TABERNAKEL I

Graphic1

PENGERTIAN TENTANG TABERNAKEL

KELUARAN 25 : 8

“Maka hendaklah mereka itu memperbuatkan Daku sebuah Baitulmukadis supaya Aku duduk diantara mereka itu”.

 

abernakel diambil dari bahasa asing bumi belahan barat yang                          diterjemahkan Rumah Allah. Rumah Sembahyang Baitulmukadis.

Tabernakel ini dibangun berdasarkan hikmat Allah yang ditujukan kepada Nabi Musa tatkala Nabi Musa bersekutu dengan Tuhan. Hendaklah diketahui bahwa hikmat Allah itu menjadi kebodohan bagi manusia, 1 Korintus 1:21.

BEBERAPA PENGERTIAN TENTANG TABERNAKEL :

1.Sebagai Rumah Allah (Baitulmukadis)

Yang biasa disebutkan Kemah Sembahyang tempat pertemuan antara Allah dengan umat manusia. Tandanya kehadiran Allah ialah pada waktu siang asap (tiang awan) dan pada waktu malam tiang api. Ini adalah kemah dalam arti sebenarnya adalah arti bangunan yang diperbuat menurut petunjuk Allah sendiri yang akan kita jumpai pada Keluaran 25 sampai Keluaran 39.

Tuhan Yesus sebagai Rumah Allah. Matius 1:23 yang berbunyi :

“Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan beranakkan seorang anak laki-laki dan disebut orang namanya Immanuel yang diterjemahkan artinya : Allah beserta kita”.

Dalam ayat ini Tuhan Yesus Kristus disebut Immanuel yang diterjemahkan artinya Allah beserta kita. Hubungkan dengan Yahya 1:14 dan 1 Yahya 4:2.

2.Sebagai Anak-anak Tuhan

Sebagai Rumah Allah (pribadi) 1 Korintus 3:16, 1 Korintus 6:19-20, 2 Korintus 6:16.

Menunjuk pada tiap-tiap anak-anak Tuhan yang sudah lahir baru daripada air dan Roh berdasarkan Yahya 3:5, mereka adalah Rumah Allah dan Roh Allah ada dalamnya berarti Allah beserta dengan kita. Ini merupakan organ yang hidup dalam tubuh Kristus atau bahagian daripada tubuh Kristus.

3.Sebagai Sidang Jemaat (Epesus 2:21-22)

Sidang Jemaat adalah organ yang hidup atau anak-anak Tuhan yang sudah lahir baru daripada air dan Roh yang percaya adanya satu tubuh, satu iman, satu baptisan Epesus 4:5. Mereka inilah yang disebutkan Sidang Jemaat dan kepalanya adalah Kristus 1 Korintus 12:12-28.

4.Sebagai Penganten Tuhan

Inilah yang disebutkan penganten Tuhan dalam wujud yang sesungguhnya. Untuk membangun Tabernakel, Allah menentukan benda-benda yang akan dipakai, perhatikan Keluaran 25:1-7. Alat-alat yang dipakai pada Tabernakel ini mempunyai arti Rohani yang luar biasa yang akan di pelajari pada bagian-bagian dalam Pelajaran Tabernakel. Pelajaran Tabernakel ini atas perintah Allah kepada umat Israel dengan tujuan bahwa dengan dibangunnya Tabernakel ini maka Allah akan bersekutu dengan umat Israel dimana Nabi Musa, Imam Besar Harun menerima suara Tuhan Keluaran 25:8-9.

Tabernakel ini telah dibangun dan diselesaikan menurut petunjuk Allah dan tatkala ditahbiskan kemudian kemuliaan Allah turun. Pembangunan Kabah ini mengalami penundaan akibat daripada perbuatan Harun, dimana tatkala Nabi Musa menerima petunjuk-petunjuk daripada Tuhan tatkala dia berpuasa 40 hari 40 malam telah diperbuat oleh Nabi Harun patung Emas (Lembu) pengganti daripada Tabernakel Allah.

Kini Tabernakel Allah dan alat-alatnya sudah tidak ada lagi, karena    ± 3000 tahun yang lalu Tabernakel itu sudah hancur tatkala Kaabah Solaiman dihancurkan dimana seluruh alat-alatnya dirampas lalu dibawa ke Babilonia, tetapi meskipun demikian arti Rohaninya sangat penting karena sebagian daripada rahasia Pelajaran Penganten bersumber pada pelajaran Tabernakel.

Perlu dimengerti bahwa Umat Israel keluar dari negeri Mesir telah dipimpin oleh tiang awan pada waktu siang dan tiang api pada waktu malam dan di padang belantara tatkala mereka melewati laut Kolsom, Allah memerintahkan mereka membuat Tabernakel, dimana Umat Israel bersekutu dengan Tuhan dan Tabernakel diusung berpindah-pindah sampai Umat Israel tembus masuk ke Tanah Kanaan.

Adapun pelajaran ini diwahyukan oleh Tuhan sebelum Perang Dunia ke II kepada almarhum Pdt. V. C. Van Gessel yang menjadi ketua dari Gereja Pentakosta di Indonesia. Menjadi studi khusus (penggalian) dari beliau dan pelajaran ini mulai berkembang pada tahun 1950 akan tetapi beberapa rahasia penting belum diungkapkan.

Hamba-hamba Tuhan seperti D. L. Mody, Torrey, John de Heer pada abad ke XVIII – XIX telah menyusun ringkas pelajaran Tabernakel dan mulai beredar pada tahun 1912. Pelajaran Tabernakel ini adalah pendahuluan dari pembukaan rahasia-rahasia besar. Tabernakel adalah suatu patron (pola) bagi umat Kristen  atau gereja penganten. Dengan pelajaran Tabernakel, pelajaran Penganten lebih jelas.

SUSUNAN TABERNAKEL

Dengan memahami rahasia pelajaran Tabernakel ini maka rahasia    dan    jalannya  menyempurnaan  gereja Tuhan

dapat dimengerti.

Beberapa susunan daripada alat Tabernakel sebagai kaca pembesar untuk menjadi ukuran Rohani bagi Gereja Tuhan yang penting yang perlu diketahui yakni :

  1. A.    KAMAR MAHA SUCI

 

  1. 1.    Peti Perjanjian

Menunjuk pada kesempurnaan atau perubahan gereja Tuhan Yesus Kristus artinya : kalau gereja Tuhan sudah melihat kemuliaan baru disempurnakan dan akan menerima ajaran-ajaran langsung dari Tuhan.

  1. 2.    Tirai

Merobek hawa nafsu daging atau menunjuk pada penyaliban  daging.

  1. B.    KAMAR SUCI

 

  1. 1.        Mezbah Dupa

Menunjuk pada doa dan penyembahan.

  1. 2.        Meja Roti Pertunjukan

Menunjuk pada persekutuan dengan Firman Allah dan Perjamuan Suci.

  1. 3.        Pelita Emas

Menunjuk pada pekerjaan Roh yaitu karunia-karunia Roh, jawatan Tuhan, dan buah-buah Roh.

  1. 4.        Pintu Kemah

Menunjuk pada Baptisan Roh dan Kepenuhan Roh

  1. C.    HALAMAN / BAGIAN LUAR

 

  1. 1.       Kolam Pembasuhan

Menunjuk pada Baptisan Air yaitu kematian dan kebangkitan.

  1. 2.       Mezbah Korban Bakaran

Menunjuk pada percaya, bertobat, keluarkan buah pertobatan dan bersaksi.

  1. 3.       Pintu Gerbang

Menerima Tuhan Yesus

  1. 4.       Papan Jenang

Persekutuan antara anak-anak Tuhan/Sidang Jemaat atau salib Kristus.

  1. 5.            Tutupan Kemah

Menunjuk pada perlindungan Tri Tunggal Allah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HALAMAN TABERNAKEL

KELUARAN 27:9-15

 

 

Pengertian Rohani daripada Halaman ini disebut daerah Torat.

Luas tanah daripada Tabernakel ini keseluruhannya ialah 100 x 50 hasta = 5000 hasta atau menunjuk pada 5000 tahun yang terdiri dari :

Ruang Suci                                 =       20x10x10 hasta = 2000 hasta = 2000 tahun.

Ruang Maha Suci                = 10x10x10 hasta = 1000 hasta = 1000 tahun.

Jadi sisa untuk halaman 5000 – 2000 – 1000                                                                                                                   = 2000 tahun.

Di dalam pelajaran Peta Zaman maka ini termasuk :

  1. a.    Zaman Anak – 2000 tahun
  2. b.    Zaman Roh Kudu – 2000 tahun
    1. c.    Masa Damai – 1000 tahun

PETA ZAMAN

Peta Zaman

TABERNAKEL PADANG PASIR

Tabernakel

Zaman Bapa tidak termasuk yaitu 2000 tahun hal ini akan diterangkan. Tabernakel ini dipagari dengan 60 tiang berkeliling yakni 10 tiang dihadapan, 20 tiang disebelah kiri dan kanan, 10 tiang dibelakang. Jumlah pagar ini adalah 60 tiang, tinggi pagar 5 hasta. Panjang dari seluruh pagar itu 300 hasta sehingga luas pagar dan pintu gerbang 5 x 300 = 1500 hasta. Luas kain pagar Halaman ini 1500 hasta ini ada hubungannya dengan masa Torat hanya 1500 tahun.

Adapun kain pagar itu dipikul oleh 60 tiang sayap. 60 tiang atau 60 orang hubungkan dengan Syirul Asyar Solaiman 3:6-10 disebutkan 60 halaman. 60 tiang ini dipotong 4 tiang untuk pintu gerbang sisi 56 tiang. 56 tiang ini silsilah Ibrahim sampai pada Tuhan Yesus Kristus Lukas 3:23-34.

4 tiang ialah 4 injil sepenuh jadi Umat Israel mulai zaman Ibrahim sampai pada Tuhan Yesus Kristus dipagari dan dijaga serta dilindungi oleh Tuhan sampai mereka menerima Tuhan Yesus dengan 4 Injil. Adapun 60 tiang ini berdiri atas kaki tembaga, kepalanya bersalut perak, penahannya tombaknya perak pasah – tembaga.

Tembaga  –  hukuman Ulangan 28:23

Perak       –  kelepasan / ketebusan

Juga 60 tiang menunjuk pada 60 orang yang berdiri atas tanah, tetapi pikirannya memikirkan atas kelepasan atau penebusan.

Sebab itu dikatakan dalam Syirul Asyar Solaiman 60 pahlawan. Dalam pelajaran Wahyu 3 Sidang Filadelfia akan dikemukakan tentang rahasia tiang-tiang ini yang ada hubungannya dengan rahasia Yerusalem baru. Meskipun halaman ini dipagari akan tetapi dalam Wahyu 11:2 halaman ini akan diserahkan kepada orang kafir, rahasianya lihat ungkapan Wahyu 11.

Selama 3000 tahun tanah  Tabernakel ini dipagari.

Tabernakel ini dipagari menunjuk pada zaman Ibrahim 1000 tahun damai. Allah tak suka di campuri dengan barang-barang yang najis sebab Allah adalah Maha Suci. Oleh karena itu dipagari / dilindungi. Mazmur 65:5, Mazmur 84:2-3, 11.

Dalam 2 Korintus 6:17 jadi panggilan ini dimulai daripada Ibrahim keluar dari Urkasdim atau Mesopotamia dimana Candi Babil itu berdiri Kejadian 11.

 

Kejadian 12 panggilan untuk Ibrahim keluar daripada Urkasdim. Sebab itu keturunan Ibrahim masa itu dipagari sampai 1000 tahun Masa Damai. Halaman yang luasnya 2000 hasta atau 2000 tahun menunjukkan pada zaman Torat dan nabi-nabi yang biasa disebutkan gereja Israel.

Gereja Israel artinya satu bangsa yang dipanggil khusus menjadi umat Allah. Sebab itu Tuhan berjanji pada turunan Ibrahim bahwa mereka tidak bisa kawin dengan orang kafir.

Luas Kamar Suci ada 2000 hasta, yang disebutkan zaman gereja atau zaman Roh Suci. Zaman Roh Suci biasanya juga disebut zaman Anugrah, diperuntukkan untuk seluruh bangsa yang ditebus dengan darah Tuhan Yesus perwujudan dari Yahya 1:29.

Jadi ketebusan ini bukan khusus untuk bangsa Israel tapi seluruh bangsa.

Ruang Maha Suci luasnya = 1000 hasta.

Ini menunjuk pada kerajaan 1000 tahun masa damai dimana Kristus menunjuk sebagai Raja atas segala raja. Kenapa disebutkan 1000 tahun masa damai karena Iblis dibelenggu. Wahyu 20 luas kain pagar dan pintu gerbang 1500 hasta atau 1500 tahun. Zaman Torat atau kebenaran Torat diamalkan Matius 5:17, Rum 7:7-12.

Luas tanah yang dipagari adalah 5000 hasta yaitu mulai zaman Ibrahim sampai pada masa 1000 tahun masa damai diatas tanah yang dipagari berdiri satu kemah yang panjangnya 30 hasta lebar 10 hasta luasnya 3000 hasta atau 3000 tahun mulai dari Tuhan Yesus Kristus disalib sampai 1000 tahun masa damai. Panjang pagar halaman Tabernakel itu 300 hasta atau 300 tahun – angka kesetiaan, penyaliban diri atau penyangkalan diri. Contoh Kejadian 5:22 dimana Henoch hidup setia dengan Tuhan selama 300 tahun dimana ia tidak mencari kesenangan diri sendiri tetapi menyangkal diri karena Tuhan.

 

Hakim-hakim 7:5-7 – 300 orang yang dipilih oleh Gideon dari 3200 orang sisa 300 yaitu orang yang menghirup air dari tangan, merekalah yang terpakai. Sebab itu orang-orang yang mau masuk halaman ialah orang-orang yang suka sangkal diri yaitu berpisah dari dunia dan ini merupakan langkah pertama sebab itu maju terus sampai sempurna. Halaman seringkali kotor. Oleh karena itu kabar halaman ini harus berhati-hati karena orang yang hidup dalam halaman ini disebut iman halaman seringkali terpengaruh dengan pelajaran akal-akal manusia dan penghidupannya seringkali kotor dimuka Tuhan. Untuk masuk dalam halaman tidak dituntut basuh kaki tapi masuk Kamar Suci dituntut.

Tapi orang yang masuk halaman tanpa cuci kaki tidak akan mati. Dalam pelajaran halaman hubungkan dengan Matius 24:19 (perempuan yang mengandung). Pelajaran Halaman ini hanya mementingkan pertobatan secara lahiria saja. Batas penerimaannya hanya sampai pada Baptisan Air tapi tak mengerti tentang Baptisan Roh. Kisah Para Rasul 19:1-3. Pelajaran Halaman adalah pelajaran yang tidak mau maju lagi untuk selanjutnya. Perkara-perkara Roh mereka tidak mengerti. Karena itu Tuhan Yesus berkata kepada kamu mengetahui Rahasia Kerajaan Allah tapi mereka tidak.

Didalam halaman terdapat 2 (dua) alat yaitu :

 

  1. Mezbah Korban Bakaran
  2. Kolam Pembasuhan yang akan diajarkan tersendiri.

Minyak Urapan

Minyak siraman yang suci atau urapan didalam Keluaran 30:22-33.

Pembuatannya ditentukan oleh Tuhan yang mempunya pengertian Rohani yaitu diurapi atau dipenuhi menunjuk pada Pekerjaan Roh Suci.

  1. Campuran Minyak Urapan ditentukan sebagai berikut :
    1. Getah Mur 500 syikal
    2. Kayu Manis 250 syikal
    3. Dringu 250 syikal
    4. Kulit Teja 500 syikal
    5. Minyak Zait setakar

Ini dikerjakan menurut apoteker. Jadi pembuatan minyak ini tidak boleh ditiru tetapi dibuat menurut petunjuk dari Tuhan sebab apabila ada orang yang meniru dia akan ditumpas, demikian juga dalam Pelajaran Roh Suci dalam urapan tidak boleh ditiru. Sebab itu waspadalah terus.

  1. Dalam Keluaran 30:26-30.

Adapun minyak ini diperuntukkan untuk menyiram semua alat-alat Tabernakel mulai dari Peti Perjanjian sampai pada Mezbah Korban Bakaran dan kedua untuk Imam-imam dan Imam Besar yang mengerjakan imamat. Tidak boleh disiramkan sembarang tempat kecuali yang ditentukan oleh Tuhan sendiri.

 

Peraturan-peraturan yang mengenai minyak urapan :

  1. Minyak ini hanya buat Tuhan

2.Tidak boleh disiram atas tubuh manusia, kecuali yang ditentukan oleh Tuhan.

  1. Tidak boleh ditiru
  2. Kesucian adanya

Orang yang meniru atau membubuh diatas daging akan ditumpas oleh Allah. Ini menunjukkan yang meniru Pekerjaan Roh karena kepentingan daging akan ditumpas oleh Allah. Sama dengan membawa api palsu seperti perbuatan anak-anak Harun, mereka itu ditumpas oleh sebab itu dilarang keras menyalahgunakan pemberian Tuhan. Orang yang menjamah minyak menjadi suci. Ingatlah Pekerjaan Roh adalah menyucikan dan menguduskan kita Rum 15:16 yang berbunyi : “Supaya aku menjadi pesuruh Kristus Yesus untuk orang kafir, akan mengerjakan pakerjaan yang suci tentang Injil  Allah, supaya orang kafir itu menjadi suatu persembahan yang berkenan kepada Allah yang disucikan oleh Rohulkudus”.

Sifat-Sifat Dari Minyak

  1. Kegemukan Minyak Mazmur 23 : 5.

Ini adalah suatu kesaksian Raja Daud tentang minyak itu atau tentang Rahasia penyiraman. Raja Daud diurapi sampai 2 kali dengan minyak, perhatikan 1 Semuel 16:13 dan 2 Semuel 5:3. Disini kita melihat bahwa tatkala Raja Daud dipanggil untuk menggantikan Raja Saul, dia disiram dengan minyak oleh Nabi Semuel. Tatkala ia dilantik menjadi Raja Israel Daud diurapi kembali.

Perhatikan bahwa Tuhan Yesus 2 kali diurapi yakni :

  1. Urapan dari Sorga Matius 3:16-17
  2. Diurapi dengan minyak Narwastu 2kali oleh perempuan.

Perhatikan rambut diminyaki, dia licin dan memberi air muka jadi segar dan bercahaya. Sebab itu apabila kita disirami dengan minyak Roh Suci Kemuliaan Allah nampak pada kita dan muka Rohani kita bercahaya dan senantiasa kita bersukacita walaupun ditengah-tengah aniaya. Contoh Rasul Paulus dipenjara Pilipi.

  1. Kehalusan Minyak  Mazmur 55:22

Disini dinyatakan bahwa kata-kata orang durjana lebih halus daripada minyak, ini merupakan suatu tiruan karena perkataan ini dibikin-bikin atau dibuat-buat karena Firman Tuhan berkata bahwa orang dunia lebih pandai bergaul daripada orang beriman, orang dunia lebih pandai membujuk, dan perkataannya lebih manis daripada orang beriman tetapi munafik !

Minyak halus tapi asli dan tulen itu menunjuk kepada kahalusan orang-orang percaya dimana perkataannya selalu menjadi berkat. Kita bandingkan saja dengan emas tulen dan emas jati. Emas tulen walaupun jatuh dalam lumpur tetap emas. Demikian juga dengan orang-orang yang telah diurapi oleh Tuhan dimana dia berada, tetap menjadi berkat atau surat yang terbuka. Tetap menyatakan sinar hidup karena ia telah diurapi oleh Tuhan. Oleh sebab itu minyak Rohulkudus membuat setiap orang jadi halus, perangainya dan kehidupannya. Kehidupannya yang lama ditinggalkannya dan kehidupan baru daripada Kristus nampak itulah siraman minyak urapan sorga.  Minyak Roh suci memberi sejahtera kepada kita Matius 11:28-30. Tuhan Yesus adalah halus hatinya. Demikian juga Roh suci menghaluskan kita. Bilangan 12:3 disini dikatakan bahwa hati Musa sangat lembut daripada semua hati orang. Musa bayangan Tuhan Yesus.

 

  1. Cahaya minyak  Mazmur 104:15

Contoh : Muka Musa bercahaya Keluaran 34:30. Setelah Musa berpuasa 40 hari 40 malam mukanya bercahaya sehingga umat Israel menjadi takut, apabila nampak wajah daripada Musa karena telah ada persekutuan dengan Tuhan.

Oleh karena itu orang yang berpuasa dengan sesungguhnya mukanya akan bercahaya. Sebab itu orang yang berpuasa jangan ikut-ikutan tapi dengan sesungguh-sungguhnya

Dalam Matius 17:2 muka Tuhan Yesus bercahaya tatkala bersekutu dengan BapaNya. Begitu juga orang yang benar mukanya bercahaya Matius 13:43.

  1. Minyak menggirangkan  Amos 27:9

Setiap anak-anak Tuhan yang diurapi oleh Roh suci ada kegirangan sebab Roh suci singkirkan semua kesusahan.

Hendaklah diketahui bahwa Tuhan Yesus adalah buah Zait Israel. Hendaklah juga kita tahu bahwa untuk membuat minyak zait itu diambil dari buah zait dimana prosesnya yaitu :

–      Ditumbuk

–      Diperas

–      Dimasak

Baru keluar minyak zait. Minyak zait ini di pergunakan untuk Tabernakel. Demikian juga Tuhan Yesus sebagai buah Zait Israel.

Melalui proses seperti pembuatan minyak zait dimana Ia ditangkap di Bukit Zaitun, dan mati di Joljuta dengan matinya itu maka keluarlah Roh suci.

  1. Bau Harum Minyak, Syirul Asyar Solaiman 4:10, Yahya 12:3

Oleh karena itu orang yang telah diurapi dengan minyak Roh suci akan jadi seperti minyak bau-bauan. Orang yang memakai minyak bau-bauan sangat menarik orang lain. Oleh karena itu setiap orang yang sudah beroleh karunia-karunia Roh menjadi kesukaan orang.

Pengurapan Raja-raja dan Imam-imam dengan minyak :

  1. Harun diurapi Mazmur 133:1-2
  2. Saul diurapi I Semuel 10:1-10
  3. Daud diurapi I Semuel 16:1-13
  4. Solaiman diurapi I Raja-raja 9:39

Orang pilihan akan di jadikan Imam-imam Wahyu 20:6, Wahyu 5:10, Wahyu 1:6, 1 Petrus 2 : 9. Untuk jadi Raja-raja dan Imam-imam kita perlu diurapi oleh Roh Suci. Tanpa urapan kita tidak bisa jadi Imam-imam dan Raja-raja.

 

 

Pengertian Rohani Dari Hal Rempah

 

1.Getah Mur Keluaran 30 : 23

Getah Mur adalah wangi yang diperoleh dari pohon mur dengan jalan dilukai kulitnya seperti pohon karet. Getahnya keluar tapi rasanya pahit sekali. Demikian juga Tuhan Yesus disalib keluar bau yang sedap karena darahnya keluar seperti getah mur karena mengerjakan ketebusan daripada manusia yang jatuh dalam dosa dan mengurapi dengan Roh Suci. Oleh karena itu orang yang diurapi dengan Roh Suci bagaikan mur yang sedap dan berbau harum karena penuh dengan suasana salib dan luka-luka Yesus ini menunjukkan pada cinta Yesus.

2.  Kayu Manis Amsal Sulaiman 7:17, Keluaran 30:23 dan Syirul Asyar Solaiman  4:14

Adapun kayu manis ini selain daripada bahan rempah-rempah untuk minyak urapan juga untuk rempah-rempah tempat tidur agar sedap baunya.

Apabila kita memasuki kamar orang-orang kaya tempat tidurnya berbau harum. Ini menunjuk lambang daripada Cinta Kasih Allah. Kayu manis ini adalah daya kesembuhan / salah satu bahan obat. Kayu manis ini diambil daripada kulit pohonnya yang dikupas.

Kesembuhan dalam tubuhnya dengan jalan Tuhan Yesus di kuliti dikemuncak Gunung Joljuta. Kesembuhan itu datang akibat bilurnya dan dalam Perjamuan Suci yaitu pemecahan roti dan minum air anggur.

 

3.Deringu Keluaran 30:23

Semacam akar pahit tapi wangi. Sekali-kali tumbuh ditempat yang kering yang berguna juga sebagai obat. Jadi ini menunjukkan pada Kuasa kesembuhan. Kuasa Kesembuhan Tuhan Yesus datangnya daripada salib. Salib adalah pahit dirasakan oleh tubuh tapi manis dan harum Rohaninya, juga kepahitan dosa hilang dengan salib tapi ada kesembuhan Rohani.

4.Kulit Teja Keluaran 30 : 24

Semacam kayu manis tetapi lebih manis dan harum daripada kayu manis

  • Kayu manis lambang Cinta Allah
  • Kulit teja lambang Rahmat Allah

Batas Cinta Allah ialah Rahmat, sebab itu siapa yang tidak menerima Rahmat dan Kemurahan Allah dia tidak dibenarkan. Sekarang adalah Zaman Kemurahan atau Zaman Anugrah dimana Rahmat Allah dinyatakan (2000 tahun zaman gereja). Oleh sebab itu orang yang menerima Rahmatnya dan Kemurahan Allah dia akan dibenarkan.

Semua rempah-rempah tersebut diatas harus dicampur dengan minyak zait yang diambil dari pohon zait. Minyak zait tidak berbau harum.

Tapi kalau sudah di taruh keempat rempah-rempah tadi dan dicampur barulah berbau harum. Minyak zait adalah kelakuan dari Rohulkudus. Ini menunjukkan pada korban Tuhan Yesus. Tanpa pengorbanan Tuhan Yesus Kristus maka kita tak dapat minyak Roh Suci yang bau harum itu yang membawa kita kepada Karunia-karunia Rohani yang membawa persekutuan dengan Tuhan.

Dalam Keluaran 30:33 maka rempah-rempah ini tak boleh ditiru dia akan ditumpas. Sebab itu hati-hatilah orang yang meniru pekerjaan Roh Suci seperti gerakan, api, suara, bahasa-bahasa asing, nubuat, penglihatan, mazmur.

Ada anak-anak Tuhan yang suka menerima hal-hal tersebut diatas. Akibatnya dia akan ditumpas. Minyak urapan tidak boleh disiram diatas daging, artinya : orang-orang yang hidup dalam hawa napsu daging tak bisa dipenuhi dengan Roh Suci. Dan orang yang sudah dipenuhi oleh Roh Suci dan kembali kepada hawa napsu daging Roh Suci akan meninggalkan.

Takaran rempah-rempah ialah 500 + 250 + 250 + 500 = 1500 syikal.    ½ syikal rempah-rempah menunjuk pada 1 tahun.

1500 syikal = 3000 x ½ syikal. 3000 tahun ini menunjuk pada masa 3000 tahun lamanya dalam masa urapan Roh suci yakni 2000 tahun zaman Roh suci dan 1000 tahun Kerajaan Allah. Kalau 2000 tahun zaman Roh Suci. Kita memandang Tuhan seperti cermin yang kelam, tetapi dalam 1000 tahun Masa Damai kita akan berhadapan muka dengan muka dengan Tuhan 1Korintus 13:12 perhatikan dalam Keluaran 30:10-16 tiap-tiap orang Israel harus beri ½ syikal. 1500 syikal = 3000 x ½ syikal. Dan urapan minyak ini hanya untuk Tuhan oleh karena itu Roh Suci dan karunia-karuniaNya hanya untuk mempermuliakan namanya Tuhan Yesus bukan untuk diri sendiri dan tidak untuk dipamerkan.

Oleh karena itu siapa yang meniru akan ditumpas. Siapa yang meniru akan Roh Suci dan Karunia-karunia Rohani akan ditumpas dan ia akan mati Rohani. Ingat Iblis dan manusia suka meniru, sebab itu waspada.

A. Getah mur  menunjuk pada Cinta Yesus

B. Kayu manis bayangan Cinta Allah

C. Dringu bayangan Kuasa Kesembuhan

D. Kulit teja bayangan Rahmat Allah

E. Minyak bayangan Roh suci.

Cinta Yesus, Rahmat Allah, Kuasa Kesembuhan datang daripada Tuhan Yesus adalah hasil daripada pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib untuk Gereja.

Dan dengan ini Roh Suci  sebagai Minyak Zait dan membawa keharuman bagi Gereja Tuhan dan persekutuan dengan Tuhan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PINTU GERBANG

 

KELUARAN 27:16

“Maka pada Pintu Halaman itu akan ada suatu tabir dua puluh hasta panjangnya, daripada bisus yang berwarna biru laut dan ungu dan kirmizi, perbuatan yang bersuji, serta dengan empat batang tiangnya dan empat kakinya”.

 

Keluaran 38:18 berbunyi : “Maka pada tudung pintu halaman itu suatu perbuatan yang bersuji, daripada benang yang biru laut dan ungu dan kirmizi warnanya dan daripada benang bisus yang dipintal, panjangnya dua puluh hasta dan tingginya sama dengan lebarnya adalah lima hasta, setuju dengan segala layar pagar halaman itu”.

intu Gerbang dalam Tabenakel menunjuk pada menerima Tuhan  Yesus  Kristus.  Pada  pintu gerbang ini

ada 4 tiang dan 4 kaki.

Pengertian rohani dari menerima Tuhan Yesus menurut 4 tiang ini terdiri dari :

  1. Tabir yang terdiri dari 4 warna, yaitu : Ungu, Biru, Merah, Putih.

Rahasia dari 4 tabir ini ialah  :

  1. Warna Ungu berbicara tentang Kemuliaan Yesus sebagai Raja
  2. Warna Biru berbicara tentang        Kuasa kebangkitan Yesus Kristus sebagai Hamba
  3. Warna Merah berbicara tentang     Sengsara Yesus Kristus sebagai anak manusia
  4. Warna Putih berbicara tentang       Kebenaran, kesucian Yesus sebagai Anak Allah
  1. Empat Tiang

Empat Tiang ini menunjuk pada 4 Injil Sepenuh yakni : Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yahya berarti menerima Tuhan Yesus Kristus berarti menerima 4 Injil Sepenuh.

Lukisan 4 Injil dalam bentuk Salib yakni :

MATIUS – RAJA

MARKUS – HAMBA

LUKAS – ANAK MANUSIA

YOHANES – ANAK ALLAH

                GAMBAR SALIB

Salib berarti menunjuk pada keempat penjuru berarti 4 Injil untuk 4 penjuru alam yang menyaksikan tentang kabar kesukaan untuk 4 penjuru alam Matius 24: 14 yang berbunyi : “Maka Injil Kerajaan ini akan dimasyurkan didalam seluruh dunia ini akan menjadi suatu kesaksian bagi segala bangsa, kemudian daripada itu, baharulah tiba kesudahannya”.

Pintu Gerbang : adalah  bahagian paling depan untuk masuk dalam Tabernakel. Oleh karena itu, pintu itu disebut Pintunya Anak yaitu Tuhan Yesus Kristus. Sebab itu dikatakan dalam Yahya 14:6 berbunyi : “Aku inilah jalan dan kebenaran dan hidup, seorangpun tiada sampai kepada Bapa kecuali dengan Aku” dan Yahya 10 :9-10.

Oleh karena itu setiap orang yang telah menerima Kristus dan 4 Injil masuklah ia dalam Tabernakel Allah, dimana mulai pada saat itu dia dipelihara oleh Roh Allah. Tanpa melalui pintu ini ia digelar pencuri atau penyamun.

Pintu Gerbang itu terdiri dari Panjang 20 hasta, lebar 5 hasta dan 4 macam warna digantung pada 4 tiang kayu penaga yang berkepala perak dan berkaki tembaga.

PERAK                 berbicara tentang  KETEBUSAN

TEMBAGA            berbicara tentang  PENGHUKUMAN

Tiang-tiang kiri kanan ditahan oleh 2 tali diikat pada 2 pasak tembaga dipersatukan oleh kaki perak Keluaran 27:16, Keluaran 38:18-19.

Tali perak menunjuk pada tali cinta persaudaraan Rum 8: 35-39, Kolose 3:14 yang berbunyi  : “Tetapi yang terutama daripada sekaliannya itu kasih, yang menjadi pengikat kesempurnaan”.

Kita sekarang memasuki Pintu Gerbang Rohani Ibrani 10:1. Sebagaimana telah diterangkan diatas tentang perngertian pintu yang sebenarnya yaitu pada Yahya 10:9-10, Yahya 14:6.

Dalam Tabernakel ini ada 3 Pintu masuk :

  1. Pintu Gerbang         ®       Tuhan Yesus Kristus
  2. Pintu Kemah           ®       Rohulkudus
  3. Pintu Tirai               ®       Allah

Sifat daripada Pintu ialah dibuka dan ditutup

Semasa pintu kemurahan Allah masih terbuka biarlah kita mengerti maksud Allah itu. Perhatikan Kejadian 3:24 yang berbunyi : “Lalu dihalaukannya manusia itu keluar dan ditaruhnya beberapa kerubiun arah kesebelah timur taman Eden itu serta dengan sebilah mata pedang yang bernyala-nyala dan yang dilayamkan akan menunggui jalan kepada pohon alhayat itu adanya”.

Pintu Firdaus tertutup untuk Adam dan Hawa selama-lamanya dengan kata lain sampai Adam dan Hawa mati, Adam dan Hawa tak dapat lagi masuk ke Taman Firdaus, Kejadian 6:3 yang berbunyi : “Maka firman Tuhan : Bahwa Rohku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun”. Perhatikan bahtera Nuh dalam Kejadian 7:16 maka Tuhan menutup Pintu Bahtera, berarti orang dalam bahtera akan selamat tapi orang yang diluar bahtera akan binasa.

Begitu juga orang yang masuk Tabernakel Allah, tapi orang yang diluar Tabernakel Allah akan binasa. Dalam Matius 25:10 Pintu Penganten tertutup bagi 5 anak dara yang bodoh dan didalam Wahyu 4:1. Pintu Sorga terbuka bagi Rasul Yahya, dalam 2 Korintus 12:4, Pintu Firdaus terbuka bagi Rasul Paulus. Dalam Wahyu 3:7 kunci ini yaitu kunci Daud yang dipegang oleh Tuhan Yesus. Memperhatikan semua ini apabila orang yang diluar Tabernakel akan binasa atau diluar Tuhan Yesus akan terhukum Yahya 3:18. Daud menamakan Pintu Gerbang ini dalam Mazmur 100:4, Mazmur 118:20  inilah Pintu Gerbang. Apabila kita masuk melalui pintu maka kita disebut orang yang benar (orang yang dibenarkan).

Tentang kain pintu yang 4 warna

Keempat warna ini melukiskan kehidupan Tuhan Yesus Kristus selama berada dibumi dan ini sama dengan warna Pintu Kemah, Pintu Tirai, selimut Tabernakel dan pakaian Imam Besar.

4 warna ini adalah lukisan 4 Injil yang menggambarkan kehidupan Tuhan Yesus Kristus di bumi.

¨      Ungu

Adalah menunjuk pada Injil Matius yang mempunyai daftar keturunan dan Injil Matius ini menyaksikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Raja.

¨      Biru Laut

Injil Markus menunjuk pada Tuhan Yesus Kristus sebagai Hamba tidak bersilsilah

¨      Merah Kirmizi

Injil Lukas yaitu Tuhan Yesus Kristus sebagai anak manusia dan bersilsilah. Daftar keturunan Tuhan Yesus dari anak Adam sampai Anak Allah secara manusia Lukas 3:25-38

¨      Bisus Putih

Injil Yahya menunjuk Tuhan Yesus sebagai Anak Allah tidak mempunyai daftar keturunan karena Ia dari kekal sampai kekal Ibrani 7:3

Dalam Yahya 3:16, 1 Yahya 3:16, 1 Yahya 5:11-12 Allah mengaruniakan Dia yaitu Tuhan Yesus Kristus kepada kita supaya apabila kita terima Dia kita  akan selamat. Terima Dia adalah berarti terima 4 Injil sepenuh dan terima Firman karena Dia adalah Firman berarti menerima seluruh FirmanNya.

Kalau kita terima Tuhan Yesus Kristus berarti kita terima Dia selaku :

  1. Raja atas segala raja, kita yang hidup didalam dosa sehingga iblis jadi raja atas kehidupan kita tetapi Tuhan Yesus Kristus datang kedalam dunia ini melepaskan kita dari Raja Kegelapan dan Dia menjadi Raja kita dan kemudian kita dijadikan Raja pula Wahyu 5:10.

 

  1. b.    Hamba

Kita yang menjadi hamba dosa tapi Tuhan Yesus sudah datang membayar kita atau menebus kita daripada hamba dosa dan menjadikan hamba Allah untuk melayani Pilipi 2:5-8, Matius 20:28.

Oleh karena itu kita harus melayani Tuhan yaitu melakukan kehendaknya dan melakukan pekerjaanNya, Rum 6:11-12.

 

  1. c.    Anak Manusia

Manusia yang mengalami sengsara akibat daripada dosa Kejadian 3:18-19 tetapi Tuhan Yesus sebagai anak manusia telah menanggung sengsara ganti kita. 2 Korintus 5:21 supaya kita dapat menanggung sengsara karena namaNya I Petrus 4:12-16.

  1. d.    Anak Allah

Kita yang bukannya Anak Allah akibat daripada dosa tetapi Dia sudah datang sebagai Anak Allah yakni Kalam yang menjadi daging hidup dalam kesucian dan kebenaran Allah supaya kita menjadi anak Allah yang hidup suci dan benar dihadapan Allah Yahya 1:11-13, I Petrus 1:13-17, Galatia 3:26.

Kalau kita telah menerima Tuhan Yesus Kristus maka:

–      KorbanNya jadi alasan iman kita

–      KehidupanNya jadi ukuran kita yang tidak pandang orang

–      FirmanNya jadi guru kita

–      NamaNya jadi senjata peperangan (dalam Nama Tuhan Yesus Kristus)

–      OknumNya jadi objek penyembahan

–      WajahNya jadi kegemaran jiwa kita.

Oleh karena itu setiap orang yang menerima Kristus ingin melihat wajah Kristus.

3.  PROSES PEMBUATAN TIANG

Arti tiang adalah menunjuk pada Anak-anak Tuhan yang sungguh atau Hamba-hamba Tuhan perhatikan Mazmur 75:4, Galatia 2:9, I Timotius 3:15. Tiang ini diambil daripada Kayu Kasar Hutan menjadi kayu yang hidup dan apabila diambil menjadi tiang mengalami proses:

a. Ditebang

b. Diukur

c. Digergaji

d. Dikupas

e. Diketam

f. Dibentuk

g. Disempurakan

Pembangunan Kabah Zerubabil diambil dari Gunung Libanon. Disana diproses terlebih dahulu baru dibawa ke Yerusalem 1 Korintus 9 – harus mengalami proses seperti kayu yang menjadi tiang yang diproses oleh Kebenaran Firman Allah.

Oleh karena itu setiap Anak-anak Tuhan yang dipilih itu akan menjadi tiang Rumah Tuhan harus mengalami proses-proses seperti kayu, yang mengalami proses oleh kebenaran Firman Allah.

Oleh karena itu Tuhan Yesus berkata kepada murid-muridNya barang siapa yang mengikut Aku haruslah ia menyangkal dirinya Lukas 9:23, Matius 10:38. Bahkan kalau ikut Yesus harus ikut teladan Kristus 1 Korintus 11:1, Amsal 9:1-7. Dimana dinyatakan tentang Rahasia Gereja Penganten dalam 1 Timotius 3:15 kita harus menjadi tiang-tiang kebenaran yang kuat dalam Rumah Allah. Dalam     Wahyu 3:12 – orang yang menang akan menjadi tiang dalam Yerusalem baru. Tidak semua orang menjadi tiang dalam Yerusalem baru kecuali mereka itu masuk dalam Gereja Penganten bandingkan dengan Wahyu 2 dan Wahyu 3.

Dari ketujuh sidang dalam Wahyu 3 itu hanya sidang jemaat Filadelfia yang menjadi tiang. Sidang Filadelfia adalah sidang yang menerima Kabar Penganten dan mempraktekkannya. Tiang adalah alat penahan bagian dari rumah, bahkan ia itu menjadi kekuatan rumah. Kalau tidak ada tiang rumah itu tidak akan jadi. Oleh karena itu apabila menjadi tiang Rohani atau Anak-anak Tuhan/Hamba-hamba Tuhan bahkan segala pikiran, tenaga, kekuatan dipergunakan untuk Tuhan.

Empat tiang adalah menegakkan Pintu Gerbang. Karena tanpa tiang Pintu Gerbang tak akan berdiri. Kayu yang dipakai untuk Tabernakel ini adalah Kayu Sittim atau Kayu Penaga atau kayu Accasia Keluaran 35:7, Keluaran 25:5.

Kayu Sittim ini adalah Kayu Hutan yang adalah bayangan daging (kemanusiaan kita).

Keadaan dan sifat daripada Kayu ini :

  1. Warna Hitam – warna dosa

Rum 3:10-16 – tak ada daging yang baik, semua hitam dihadapan Allah. Oleh karena itu dalam Pelajaran Tabernakel semua perkakas dipandang daripada sudut Allah (Rohani).

  1. Keras

Sifat daripada kayu yang keras ini menunjuk pada sifat manusia yang keras melawan perintah Allah.

  1. Ringan

Sifat daging kita jikalau ditimbang ringan adanya dan mudah busuk Yesaya 1:6. Oleh karena itu dalam  1 Korintus 15:50. Bahkan daging dan darah tidak dapat mewarisi kerajaan Sorga. Oleh karena itu untuk masuk dalam kerajaan Sorga haruslah kita diubahkan 1Korintus 15:50-53. Kalau kita menjadi kayu Sittimnya Tuhan, kehidupan kita harus dirubah menurut kehendak Allah.

  1. KEPALA

Tiang-tiang kepala adalah perak, perak merupakan kepala tiang, 1 Korintus 11:3, Efesus 5:23. Ini menunjuk kepada Kepala sidang jemaat yaitu Tuhan Yesus Kristus yang jadi Penebus karena Perak menunjuk kepada Penebusan, Yahya 1:29 yang berbunyi : “Pada keesokkan harinya ia nampak Yesus datang kepadanya, lalu katanya : “Lihatlan Anak domba Allah, yang mengangkut dosa isi dunia”, dan dalam 1 Petrus 2:24 yang berbunyi : “Ia sendiri sudah menanggung segala dosa kita didalam tubuhnya didatas kayu salib, supaya kita dimatikan daripada dosa itu lalu hidup bagi hal yang benar, maka dari sebab bilurnya kamu sudah disembuhkan”.

 

  1. TEMBAGA

Tiang-tiang mempunyai kaki tembaga. Tembaga menunjukkan hukuman Allah atas dosa contoh Ulangan 28:23. Langit jadi tembaga artinya Tuhan tidak dengar doa kita, akibat daripada dosa dan kejahatan kita. Bumi jadi besi artinya akan mengalami bala kelaparan bandingkan dengan Bilangan 21:9.

Ular tembaga artinya hukuman atas dosa hubungkan dengan 2 Korintus 5:21, dimana Tuhan Yesus dijadikan dosa karena kita sehingga ia menerima penghukuman karena kita, supaya kita dibenarkan atas dosa dalam Galatia 3:13.

Tuhan Yesus jadi kutuk karena kita (tembaga)

 

1 Korintus 3:11 – Tuhan Yesus adalah alasan atas kaki. Tiang-tiang kaki tembaga adalah Anak / Hamba Tuhan yang sungguh berdiri atas alasan yang kuat (kaki tembaga) yakni pekerjaan Tuhan di kayu salib. Kaki tembaga-hukuman tak ada lagi atas kita Yahya 3:36 dengan jalan pengorbanan Kristus.

Alasan kaki tembaga berdiri atas tanah berarti kita hidup diatas bumi ini adalah manusia yang berasal dari tanah. Oleh karena itu kita harus kembali kepada abu atau tanah Kejadian 2:7, Kejadian 3:19. Sebab itu kita tidak akan mewarisi kerajaan Sorga kalau kita tidak diubahkan karena darah dan daging tidak mewarisi kerajaan Sorga                1 Korintus 15:50-53.

Pelajaran Tabernakel ini adalah hubungan erat dengan Pelajaran 7 Tingkat Iman. Dalam pelajaran 7 Tingkat Iman maka Pintu Gerbang ini = mendengar Firman dan percaya atau terima Tuhan Yesus. Contoh tentang itu ialah panggilan buat Ibrahim dalam Kejadian 12 dan umat Israel keluar dari negeri Mesir.

 

MEZBAH KORBAN BAKARAN

Alat pertama yang kita jumpai apabila kita masuk dalam pintu gerbang ialah Mezbah Korban Bakaran.

Arti Rohani daripada Mezbah Korban Bakaran ialah :

  1. Panggilan
  2. Bertobat
  3. Pengampunan Dosa
  4. Lahir baru
  5. Dibenarkan

Didalam Pelajaran 7 Tingkat Iman termasuk pada menyesal dan bertobat dan mengeluarkan buah-buah Pertobatan. Dalam ukuran memasuki Perjanjian Baru sampai pada Baptisan Yahya. Oleh karena itu ada Baptisan Yahya yang diulangi.

Keterangan tentang Mezbah Korban Bakaran

 

  1. Mezbah Korban Bakaran diperbuat daripada kayu penaga disalut dengan tembaga luar dan dalam.
  2. Panjang 5 hasta, lebar 5 hasta, tinggi 3 hasta (buat gambarnya).
  3. Ada 4 tanduk dan pada ke- 4 daripada sudutnya yang disalut dengan tembaga.
  4. Ada 5 macam alatnya daripada tembaga yaitu :
    1. Periuk
    2. Penyedok
    3. Bokor Percikan Darah
    4. Serampang/garpu
    5. Pembaraan yaitu melayani mezbah atau korban
    6. Pada pertengahan mezbah ini terdapat lantai daripada jala-jala tentunya untuk membakar korban.
    7. Pada keempat penjuru jala-jala ini dibuat 4 gelang tembaga dan dalam gelang itu dimasukkan dua kayu pengusung yang diperbuat daripada kayu penaga disalut dengan tembaga, karena sewaktu-waktu mezbah ini diangkat.
    8. Mezbah Korban Bakaran itu dibuat gerunggung.

Hanya terdapat jala-jala tembaga untuk membakar korban harian, mingguan, bulanan, tahunan. Dalam Wahyu 6:9-11 Rasul Yahya melihat sebuah mezbah dalam sorga dan dibawah disimpan Roh orang-orang yang mati sahid karena Firman Allah dan mereka minta pembalasan kepada YANG MAHA SUCI. Mereka ini adalah orang-orang yang mati sahid mulai dari Habel sampai Gereja Tuhan disempurnakan.

 

Gambar Mezbah Korban Bakaran.

6239248

Pengertian Rohani dari Mezbah Korban Bakaran dan alat-alatnya.

Mezbah Korban Bakaran dalam bahasa latin disebut : ALTAR dalam bahasa Ibrani disebut : MEDZBAH.

  • Ø ALTAR artinya         :  tempat yang tinggi hubungkan Yahya 12:32-33.
  • ARA artinya         :  bernyala, 2  Korintus 5:18-19, 21
    • MEDZBAH artinya  :  tempat sembelih Yahya 1:29. Ini menunjukkan pada salib yaitu tempat korbanNya Yesus.

Jadi Mezbah adalah tempat yang ditinggikan dimana diadakan perdamaian antara Allah dengan manusia dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus atau menunjuk kepada salib di Joljuta dimana Tuhan Yesus Kristus disalibkan sebagai korban yang mendamaikan antara Allah dengan manusia 2 Korintus 5:18-20 dan Kolose 1:20-22.

Mezbah Korban Bakaran ini adalah alat yang pertama dijumpai waktu memasuki halaman melalui pintu sebab yang paling besar arti dalam Ibadat dalam menerima Tuhan Yesus Kristus karena pada salib terjadi :

  1. Pengampunan dosa
  2. Perdamaian dengan Allah
  3. Pembaharuan Hidup
  4. Pembenaran.

Yang kita terima dari salib adalah :

  1. Melepaskan kita dari kuasa setan.
  2. Membenarkan kita daripada dosa dan akibatnya
  3. Memperdamaikan kita dengan diriNya
  4. Menjadikan kita orang baru
  5. Membenarkan kita

Diatas Mezbah Korban Bakaran ini sebagai tempat pembakaran segala binatang yang wajib dikorbankan untuk Allah menurut Peraturan Imamat (5 macam korban) dimana korban itu dibakar sebagai tuntutan Allah pada manusia. Tetapi korban binatang ini telah diganti dengan korbannya Yesus dibukit Joljuta Yahya 1:29 disembelih untuk dosa isi dunia Wahyu 13:8, Yesaya 50:1-7.

Kebaktian Israel tidak berarti kalau tidak disertai korban diatas Mezbah Korban Bakaran (Korban binatang). Mezbah Korban Bakaran hubungkan dengan alat-alat dalam Kamar Maha Suci yaitu Peti Perjanjian sebab darah daripada binatang yang disembelih di Mezbah Korban Bakaran akan dibawa oleh Imam Besar masuk Kamar Suci ke Kamar Maha Suci dan dipercikkannnya 7 kali pada Peti Perjanjian dan darahnya yang sisa itu apabila ia kembali keluar dari Kamar Maha Suci digosokkannya pada Mezbah Dupa barulah dia memberkati kaum berdiri pada Pintu Kemah.

Oleh karena itu Ibadat orang Kristen tidak berarti kalau tanpa salib, sebab salib berhubungan dengan tahta Alah.

Didalam Alkitab Mezbah Korban Bakaran juga disebut :

  1. Mezbah Kayu Penaga

Keluaran 27:1 yang berbunyi : “Arakian, maka hendaklah kau perbuat sebuah mezbahpun daripada kayu penaga, 5 hasta akan panjangnya, dan 5 hasta lebarnya (betul empat persegi mezbah itu) dan 3 hasta tingginya”.

Kayu menunjukkan pada daging atau kemanusiaan. Mezbah disediakan bagi manusia, jadi Mezbah Korban Bakaran berguna bagi manusia yang hidup dalam kedagingan.

  1. Mezbah

 

Keluaran 29:9-12 yang berbunyi : “Kemudian ambillah daripada tempat lembu muda itu, bubuhlah dia dengan jarimu pada tanduk mezbah, dan segala darah yang tinggal itu hendaklah kau curahkan pada kaki mezbah”. ayat 9.

 Tempat sebenarnya untuk pembakaran korban Tempat Perdamaian Allah dan dari Allah untuk umat manusia (Israel) umat Israel Rohani Rum 5:10, 2 Korintus 5:19 dimana kita yang bermusuhan diperdamaikan satu dengan yang lain dengan jalan salib Efesus 2:13.

 

  1. Mezbah Korban Bakaran

 

Keluaran 38:28 yang berbunyi : “Maka daripada seribu tujuh ratus tujuh puluh limna syikal itu diperbuatkannya segala susuh pada tiang-tiang itu dan disalutkannya segala kepala tiang dengan dia dan diperbuatkannya segala tombak akan dia”.

Mezbah Korban Bakaran ini menunjukkan pada Tuhan Yesus dikorbankan diatas kayu salib di bukit Joljuta sebagai korban yang hidup. Sebab itu kita juga harus jadi korban yang hidup Rum 12:1-2.

 

  1. Mezbah Tembaga

 

Keluaran 38:30 yang berbunyi : “Maka daripada itulah diperbuatkannya segala kaki pintu kemah perhimpunan dan mezbah tembaga dan lantai tembaga yang ada padanya, dan segala perkakas mezbah itu”.

Tembaga menunjuk pada penghukuman. Salib Joljuta adalah tempat hukuman disitu dosa dihukum diatas tubuh Tuhan Yesus Kristus supaya kita dibenarkan 2 Korintus 5:21.

 

  1. Mezbah Allah

 

azmur 43:4 yang berbunyi : “Supaya aku sampai kepada mezbah Allah dan kepada Allah yang kesukaanku dan kegemaranku, dan aku memuji akan Dikau dengan kecapi, ya Allah! Ya Allahku !”

Tempat berkorban untuk Allah dan dari Allah berarti Allah punya.

Ingat !, ada pendeta bukan buat Allah tetapi berbuat dirinya, sehingga mezbah ini dipakai untuk berkat memuaskan daging, bukan untuk Allah tapi untuk kepentingan diri sendiri.

  1. Meja Tuhan

 

Maleakhi 1:7,12 yang berbunyi : “Bahwa kamu membawa diatas mezbahKu akan roti yang haram; jikalau kamu bertanya : dengan apa kami mengaibkan Dikau ? dengan ini, bahwa katamu : meja Tuhan itu suatu  kecelaan adanya”. (ayat 7)

“Maka kamu mengaibkan dia katamu : meja Tuhan berkecelaan dan barang yang datang diatasnya itu makanan yang keji”. (ayat 12)

Diatasnya harus diuntukkkan barang yang baik yang patut dan suci untuk Allah,inilah korban yang terpilih, jangan membawa korban kepada Tuhan yang bercacat cela. Korban yang terbaik yang sebenarnya adalah tubuhmu Rum 12:1-2

Pengertian Rohani dari tiap-tiap Mezbah

  1. 1.    Mezbah Kayu Penaga disalut dengan tembaga luar dan dalam.

Tembaga luar adalah berbicara hukum Allah Bapa.

Tembaga dalam adalah berbicara Roh suci.

Kayu Penaga adalah daging atau badan dari Tuhan Yesus Kristus secara manusia.

Kayu dijepit oleh tembaga diluar dan didalam adalah berbicara tentang tubuh kemanusiaan dan tubuh Tuhan Yesus Kristus dijepit oleh hukuman sepenuhnya daripada Allah (Bapa dan Roh suci). Diatas kayu salib karena dosa isi dunia ini Yesaya 53:1-3, Yahya 1:29

 

  1. 2.    Ukuran Mezbah

Panjang dan lebar masing-masing 5 hasta (4 persegi) tinggi 3 hasta.

  • Angka 5 adalah luka dari Tuhan Yesus Kristus
  • Angka 3 adalah Allah Tri Tunggal
  • Angka 4 adalah empat penjuru alam.

Sebab itu sengsara yang diderita oleh Tuhan Yesus Kristus adalah untuk seluruh dunia olehnya kita harus  beritakan sengsara Tuhan ini keempat penjuru alam Markus 16:15-16 yang berbunyi : “Lalu bersabdalah Yesus kepada mereka itu, pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam”. (ayat 15)

“Barang siapa yang percaya dan yang dibaptiskan ialah akan diselamatkan, tetapi barang siapa yang tiada percaya itu, ialah akan dihukumkan”. (ayat 16)

Artinya pengorbanannya harus dikabarkan kepada seluruh dunia supaya segala bangsa mengenal Allah Yesaya 45:22 yang berbunyi : “Berpalinglah dirimu kepadaku, supaya terpeliharalah kamu, hai segala ujng bumi ! karena Akulah Allahmu, tiadalah lagi lain”.

 

  1. 3.    Empat Tanduk Mezbah

Tanduk ini adalah berbicara tentang kuasa Mazmur 18:2-3, Habakuk 3:3-4, Lukas 1:69, Wahyu 5:6.

Empat ini adalah berbicara tentang seluruh dunia ternyata disini Tuhan Yesus sebagai tanduk mezbah yang penuh kuasa. Pada tanduk mezbah digosok darah binatang, ini menunjukkan siapa yang berbuat dosa dengan tidak sengaja lalu datang menjamah tanduk itu maka dosanya diampuni.

Ada kuasa kebangkitan dan atau keampunan untuk seluruh dunia dan orang yang berdosa datang pada salib Tuhan dan mengaku segala dosanya maka ia disucikan oleh Darah Anak Domba Allah Ibrani 9:12 yang berbunyi : “Dan bukannya dengan membawa darah kambing jantan dan anak lembu, melainkan darahnya sendiri, masuklah Ia sekali bagi sekalian kedalam tempat kudus, serta mengerjakan suatu penebusan yang keka”.

Manusia terdiri dari tulang dan daging. Tanduk ini terdiri daripada tulang dan tanduk ini dibungkus dengan tembaga. Kalau mau hidup dalam kuasa kebangkitan daging dan hawa napsu dihukum. Ingat tulang itu bahagian daripada tubuh tempat melekat daging dan memberikan kekuatan daripada tubuh. Ingat orang yang mati dagingnya busuk lalu habis tapi tulangnya tetap ada.

Contoh : tentang pengampunan 1 Raja-raja 1:50 dan 1 Raja-raja 2:28. Tatkala Adonia dan Yoab berbuat dosa dengan Raja Solaiman dan mereka sadar dan lari memegang tanduk mezbah supaya beroleh perlindungan dari Raja Solaiman.

Akan tetapi mereka tidak beroleh keampunan sebab mereka telah berdosa pada Solaiman.

–  Solaiman bayangan Roh Suci

–  Daud bayangan Anak

–  Saul  bayangan Bapa.

Yoab pernah berbuat dosa pada zaman Raja Daud tapi ia tidak dihukum. Tetapi ketika Raja Solaiman menggantikan Daud, Yoab berkomplot dengan Adonia kembali melawan Raja Solaiman. Yoab dan Adonia setelah menghianati Raja Solaiman lari memegang tanduk mezbah untuk meminta kelepasan atau keampunan. Tapi waktu Yoab mau dibunuh oleh Raja Solaiman, walaupun telah memegang tanduk itu. Sebab itu Tuhan Yesus Kristus berkata melawan Bapa dan Anak ada ampunan, tetapi melawan Roh Suci tidak ada ampun Matius 12:31-32. Karena Solaiman adalah bayangan Roh Suci.

  1. 4.    Ada 5 macam alat  daripada tembaga untuk mezbah.

Angka 5  =    angka sengsara

Tembaga =    penghukuman artinya Tuhan Yesus alami sengsara dari Allah pada manusia sebab itu hargakanlah tentang pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.

 

  1. 5.    Ada empat gelang pada sudut Mezbah.

Didalamnya dimasukkan kayu pengusung daripada kayu penaga disalut dengan tembaga supaya sewaktu-waktu dapat dipindahkan apabila ada perintah dari Allah.

Empat – empat penjuru alam.

Kayu Penaga – kemanusiaan

Tembaga – pehukuman

Artinya :  Kabar dari salib Tuhan Yesus Kristus yang diderita oleh Tuhan Yesus Kristus harus dikabarkan ke seluruh dunia oleh Hamba-hamba Tuhan yang hawa napsu dagingnya di hukum atau sudah disalibkan.

Pada Mezbah Korban Bakaran itu ada geronggang yang hanya terdapat pada jala-jala tembaga tepat pada pertengahannya.

Tempat bakar korban yaitu pada pertengahan Mezbah Korban sedangkan tinggi Mezbah Korban 3 hasta.

3 hasta – berarti kalau ada ditengah = 1 ½  hasta. Jadi 1 ½ hasta adalah angka perantara antara sorga dan dunia atau Allah dengan manusia jadi pendamai perhatikan 1 Timotius 2:6 yang berbunyi: “Yang telah menyerahkan Dirinya menjadi tebusan orang sekalian, yaitu suatu kesaksian pada masa yang sudah ditentukan”.

 

4 tanduk mezbah menunjuk pula pada rahasia enam kota perlindungan keluputan (tempat orang yang membunuh tidak sengaja) yaitu orang yang sudah berbuat dosa Keluaran 19:1-13, Yusak 20:1-9.

Ada 6 kota perlindungan yaitu  3 di tanah Palestina bagian dalam dan 3 diseberang Yarden – diluar yaitu :

  1. 1.    Kades artinya tempat suci.

Salib adalah suci oleh karena itu orang yang datang pada salib dia disucikan.

  1. 2.    Sichem artinya punggung atau bahu.

Artinya dosa telah dipikulNya di kayu salib.

  1. 3.    Kirjat Arba,

Kota dari Arba atau kota empat persegi artinya barang siapa yang melarikan diri kepada Tuhan Yesus Kristus dibawa salib satu kali kelak ia masuk dalam kota empat persegi  yaitu Yerusalem Baru.

  1. 4.    Bezer

Adalah biji logam yang mahal harganya menunjukkan bahwa harga ketebusan itu amat mahal harganya, dibeli oleh darah Tuhan Yesus Kristus.

  1. 5.    Ramot

Artinya tempat yang tinggi. Joljuta adalah tempat yang tinggi, dimana Kristus disalibkan untuk masuk ke sorga tempat dari yang maha tinggi yang tidak terhampiri. Oleh karena itu pengakuan Tuhan Yesus di Joljuta akan dibawa masuk ke tempat yang maha tinggi di dalam sorga.

  1. 6.    Golan

Artinya keluar secara besar-besaran.

Barang siapa yang sudah ditebus dosanya di kayu salib akan keluar dari dunia ini seperti Umat Israel dari tanah Mesir dan berlari-larti secara besar-besaran.

Umat Israel yang keluar dari Mesir secara besar-besaran yang dipimpin oleh tiang awan dan tiang api adalah menunjuk pada Gereja Penganten yang keluar secara besar-besaran dengan memakai sayap burung nasar (tiang api dan tiang awan) Wahyu 12:6, 14 yang berbunyi :

“Maka perempuan itupun larilah ke padang belantara; disitu ada suatu tempat disediakan Allah baginya supaya ia dipeliharakan disitu seribu dua ratus enam puluh hari lamanya”. (ayat 6)

“Maka dikaruniakanlah kepada perempuan itu kedua sayap burung nasar yang besar itu, supaya ia dapat terbang kepadang belantara kepada tempatnya, yaitu tempat dipeliharakan di dalam satu masa, dan dua masa, dan setengah masa lamanya, jauh daripada mata ular itu”. (ayat 14).

Orang yang melarikan diri dan berlindung dalam satu kota perlindungan tadi ia harus tinggal disitu sampai Imam Besar mati. Imam Besar kita yaitu Yesus yang sudah mati karena dosa kita. Supaya kita beroleh keluputan dan barang siapa yang percaya akan Dia akan bebas dari penghukuman Yahya 3 :16, 36

Maksudnya Mezbah Korban Bakaran :

  1. Orang berdosa diperdamaikan oleh Allah dengan salib atau korban Tuhan Yesus    Rum 5:10, 2 Korintus 5:19, 1 Yahya 2:2-3, 1 Yahya 4:9-10.

 

  1. Pengampunan dosa hanya terjadi oleh penumpahan darah Ibrani 9:22-28, Ibrani 13:11-12. Diatas Mezbah Korban Bakaran binatang disembelih dan dibakar menunjuk kepada api tuntutan Torat untuk Allah. Untuk kelepasan umat Israel atau penebusan umat Israel diatas kayu salib Tuhan Yesus dikorbankan, tuntutan Allah di genapkan karena manusia. Sebab itu bandingkanlah mana yang lebih besar dan yang sempurna Hukum Torat dengan korban binatang atau Anugerah dan Kebenaran dengan korban Kristus. Yahya 1:17, Yesaya 53:5 berbicara hukum atas Tuhan Yesus Yesaya 53:7 seperti Domba yang disembelih Galatia 3 :13 – Kristus sudah tebus kita dari kutuk Torat.

 

Apa artinya kutuk Torat ? Ulangan 28:15–68.

  1. Segala macam sakit penyakit ayat 21-22, 27-29, 59-61.
  2. Segala macam kesusahan dalam penghidupan ayat 15, 20, 23, 24, 26, 36-38, 62-68

Jadi mereka yang tidak berdiri atas Hukum Torat sewaktu-waktu bala ini jatuh kepada mereka. Tetapi oleh karena kematian Yesus di kayu salib dosa dihapuskan dan kutuk Torat diangkat Galatia 3:13 yang berbunyi :

“Maka Kristus sudah menebus kita daripada kutuk Torat itu dengan menjadi suatu kutuk karena kita karena ada tersurat bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tergantung pada kayu”.

Dan penyakit disembuhkan 1 Petrus 2 :24 yang berbunyi :

“Ia sendiri sudah menanggung segala dosa kita didalam tubuhNya di atas kayu salib supaya kita dimatikan daripada dosa lalu hidup bagi hal yang benar; maka daripada sebab bilurNya kamu sudah disembuhkan”.

 

HASIL SALIB :

  1. Beroleh hidup yang kekal bagi mereka yang berbuat baik Rum 2:7, 10.
  2. Tetapi murka dan geram bagi mereka yang berbuat jahat Rum 2:8-9.

KEADAAN DOSA :

  1. Semua manusia takluk kebawah dosa Rum 3:10-18.
  2. Pengenalan dosa datang daripada Torat Rum 3 : 20, Keluaran 20:1-13. Adalah berbicara tentang 10 hukum. Matius 5 :6-7 adalah 10 hukum untuk Perjanjian Baru.

ARTI DARIPADA DOSA :

  1. Melanggar perintah Allah 1 Yahya 3:4.
  2. Tidak hidup menurut terang yang ada Yakub 4:17.
  3. Tidak percaya kepada Anak Allah Yahya 3:18, Yahya 16:9.
  4. Lebih suka gelap daripada terang Yahya 3:19.

Allah benci dosa dan kontra orang yang berbuat dosa, tetapi menghendaki orang yang berdosa bertobat karena Tuhan datang bukan untuk mencari orang yang benar melainkan orang yang berdosa. Tuhan Yesus telah  mati terima hukuman karena manusia, tetapi kebenaran Allah tuntut hukuman atas dosa Yesaya 53:4-5, 8, Rum 4:25, 2 Korintus 5:21.

Hal-hal yang penting mengenai Mezbah :

I.   Keluaran 20:25-26 – tak boleh pakai tangga supaya tidak kelihatan daging.

Dalam 7 hari berturut-turut kemudian Mezbah Korban Bakaran ini menjadi kesucian diatas segala kesucian oleh karena itu segala sesuatu yang kena mezbah tersebut menjadi suci.

Tujuh (7) kali menunjuk pada zaman penghabisan dan zaman kesempurnaan oleh pengorbanan Tuhan Yesus Kristus diatas kayu salib maka salib jadi suci. Oleh karena apabila kita memegang salib Kristus kita disucikan.

Korban-korban yang dipersembahkan diatas Mezbah Korban Bakaran :

Ada 5 macam korban yang harus dipersembahkan oleh Umat Israel untuk adakan grafirat atau perdamaian antara Allah dan manusia.

Satu korban belum cukup oleh sebab itu Tuhan Yesus mendapat 5 luka ditubuhNya yakni : tangannya dua dipaku, kakinya dua dipaku serta lambung di tusuk, hingga mengeluarkan darah dan air.

Yang dimaksud kelima luka Tuhan Yesus Kristus yang kedua kaki tangan dan lambungnya ditusuk Mazmur 22:17, Yahya 19:34, Yahya 20:25.

 

 

Lima luka Yesus membayangi 5 macam korban :

  1. A.    Korban Bakaran Imamat pasal 1.

Dimana api habiskan korban berarti orang percaya disucikan.

  1. B.    Persembahan makanan Imamat pasal 2

Oleh korban Tuhan Yesus orang percaya dihidupkan.

  1. C.    Korban Syukur Imamat pasal 3

Oleh korban Kristus orang percaya ada syukur.

  1. D.    Korban karena dosa Imamat pasal 4 sampai pasal 5  ayat 13

Korban Tuhan Yesus Kristus hapuskan dosa-dosa kita juga berbicara Rohulkudus bebaskan dosa kita.

Korban pengampunan dosa artinya setiap kali kita minta ampun segala dosa kita 1 Yahya 2:1 yang berbunyi : “Hai anak-anakku, kusuratkan kepadamu supaya jangan kamu berbuat dosa. Dan jikalau barang seorang berbuat dosa, maka kita ada seorang juru syafaat kepada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang benar itu”.

Tetapi jangan kita tinggal dalam dosa sebab itu kebencian Tuhan. Dibuat daripada batu jangan dipahat dimana Tuhan tidak mau daging ikut bantu dalam pekerjaanNya, yaitu akal manusia. Harus dipimpin dengan Rohulkudus.

 

  1. E.    Korban Karena Salah atau pelanggaran (Imamat 5:14 – Imamat 6)

Menunjuk pada pengasihan Allah yang sungguh-sungguh. Kelima korban ini telah Tuhan sudahkan diatas kayu salib Rum 10 :4 yang berbunyi : “Karena Kristus itulah penyudah Torat, menjadi kebenaran bagi tiap-tiap orang yang percaya”.

Karena ini ada hubungan dengan peraturan Hukum Torat akan diterangkan hanya korban bakaran ini ada hubungan dengan Mezbah Korban Bakaran yaitu salib Kristus.

 

Ayat 1

Segala korban itu Allah menentukan peraturan dengan memberi peraturan korban Nya

 

Ayat 2                 

Setiap orang memberi dengan kerelaan hatinya menurut tingkatan 2 Korintus 9:7 yang berbunyi : ”Biarlah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya, jangan dengan duka atau paksa. Karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita”.

¨       Orang kaya – lembu atau kambing

¨       Orang setengah kaya – domba atau kambing (ayat 10)

¨       Orang miskin – burung tekukur atau anak merpati (ayat 11)

 

Ayat 4

Menumpangkan tangan atas korban menunjuk pada perdamaian.

 

Ayat 5

Darah dipercik keliling mezbah.

Darah itulah jiwa

Mezbah itulah salib

Berarti jiwa Kristus berada disekeliling salib perhubungan dengan Dia berada dikaki salib Rum 8:17 yang berbunyi : “Tetapi jikalau anak-anak, maka warislah juga, yaitu waris Allah, dan sewaris dengan Kristus, jikalau kita sama merasa sengsara dengan Dia, supaya sama juga kita dipermuliakan”.

Penghidupan yang sangat suci berada selalu pada salib Kristus. Oleh karena itu apabila kita berada pada salib Kristus kita penuh dengan air mata (hati yang hancur), oleh sebab syukur dalam hati oleh karena korban Kristus akibat daripada dosa-dosa kita.

 

Ayat 6

Korban bakaran dikuliti artinya kemuliaan Kristus dikupaskan oleh karena dosa-dosa kita 2 Korintus 5:2 yang berbunyi : “Karena itulah sebabnya kami mengeluh disini serta rindu hendak bersalut dengan rumah kami yang dari sorga itu”.

Dipotong penggal-penggal artinya Kristus dihancurkan diatas kayu salib Yesaya 53:5 yang berbunyi : “Tetapi Ia sudah kena luka karena sebab segala kesalahan kita, dan Iapun dihancurkan karena sebab segala kejahatan kita; bahwa siksa yang mengadakan selamat bagi kita itu berlaku atas Dia dan oleh segala bilurnya kitapun disembuhkan”.

 

Ayat 7

Api diatas mezbah berbicara tentang sengsara Kristus. Kayu diatas untuk menyalakan api itu menunjuk pada pemahaman sengsara.

Ayat 8-9

¨    Segala penggal korbannya berbicara tentang tubuh:

¨    Kepala berbicara tentang Roh

¨    Isi perut menunjuk pada batin

¨    Paha berbicara tentang lahir

 

Tubuh, Jiwa dan Roh adalah korban sepenuh di atas segala sesuatu yang artinya diserahkan sepenuh. Begitu juga isi perut (batin). Isi perut berbicara tentang makan, minum adalah hawa napsu daging itu harus dicuci dan dibersihkan sama sekali dan harus dihilangkan.

 

Pahanya adalah perjalanan hidup atau lahir. Ini harus dicuci dan dibersihkan berarti tabiat cara batin maupun lahir harus dikorbankan menjadi bau harum bagi Tuhan inilah yang dimaksudkan dalam Rum 12:1-2 yang berbunyi :

“Sebab itu hai saudara-saudaraku, aku mintalah kamu, sebab segala rahmat Allah  mempersembahkan tubuhmu menjadi korban yang hidup lagi kudus dan yang berkenan kepada Allah maka itulah ibadatmu yang patut”. ayat 1.

“Dan janganlah kamu menurut teladan orang dunia ini melainkan ubahkanlah rupamu dengan pembaharuan hatimu, supaya dapat kamu mengenal apa kehendak Allah akan hal yang baik dan yang berkenan dan yang sempurna”.ayat 2

 

Ayat 16-17

Binatang korban yang ketiga dan anak merpati.

Tembolok atau tempat makan berarti isi dalam perut. Bulunya yang terbang menunjuk pada paha. Sayap disebelah dipenggal – tubuh dipenggal. Adapun ketiga ekor binatang yakni : lembu, domba, dan kambing. Burung mengalami serupa juga dihadapan Tuhan. Korban tak ada bedanya.

Bandingkan dengan perempuan janda yang memberikan tentang korban. Tuhan tidak membedakan orang yang memberikan korban tapi yang dilihat oleh Tuhan ialah hati dan kerelaannya. Walaupun ada peraturan  korban itu tetapi yang penting ialah hati kita. Didalam Firman Tuhan tentang hal korban ada yang memakai perpuluhan, ada yang memakai kerelaan hati. Tetapi dikatakan orang yang memberi banyak akan menuai banyak, orang yang memberi sedikit akan menuai sedikit.

 

Contoh :

Dalam Markus 12:41-42 tentang derma perempuan janda dan dalam  Imamat  9:24 yang berbunyi : “Maka dari hadirat Tuhan keluarlah suatu api yang makan habis akan segala korban bakaran dan lemak yang diatas mezbah itu. Demi dilihat oleh orang banyak sekalian akan hal yang demikian, maka bersorak-soraklah mereka itu lalu sujudlah mereka itu dengan mukanya sampai ke bumi”.

Api dari sorga dapat habis segala korban itu.

Dalam 2 Tawarikh 1:3-11 Raja Solaiman mendapat hikmat setelah mempersembahkan seribu ekor domba diatas Mezbah – ayat 6. Tuhan Yesus juga sebagai Hikmat Allah 1 Korintus 1:24 berbunyi : “Tetapi kepada orang yang dipanggil, baik orang Yahudi, baik orang Gerika, Kristus itulah kuasa Allah dan Hikmat Allah”.

Dan Dia korban karena kita dalam 1 Korintus 12:8 yang berbunyi : “Karena kepada seorang dikaruniakan oleh Roh Perkataan Hikmat , dan kepada yang lain Perkataan Marifat menurut kuasa Roh itu juga”.

Karunia Hikmat diberikan pada kita dan sungguh-sungguh menghargai Tuhan Yesus. Dalam 2 Tawarikh 4:1 yang berbunyi : “Maka diperbuatnya lagi sebuah mezbah tembaga, panjangnya dua puluh hasta, dan lebarnya dua puluh hasta dan tingginya sepuluh hasta”.

Raja Solaiman membangun suatu mezbah dalam Kabah di Yerusalem (Kabah Solaiman). Ukurannya 20 x 20 x 10 hasta = 4000 hasta. 1 hasta berbicara tentang 1 tahun, berarti mezbah korban diselenggarakan untuk 4000 tahun dari Adam sampai Tuhan Yesus.

Dari kejatuhan Adam sehingga 4000 tahun kemudian binatang telah disembelih dan dikorbankan untuk keampunan dosa dan berakhir pada Tuhan Yesus sebagai domba sembelihan.

Sesudah 4000 tahun tidak perlu lagi korban binatang, karena Tuhan Yesus berkorban di kayu salib meliputi segala zaman. Sekarang cukup percaya dan terima Tuhan Yesus. Percaya ini dan terima Tuhan Yesus  berarti terima Firman karena Dia Firman juga adanya Yahya 1:1 yang berbunyi : “Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itulah juga Allah”.

Diatas Mezbah Korban terdapat dua perkara :

  1. Api untuk penyucian Yesaya 6:6-7
  2. Darah untuk penyucian dan tebusan Imamat 16:18-19

Banyak darah manusia yang tidak bersalah juga telah menetes sebagai korban karena nama Tuhan Matius 23:35 yang berbunyi : “Supaya tertanggunglah atas kamu segala darah orang benar yang tumpas diatas bumi, yaitu daripada darah Habel yang benar sehingga sampai kepada darah Zakaria anak Barakia, yang telah kamu bunuh diantara rumah Allah dengan tempat korban”.

Dan penjelasan lebih lanjut dapat dibaca dalam sejarah gereja dari zaman datang pada zaman.

II.Keluaran 28: 42-43

Imam Besar melalui Mezbah Korban itu memakai jubah panjang adalah berbicara menuju kepada salib. Dalam melayani pekerjaan Tuhan keinginan daging harus disalib. Daging tidak boleh bersuara lagi tapi Roh.

III.Lantai Jala-jala

Jala-jala ini diperbuat daripada tembaga, adalah berbicara pekerjaan Allah (kutuk Allah) pada salib supaya kita terlepas daripada kutuk Imamat 9:24, 1 Tawarikh 21: 26, 2 Tawarikh 7:1.

Disini dinyalakan api Allah untuk membakar korban dibawah Mezbah ada tanah. Tanah ini menunjuk pada manusia karena manusia dibuat daripada tanah atau asal dari tanah, hasil dari tanah yang diciptakan Allah tapi Roh Allah dihembuskan kepadanya. Manusia adalah ciptaan Allah yang sempurna.

Mezbah adalah bayangan dari 3 perkara yakni :

  1. Abu (manusia) dibawah
  2. Domba ditengah-tengah sebagai korban menunjuk kepada Tuhan Yesus sebagai korban.
  3. Api menunjuk pada Allah Bapa yang membakar korban itu.

Jadi arti rohani sebenarnya yakni : Tuhan Yesus Kristus sebagai domba bakaran telah menghubungkan manusia dengan Allah

 

IV.Dalam garis baru :

Untuk menyucikan Mezbah Korban Bakaran harus diadakan tujuh kali pengorbanan.

Jadi kesimpulannya Mezbah Korban Bakaran berbicara :

  1. Keampunan Dosa
  2. Pertobatan
  3. Perdamaian
  4. Persembahan
    1. Perlindungan
    2. Pertemuan Allah dengan manusia

Demikianlah Rahasia Mezbah Korban Bakaran.

Bersambung……

 

 

 

10 responses to this post.

  1. PujiTuhan atas bantuan Anda untuk menginformasikan mengenai tabernakel.. Tuhan Yesus memberkati.

    Balas

  2. terimakasih untuk penjelasan mengenai tabernakel melalui situs ini saya dapat mengerti dan pahami tentang tabernakel Tuhan yesus memberkati dari yulianus ayorbaba Gereja pentakosta di tanah papua ( GPDP) Jemaat PISGA newi serui papua

    Balas

  3. syalom selamat Malam saya tanya ada materi mengenai musa k

    Balas

  4. syalom selamat malam saya boleh tanya ada materi mengenai pelajaran musa..?? kalau ada bisa kirim ke Facebook nya saya atau langsung ke E-mail nya saya: istiayorbaba@yahoo.co.id

    Balas

  5. Posted by Steve on Maret 16, 2016 at 4:12 pm

    Mohon tanya apakah pengajaran ini sama dengan Kabar Mempelai dari GPT

    Balas

  6. Slamat malam,mohon pencerahan ny.ada yg mau saya tanyakan dalam Tabernakel tentang Tiang-2 di pelataran yg sebanyak 60 tiang seperti yg tertulis dlm makalah.yg saya mau tanyakan tuk posisi sudut itu posisi tiang 1 buah atau 2 buah dng posisi menempel dan makna dr rohani nya.mohon pencerahannya.Tuhan Yesus memberkati.

    Balas

    • Syalom, sy blm menemukan ada ayat yg menjelaskan posisi tiang disudut 1 atau dua, tapi menurut pandangan sy adalah 2. Kita bisa bandingkan dgn papan jenang sudut ada 2 demikian juga dgn makna rohaninya kurang lebih sama. Makasih untuk pertanyaan dan semoga jawaban sy bisa membantu. Tuhan Yesus berkati.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: