang bersifat suci, seperti bayi didalam kandungan masih dalam gelap, karena belum dilahirkan. Jadi belum lahir baru dari air dan Roh Yoh. 3:5
  • Ø Perempuan yang menyusui berbicara tentang, gereja Tuhan yang sudah lahir baru dari air dan Roh, tetapi masih kanak-kanak rohani, atau bayi rohani 1Kor. 3:1-4; Ibr. 5:12-13; Epes. 4:14.

Mereka dikatakan celaka karena apabila tiba keangkatan gereja maka mereka akan tertinggal masuk zaman antiKris, akan mengalami penyiksaan yang luar biasa pada zaman antiKris. Karena yang mengalami pengangkatan hanyalah gereja Tuhan yang sudah dewasa rohani, sempurna yaitu gereja penganten Tuhan Yesus Kristus Wah. 12:1; Wah. 19:7-9.

Jadi berusahalah meningkatkan iman, bertumbuh menjadi gereja yang dewasa rohani Ibr. 6:1 :

Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,

Ada contoh dalam Alkitab bagaimana cara meluputkan diri dari murka  Allah Kej. 19:17 :

Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: “Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap.”

Peristiwa ini terjadi pada keluarga Lot yang luput dari murka Allah atas Sodom dan Gomora yang dibinasakan oleh Tuhan dengan api, karena kejahatan mereka sudah sangat besar. Sebelum Tuhan membinasakan Sodom dan Gomora, maka terlebih dahulu Tuhan mengeluarkan Lot dan keluarganya yang hidup benar dihadapan Allah. Tuhan menyuruh mereka keluar dari Sodom dan Gomora dan lari kegunung supaya selamat.

Dunia akhir zaman tidak beda dengan Sodom dan Gomora bahkan lebih jahat lagi. Tuhan mengingatkan orang-orang percaya, agar supaya segera lari melepaskan / meluputkan diri dari murka Allah yang akan menimpa bumi ini. Hal ini bukan berarti keluar dari Planet bumi ini tetapi kita lari menjauhkan diri dari dosa dan kejahatan yang ada didunia ini Luk. 17:28-32; Yahuda 1:7 :

28 Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.

29 Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.

30 Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

31 Barangsiapa pada hari itu sedang di peranginan di atas rumah dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah ia turun untuk mengambilnya, dan demikian juga orang yang sedang di ladang, janganlah ia kembali.

32 Ingatlah akan isteri Lot!

 

7 sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

Dalam meluputkan diri jangan menoleh kebelakang, yaitu jangan berpaling kembali kepada dunia, perkara-perkara duniawi 2Kor. 6:7; Epes. 4:25-29; Kol. 3:5-6. Firman Allah juga berkata Pil. 3:14-15 :

14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.

Janganlah berhenti diseluruh padang ini, maksudnya jangan tetap tinggal dalam dosa, tetapi terus berjalan menuju pada kesempurnaan iman Pil. 3:16.

Larilah kamu kegunung, berarti jangan tinggal dibawah, harus mendaki gunung, bukit Zion adalah tempat keluputan Obaja 1:17; Yoel 2:32 :

17 Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya.

 

32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas.”

Zion dalam pengertian rohani adalah gereja penganten Kristus dimana dialamnya ada persekutuan dengan Tuhan dan ada pengajaran yang langsung dari Tuhan, karena ada tiga macam pengajaran :

  1. Pengajaran yang langsung dari Tuhan Gal. 1:11-12; 1Yoh. 2:27
  2. Pengajaran hukum akal manusia Mat. 15:8-14; Kol. 2:8
  3. Pengajaran setan-setan 1Tim. 4:1

Gereja Tuhan yang naik kebukit Sion, bukit kesucian akan luput dari murka Allah. Perhatikan Firman Tuhan dalam Wah. 11:1 dimana Bait Allah diukur. Bait Allah berbicara tentang gereja Tuhan yang menjadi tempat kediaman Roh kudus 1Kor. 3:16 akan diukur dengan kebenaran Firman Allah sebagai bulu pengukur 2Tim. 3:16-17.Halaman yang diluar Bait Allah tidak diukur diserahkan kepada pembinasa yaitu antiKris.

Sebelum masa itu tiba Firman Tuhan berkata  Yer. 51:6 :

6 Larilah dari tengah-tengah Babel, hendaklah setiap orang menyelamatkan nyawanya, supaya kamu jangan tertumpas karena kesalahannya! Sebab inilah waktu pembalasan bagi TUHAN; Ia membayar ganjaran kepadanya.

Babel artinya kekacauan. Dunia ini bagaikan Babel modern  yang penuh dengan kekacauan disana sini tidak ada lagi kedamaian. Iblis sebagai sumber kekacauan dunia dan tidak ada tempat yang aman kecuali didalam Tuhan Yesus Kristus, Dialah Raja yang berdiam di Sion Maz. 2:6; 76:3; 132:13.

III. SION TEMPAT KESEMPURNAAN.

Maz. 50 :2 :

 

2 Dari Sion, puncak keindahan, Allah tampil bersinar.

Maka dari dalam Zion, yaitu kesempurnaan keelokan, bersinarlah Allah dengan kemuliaannya. Maz. 50:2 [ T.L ].

Tatkala seseorang menerima Tuhan Yesus Kristus menjadi juruselamat pribadi atau menjadi orang Kristen, tidak otomatis dia menjadi sempurna dalam iman. Imana Kristen bagaikan benih hidup yang tumbuh yaitu sejak ditanam, bertumbuh setelah itu berbuah. Luk. 8:11, 15; 2Pet. 1:5-8. Kehidupan manusia berawal dari benih yang dikandung didalam rahim dan bertumbuh kemudian lahirlah bayi  yang tidak berdaya, dan bertumbuh terus menjadi kanak-kanak dan kemudian menjadi dewasa.

Demikian juga proses pertumbuhan rohani orang percaya :

Mendengar Firman Allah percaya dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat. Hal ini berarti Firman Allah sebagai benih yang hidup dan kekal tertanam dalam hati dan dipelihara maka iman mulai tumbuh. Apabila bertobat dengan sungguh-sungguh kemudian memberi diri dibaptis dengan air dan kemudian dipenuhi dengan Roh kudus Yoh. 3:5 saat itulah dia menjadi anggota keluarga Allah 1Pet. 2:9.

Setelah lahir baru dari pada air dan Roh, ia harus mendapat makanan dan minuman rohani, susu yang murni yaitu Firman Allah / pengajaran yang murni dari Tuhan dalam urapan kuasa Roh kudus. 1Pet. 2:2; Yoh. 6:63; 7:16-17; Gal. 1:11-12.

2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, 1Pet. 2:2

 

63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yoh. 6:63

 

16 Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.

17 Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Yoh. 7:16-17

 

11 Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.

12 Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus. Gal. 1:11-12

Umat Israel sebagai bangsa pilihan Allah tatkala mereka keluar dari Mesir menuju ketanah Kanaan, Tuhan menghentar mereka melalui Padang Belantara selama 40 Th. Di Padang belantara ini mereka mengalami ujian berat, namun demikian mereka tetap dipelihara oleh Tuhan dengan memberi manna atau roti sorga dan air dari batu gunung, sehingga mereka tetap hidup. 1Kor. 10:1-4 :

  1 Corinthians 10:1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.

2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.

3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama

4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Tuhan melindungi mereka baik siang maupun malam, tiang awan ada pada waktu siang dan tiang api ada pada waktu malam Kel. 14:20-22; Ul. 29:5; Neh. 9:12-21. Perjalanan umat Israel di Padang belantara selama 40 Th ini menjadi contoh perjalanana rohani orang percaya didunia ini sampai masuk pada kesempurnaan 1Kor. 10:11.

Padang belantara menunjuk pada dunia ini, 40 Th. Menunjuk pada 40 Th. Yobel. 40 x 50 = 2000. 1  Yobel = 50 Th. Ini berbicara 2000 Th zaman gereja.

Dalam perjalanan umat Israel di Padang belantara selama 40 Th. Semua generasi tua yang lahir di Mesir kecuali Yosua dan Kaleb tidak ada yang masuk ke tanah perjanjian / Kanaan, karena terlibat dengan 4 hal yaitu:

  1. Penyembahan berhala
  2. Berzinah
  3. Bersungut-sungut
  4. Mencobai tuhan

1 Corinthians 10:1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.

2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.

3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama

4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,

7 dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.”

8 Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang.

9 Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.

10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

Gereja Tuhan menerima susu yang jari yakni makanan yang langsung dari ibu kita Yerusalem Gal. 4:26 :

26 Tetapi Yerusalem sorgawi adalah perempuan yang merdeka, dan ialah ibu kita.

Demikian pula dari Sion rohani atau Yerusalem gereja Tuhan menerima makanan Firman langsung dari Tuhan yang membawa pada pendewasaan rohani dan kesempurnaan Epes. 4:13; 1Tess. 5:23.

Akhir zaman ini gereja Tuhan harus berusaha mencapai tingkat iman  / rohani yang sempurna, jika gagal maka tidak menjadi penganten Kristus dan terancam masuk zaman antiKris. Tuhan menghendaki semua manusia / orang percaya selamat, tidak kena murka Allah. 1Tim. 2:4; 1Tess. 5:9.

Untuk itu Tuhan memberi kesempatan terakhir bagi orang percaya untuk meningkatkan imannya menuju sempurna roh, jiwa dan tubuh melalui kegerakan besar 3 ½ Th. Yaitu masa pencurahan Roh kudus secara berlimpah yang dikenal dengan hujan akhir Yes. 44:3; Zac. 10:1; Kisah 2:16-17; Yak. 5:7.

Apabila kita memperhatikan perkembangan dunia akhir zaman ini dimana dosa dan kejahatan semakin bertambah, seolah-olah mustahil gereja Tuhan disempurnakan. Tetapi firman Allah berkata perhatikan Mark. 10:26-27 :

26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: “Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?”

27 Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”

Yang sangat menyedihkan bahwa umat Israel disesatkan oleh pemimpinnya sendiri, jalan yang benar yang patut dijalani dikacaukan perhatikan Yes. 3:12 :

Adapun umat-Ku, penguasa mereka ialah anak-anak, dan perempuan-perempuan memerintah atasnya. Hai umat-Ku, pemimpin-pemimpinmu adalah penyesat, dan jalan yang kamu tempuh mereka kacaukan!

Demikian juga akhir zaman ini banyak pemimpin umat yang harus menjadi teladan diakhir zaman ini memimpin umat Tuhan kepad

Segala kebenaran, namun sebaliknya mereka menjadi penyesat dengan mengajarkan hal-hal yang bertentangan dengan kebenaran Firman Allah yakni dengan mengajarkan huum-hukum akal manusia / fisafat manusia, adat istiadat yang bertentangan dengan dengan kebenaran Firman Allah Mat. 15:8-9; Kol. 2:8 :

6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.

7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:

8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Sekarang sudah tiba saatnya kebenaran Firman Allah ditegakkan, gereja Tuhan harus kembali pada kebenaran Firman Allah. Banyak orang percaya akhir zaman ini menjadi bingung karena jalan kebenaran / Firman Allah dikacaukan oleh pemimpin-pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Banyak pemimpin rohani yang menafsirkan  Alkitab  tidak sesuai atau menyimpang dari maksud Firman Allah itu sendiri.

Banyak orang menyangka jalannya betul tapi akhirnya menuju pada kebinasaan Ams. 4:12 :

Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Mari kita kembali pada jalan yang sesungguhnya / kebenaran Firman Allah, supaya kita bisa mencapai hidup yang kekal bersama dengan Tuhan Yer. 7:3 :

Demikianlah Firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel : Betulkanlah oleh mu segala jalan mu dan segala perbuatan mu, maka Aku akan memberi kamu duduk dengan sentosa ditempat ini. [ T.L ]

Akhir zaman ini iblis memakai  banyak orang hamba-hamba Tuhan yang tidak bertanggung jawab untuk mengacaukan jalan-jalan Tuhan sehingga banyak umat Tuhan yang tersesat imannya sehingga binasa. 2Kor. 11:13-15; Roma 16:17-18; 1Tim. 4:1; Mat. 15:8-14 :

13 Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.

14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

 

17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

 

8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.

9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:

11 “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”

12 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: “Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?”

13 Jawab Yesus: “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.

14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.”

Sekarang sudah saatnya bagi hamba-hamba Tuhan yang sungguh-sungguh mau berdiri diatas kebenaran Firman Allah, yang bertanggung jawab atas keselamatan umat Tuhan, hamba kebenaran yang sesungguhnya yang diutus oleh Tuhan, harus memasang kembali rambu-rambu / petunjuk-petunjuk jalan yang sesungguhnya, yang telah dikacaukan untuk mengarahkan umat Tuhan supaya sampai pada kehidupan yang kekal bersama dengan Tuhan.

Mari kita memasang kembali, memperbaiki  petunjuk-petunjuk jalan / rambu-rambu jalan yang telah dicabut, dirusak dan diganti, agar umat Tuhan dapat mengerti dengan jelas mana jalan yang betul yang harus dilalui supaya bisa sampai ditujuan yang sesungguhnya yaitu sion / Yerusalem sorga perhatikan Yer. 6:16-17; Yer. 31:21 :

16 Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!

17 Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau memperhatikannya!

 

21 Dirikanlah bagimu rambu-rambu jalan, pasanglah bagimu tanda-tanda jalan; perhatikanlah jalan raya baik-baik, yakni jalan yang telah kautempuh! Kembalilah, hai anak dara Israel, kembalilah ke kota-kotamu ini!

Hamba-hamaba Tuhan Yermia akhir zaman yang diutus dan diurapi Tuhan harus bertanggung jawab atas keselamatan umat Tuhan. Beritakanlah Firman Allah dengan benar, dengan terus terang jangan menambah atau mengurangi supaya kita lepas dari darah sekalian orang perhatikan apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam Kisah 20:26-27 :

26 Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa.

27 Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu.

Akhir zaman ini Tuhan akan memulihkan gereja Nya, rahasia yang tersembunyi berzaman-zaman lamanya akan dibukakan kepada hamba-hamba Tuhan atau umat Nya. Perhatikan Kol. 1:26; Roma 16:25-26 :

26 yaitu rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan, tetapi yang sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus-Nya.

 

25 Bagi Dia, yang berkuasa menguatkan kamu, menurut Injil yang kumasyhurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus, sesuai dengan pernyataan rahasia, yang didiamkan berabad-abad lamanya,

26 tetapi yang sekarang telah dinyatakan dan yang menurut perintah Allah yang abadi, telah diberitakan oleh kitab-kitab para nabi kepada segala bangsa untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman

Rahasia yang tersembunyi berzaman-zaman berbicara tentang rahasia kesmpurnaan gereja Tuhan yang sedang dibukakan oleh Tuhan akhir zaman ini. Sejak rasul-rasul gereja pertama meninggal, keadaan gereja Tuhan mengalami kemerosotan drastis perhatikan sejarah gereja.

Tetapi sejak Marthen Luther gereja Tuhan mulai dipulihkan dan abad 19 anugerah Roh kudus mulai dinyatakan kembali dan akan mencapai puncak nanti pada kegerakan besar Roh kudus akan dicurahkan secara luar biasa, rahasia-rahasia Firman Allah akan disingkapkan dan gereja Tuhan akan disempurnakan. Perhatikan Firman Tuhan dalam Yes. 61:4; Yehz. 12:22-28 :

4 Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi.

 

22 “Hai anak manusia, sindiran apakah itu yang hidup di antara kamu di tanah Israel, yang berbunyi: Sudah lama berselang, tetapi satu penglihatanpun tak jadi?

23 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan menghentikan sindiran ini dan orang tidak akan mengucapkannya lagi di tanah Israel. Sebaliknya, katakanlah kepada mereka: Waktunya sudah dekat dan tiap penglihatan akan jadi.

24 Sebab tidak akan ada lagi penglihatan yang menipu ataupun tenungan yang menyesatkan di tengah-tengah kaum Israel,

25 sebab Aku, TUHAN, akan berfirman dan apa yang Kufirmankan akan terjadi, dan firman itu tidak akan ditunda-tunda lagi, sebab pada masa hidupmu, hai kaum pemberontak, Aku akan mengucapkan suatu firman dan Aku akan menggenapinya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”

26 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:

27 “Hai anak manusia, lihatlah, kaum Israel berkata: Penglihatan yang dilihatnya itu, harinya masih jauh, nubuatan yang diucapkannya, waktunya masih lama.

28 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak satupun dari firman-Ku akan ditunda-tunda. Apa yang Kufirmankan akan terjadi, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”

I

Mari hamba-hamba Tuhan kita bekerja dengan sungguh-sungguh dengan penuh tanggung jawab, tunjukkan jalan, arah yang benar menuju ke Sion perhatikan Yes. 62:1 :

Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.

Sion negeri Allah yang hidup yaitu Yerusalem yang disorga dan kepada perhimpunan berlaksa-laksa malaekat, dan kepada Allah, dan kepada segala roh orang benar yang telah jadi sempurna Ibr. 12:22-23.

Yerusalem baru seperti firman Allah : Maka aku tampak negeri yang kudus  Yerusalem baru, turun dari sorga dari pada Allah, lengkap seperti penganten perempuan terhias bagi suaminya. Wah. 21:2.

Inilah tempat kediaman Tuhan Yesus Kristus, penganten laki-laki sorga bersama dengan gereja penganten Kristus sebagai penganten perempuan kekal selamanya.

Sion dalam 3 pengertian :

  1. Bukit Sion di Israel dengan Yerusalem sebagai pusat ibadah Israel.
  2. Dalam pengertian rohani : Gereja Tuhan menjadi tempat kediaman Allah oleh Roh, dimana muncul pengajaran langsung dari Tuhan.
  3. Yerusalem baru yang turun dari sorga menjadi tempat kediaman yang kekal dari gereja penganten Kristus.

Amen.

Oleh : Pdt. Masry Enos Kelah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: