TABERNAKEL III

Graphic1

SELIMUT TABERNAKEL

 

Selimut Tabernakel terdiri dari dua selimut yang berukuran 20 x 28.   Dalam   Keluaran  26 : 23    Tirai    digantung

tepat dibawah pengait dari kain tutupan Tabernakel. Pengait-pengait itu mempersatukan 2 bagian besar dari kain penutup Tabernakel, yang masing-masing dibuat dari 5 bagian dari 4 hasta. Jadi tiap bagian dari tutupan itu lebarnya 20 hasta = 4 x 5 hasta.

Kain tutupan pertama menutupi Tabernakel mulai dari pintu Kemah sampai pada Tirai atau 2/3 bagian daripada kemah sembahyang yang merupakan bagian Kamar Suci yaitu 20 hasta.

Bagian daripada tutupan kain yang kedua oleh karena kain tutupan itu 20 hasta lebarnya dan yang harus ditutupi 20 hasta, maka yang sisa 10 hasta tergantung kebawah menutupi papan jenang yang dibelakang yang tingginya 10 hasta juga oleh karena kain penutup masing-masing punya ukuran 28 hasta maka bila ditaruh diatas Tabernakel, akan menutupi 10 hasta dibagian atas, 9 hasta dikiri, 9 hasta dikanan papan jenang menutupi papan jenang.

Didalam Keluaran 26:1-4, Selimut Tabernakel (Penudung Tabernakel) terdiri dari empat bagian :

  1. Keluaran 26:1-6      –     Kain bisus 4 warna (selimut I)
  2. Keluaran 27:7-13     –   Bulu kambing (selimut II)
  3. Keluaran 26:14a      –     Bulu kambing celupan merah (selimut III)
  4. Keluaran 26:14b      –     Kulit mina gajah (selimut IV)

Susunan mulai dari bawah sampai keatas atau dari luar sampai kedalam.

Kulit mina gajah yang paling atas yang ditimpa oleh sinar matahari dan hujan.

Gambar Selimut Tabernakel

coveringsoftabernacle

Selimut I Kain Bisus 4 warna, Keluaran 26:1-6

Ayat 1      Terdiri dari 10 kain yang dibuat daripada benang bisus yang dipintal (putih, biru laut, ungu, merah kirmizi) ditenun dengan ada kerubium.

Ayat 2      Ukuran 1 helai.

Panjang = 20 hasta.

Lebar     = 4 hasta.

Ayat 3      5 helai berhubungan satu dengan yang lain disatu pihak dan 5 hasta..

Ayat 4      Pada tiap-tiap tempat perhubungan 2 kain kelambu ada tali kancing.

Ayat 5      Pada tiap-tiap helai kelambu ada 50 tali kancing yang berhubungan dengan 50 tali kancing dipihak yang lain.

Ayat 6      Dibuat 50 pengait daripada emas yang memperhubungkan 2 pihak kelambu supaya kemah sembahyang jadi satu.

Selimut II – Bulu Kambing Keluaraan 26:7-13

Ayat 7      Dibuat kain kelambu daripada bulu kambing banyaknya 11 helai diatas selimut yang Pertama.

Ayat 8      Ukuran panjang 30 hasta, lebar 4 hasta. Semua sama ukuran

Ayat 9      5 helai hendaklah diperhubungkan jadi satu begitu pula 6 helai lain. ½ helai keenam hendaklah dilabuhkan dengan lipatnya dihadapan pintu kemah

Ayat 10    Dibuat 50 kancing pada tepi kain kelambu pada sisi tepi kelambu. Sehelai pada tepi dia diperhubungkan. Dan 50 tali kancing pada tepi kain kelambu yang lain pada perhubungannya.

Ayat 11    Buat 50 biji pengait daripada tembaga lalu masuk segala pengait dalam tali kancing dan hubungkanlah segenap kemah itu menjadi satu.

Ayat 12    Maka lebihnya kelambu kemah itu yaitu separuhnya yang lebihnya hendaklah diberi berjuntai pada sebelah belakang kemah sembahyang

Ayat 13    Maka sehasta pada sebelah sini dan sehasta pada sebelah sana. Yang lebih pada kelambu kemah hendaklah terjuntai pada sebelah menyebelah kemah sembahyang akan menudungi dia.

Selimut III Bulu kambing celupan merah Keluaran 26:14a

Ayat 14a       – Dibuat daripada bulu kambing celupan

– Ukurannya tidak terbatas

Selimut IV kulit Mina Gajah Keluaran 26:14b

Ayat 14b      –   Dibuat daripada kulit Mina Gajah

–  Ukurannya tidak terbatas

ARTI ROHANI :

 

A.  Selimut Pertama

  • Selimut (Penudung) I kain bisus 4 warna –  kehidupan Kristus dalam 4 Injil
  • Selimut (Penudung) II    bulu kambing  – Roh Kudus
  • Selimut (Penudung) III   bulu kambing celupan merah   –  Allah Anak
  • Selimut (Penudung) IV   kulit mina gajah  –  Allah Bapa

Tabernakel ditudungi 4 selimut / tudung yaitu :

  1. Selimut / Tudung percaya dan perbuatan (suratan Yakub)
  2. Selimut / Tudung Harap dan Kesucian (1 dan 2 Petrus)
  3. Selimut / Tudung Cinta (1 dan 2 Yahya)
  4. Selimut / Tudung Bebas dari hukuman (Yehuda)

Allah Bapa jadi pelindung seperti kulit mina gajah

Allah Anak jadi pelindung dari segala pehukuman

Bulu kambing celupan merah menunjuk Tuhan Yesus jadi korban.

Allah Roh Suci bulu kambing menunjuk suci dan kebenaran adanya

Selimut atau penudung untuk melindungi Rahasia yang terlindung dalam Tabernakel .

Dalam 1 Korintus 11:15, Rambut adalah penudung kepala perempuan dan adalah kemuliaan perempuan.

1 Korintus 11:10 Perempuan harus memakai tudung tanda tunduk kepada malaikat (1. Roh Suci, 2. Setan)

Kepala terdiri dari :

–   Otak besar menunjuk Kamar Suci

–  Otak kecil menunjuk Kamar Maha Suci

Perempuan dalam Alkitab menunjuk pada Gereja Tuhan.

Dalam Gereja Tuhan ada tersembunyi Rahasia yang besar, dunia tak mengetahui Rahasia ini seperti : kita semua tak akan mati tapi akan diubahkan 1 Korintus 15:50-55, 1 Tesalonika 4:13-18 Gereja Tuhan (Gereja Penganten) perlu pakai tudung rohani Roh suci. Perempuan yang ditudung  kepalanya artinya : pikiran harus ditudungi oleh terangnya Roh suci agar supaya pikiran kita dikendalikan oleh Roh kudus.

Ada 2 macam birahi :

–  Birahi rohani

–  Birahi daging (badani) yang mengancam Gereja Tuhan itulah sebabnya harus ditudungi dengan terangnya Roh kudus.

Dunia hanya selalu besarkan birahi badani (daging) misalnya: atur kecantikan Amsal Sulaiman 31:30-31. Tetapi Gereja Penganten harus besarkan birahi Rohaninya dengan menudungi kepalanya, dan pikiran dari Gereja Tuhan harus selalu dengan urapan Roh Kudus. Pikiran kita harus tertuju pada Tuhan saja supaya dapat melawan segala hawa napsu daging.

Tetapi dikatakan jangan birahi sebelum waktunya. Dalam selimut yang Pertama ada 4 warna. Ini adalah bayangan Tuhan Yesus yang menengadah keatas dan berbicara tentang Tuhan Yesus dalam sembahyang.

Pembagian Orang Percaya

Dalam Rum 3:28 dan Galatia 2:6 dikatakan kita dibenarkan hanya oleh percaya tanpa perbuatan. Ini hanya untuk mereka yang ada dalam ukuran Tabernakel dan berada pada Mezbah Korban Bakaran jiwa baru. Dalam Yakub 2:17, 26 dibenarkan oleh percaya dan perbuatan. Ini hanya untuk orang-orang yang ada dalam Kamar Suci dan Kamar Maha Suci (orang-orang dewasa Rohani).

Dalam Pelajaran Tabernakel suratan Rum  termasuk sejajar dengan Mezbah Korban Bakaran dan suratan Yakub termasuk dalam Kemah (percaya). Percaya termasuk pada tutupan Tabernakel. 5 helai selimut adalah berbicara percaya Tuhan Yesus Kristus serta 5 lukanya.

Ada 2 bagian dalam Tabernakel yaitu :

a. Kamar Suci dan

b. Kamar Maha Suci

Ada 50 kancing. Angka 50 adalah angka Pentakosta dan tali kancing warnanya biru berbicara Kuasa Kebangkitan dalam Pentakosta. Tali ini berhubungan satu dengan yang lain adalah berbicara Hujan Awal yang disertai dengan tanda-tanda mujizat yang membangkitkan Iman demikian juga pada Hujan Akhir, Rohulkudus akan memberi Kuasa yaitu tanda-tanda ajaib Kisah Rasul 1:8, Yahya 5:7, Kisah Rasul 2:1-2, 7. Kepenuhan Roh suci dan mujizat memperkuat percaya dan perbuatan yang nyata. Itu sebabnya dalam Gereja Tuhan harus penuh dengan Roh suci.

Gereja Tuhan bukanlah organisasi, tetapi setiap orang telah ada kelepasan karena pekerjaan salib. Kancing dan tali kancing menghubungkan Kamar Suci dengan Kamar Maha Suci. Hal ini menunjuk pada Gereja Hujan Awal yang hanya percaya (Kabar Pertobatan), tetapi pada Hujan Akhir ini Rahasia lebih dalam artinya : Percaya dan perbuatan. Percaya harus dipraktekkan sehingga baru menjadi Penganten Tuhan. Inilah yang disebut orang yang beriman yang sudah dewasa Rohani sehingga dapat membedakan mana yang baik dan mana yang jahat, Ibrani 5:12-14.

Perhatikan dalam Yakub 1:2-3 Iman mengerjakan tekun dan perbuatan sehingga tiap pencobaan yang datang dianggapnya kesukaan saja.

Dalam Yakub 2:14-16 percaya tanpa perbuatan mati adanya seperti tubuh tanpa Roh (jadi seperti binatang). Kalau percaya tapi tak disertai dengan perbuatan adalah percaya yang dikendalikan oleh setan (Kristen kulit) orang yang tiada mau maju, 2 Timotius 3:1-9. dalam Yakub 5:1-6 orang kaya ditegur karena tidak mempunyai perbuatan sehingga dikatakan dalam Firman Allah lebih mudah seekor unta masuk dalam lubang jarum daripada orang kaya masuk Kerajaan Allah Matius 19:24.

 

B. Selimut yang kedua – Bulu Kambing, Keluaran 26:7-13

 

Tentang bulu atau rambut

Didalam Hakim-hakim 16, 19 Simson mempunyai 7 tokong rambut. Tokong rambut ini adalah merupakan kesaktian yang diberikan Tuhan kepada Simson.

Rambut menunjuk kemuliaan, 7 adalah angka sempurna. 7 tokong rambut berbicara kesempurnaan Kuasa Allah didalam Simson sebagai pernyataan kemuliaan Tuhan dalam pelayanannya; angka 7 akan banyak ditemukan dalam Kitab Wahyu, karena Wahyu adalah berbicara tentang Gereja yang Sempurna.

Delila menunjuk Gereja palsu.

Gereja Palsu adalah gereja yang menolak kemuliaan Allah serta menolak kuasaNya dan menggantikannya dengan kemuliaan dunia. Sebab itu waspada dengan Gereja palsu ini (Gereja Delila).

Banyak Hamba-hamba Tuhan yang telah gugur akibat telah berkompromi dengan Gereja Delila (Gereja Palsu).

Ingat 1 Raja-raja 13, Nabi tua menggoda asis muda yang tidak dengar-dengaran.

Simson tatkala digoda oleh Delila, ia menjadi lemah dan ke-7 tokong rambutnya dipotong oleh Delila waktu Simson sedang tidur.

Begitu juga akhir zaman ini banyak sekali Hamba-hamba Tuhan jatuh kepangkuan wanita akibat karena tertidur Imannya sehingga kuasa yang ada padanya dicabut oleh Tuhan dan akhirnya ditawan oleh Iblis dan mata Rohaninya menjadi buta. Sebab itu bagi Gereja Penganten harus berhati-hati dalam pergaulan 1 Korintus 15:33. 7 tokong rambut dipotong menunjuk pada Roh kudus dan Karunia-karunia Rohnya telah dicabut akibat bersekutu dengan Gereja Palsu (Gereja Delila). Sebab itu diingatkan terus bagi anak-anak Tuhan waspadalah dengan pergaulan lihat Pelajaran Wahyu 13.

 

Ada 2 perkara yang mengakibatkan 7 tokong rambut daripada Simson dicabut atau dipotong oleh Delila :

  1. Pergaulan dengan wanita terutama (wanita yang tiada beriman) apalagi kawin dengan dia. Peraturan umat Israel, mereka tidak boleh kawin dengan orang kafir. Akan tetapi Simson melawan perintah ini akibat dari perlawanannya maka mata Rohaninya menjadi buta dan tertawan.
  2. Pergaulan dengan Gereja Palsu dalam bentuk Oikumene yang dikendalikan oleh manusia (akal-akal manusia) bukan dikendalikan oleh Roh. Dalam Oikumene bisa terjadi perzinahan Rohani secara besar-besaran yang bisa mengakibatkan Kuasa allah dicabut dari Gereja Tuhan.

Dalam Syirul Asyar Sulaiman 4:1, 6:5 dimana rambut daripada Sulamit sangat elok dimana dikatakan bahwa rambutmu bagaikan sekawan kambing yang makan rumput pada Bukit Gilead. Warna rambut daripada Sulamit itu hitam dan berombak.

Rambut        –    Firman Allah

Kambing       –   Anak-anak Tuhan

Oleh karena itu anak-anak Tuhan makin hari makin mendalam dalam Firman Allah karena itulah kemuliaannya.

Anak-anak Tuhan tanpa Firman bagaikan kepala gundul. Oleh karena itu wajib / perlu mempelajari / selidik Alkitab. Tetapi jangan jadi orang Parisi. Tetapi hendaklah jadi seperti Jemaat Berea (Kisah Rasul 17:11) karena gereja yang tidak punya Firman adalah gereja gundul / tidak punya kuasa kehidupan Rohani. Ingat bahwa Firman itu hidup dan berkuasa lebih tajam daripada pedang yang bermata dua Ibrani 4:12.

Dalam Imamat 14:8 orang yang berpenyakit kusta harus dicukur rambutnya dan diganti pakaiannya dan tinggal diluar perkemahan selama 7 hari, tidak boleh bergaul dan hendaklah mengasingkan diri daripada perhimpunan. Begitu juga anak-anak Tuhan yang telah dapat kusta Rohani mereka akan diasingkan / tempat asing daripada perhimpunan karena tak ada lagi urapan Rohulkudus, sehingga tercerai perhimpunan Anak-anak Tuhan.

Penudung kedua menunjuk pada pengharapan dan kesucian yang harus disertai dengan perbuatan dan percaya karena ini menuju pada Penganten.

Kesucian dan pengharapan ada 2 perkara yang berhubungan dan berjalan bersama-sama.

Kesucian adalah kebenaran Allah oleh karena itu tak dapat ditiru. Kesucian itu terjadi dikerjakan oleh Roh suci dalam hidup kita. Bukan pekerjaan kita tapi pekerjaan Allah sebab kesucian manusia adalah bagaikan kain larah  Yesaya 64:6.

 

Pengharapan itu harus disertai dengan kesucian, maka apa yang diharapkan pasti dapat. Hal ini penting bagi Anak-anak Tuhan / Hamba-hamba Tuhan dalam pelayanan karena tanpa kesucian akan mengalami kegagalam total dan pencobaan yang tak dapat diatasi karena Allah sudah meninggalkan kita dalam pelayanan. Gereja Tuhan harus berjalan dalam kesucian sehingga sifat daging tiada nampak lagi.

Ingat Henoch hidup dengan Tuhan walaupun ia berkeluarga tapi ia memelihara kesucian, juga Sadhu Sundhar Sing  ia hidup dekat dengan Tuhan itu sebabnya ia hidup dalam kesucian.

6 potong daripada kain menutupi Kamar Suci sedangkan 5 potong menutupi Kamar Maha Suci.

6 potong   –   Gereja sekarang yang sedang berusaha menuju kesucian.

5 potong   –   Gereja sempurna dalam perbuatan kesucian.

Gereja Tuhan tanpa Roh Kudus tak mungkin ada kesucian, Titus 3:5–7, Rum 15:16.

Dalam 1 Yahya 2:18-20 banyak kali Gereja Tuhan pakai topeng kesucian yang diperalat oleh si Dadjal. Topeng ini akan dibuka melalui Pengajaran Penganten.

Pengait 50 dari tembaga menunjuk bagi mereka yang tidak hidup dalam kesucian yang akan mendapat penghukuman. Perhatikan pembagian suratan Rasul Petrus dalami 1 Petrus dan 2 Petrus dihubungkan dengan bulu kambing.

1 dan 2 Petrus dalam pembagian Tabernakel termasuk dalam selimut bulu kambing menunjuk pada Harapan dan Kesucian.

1 Petrus 1:3-12 Pengharapan yang hidup untuk cari hidup yang kekal

1 Petrus 1 Pengharapan dan kesucian

1 Petrus 2:1-10 Suka memakai kata-kata suci

1 Petrus 2:11-12 Perbuatan kesucian dari seorang istri

Sebab itu untuk menangkan jiwa harus tunjukkan kehidupan yang suci (hidup dalam kesucian). Dalam 1 Timotius 2:12 perempuan tak boleh mengajar. Dalam 1 Korintus 14:34 dikatakan perempuan hendaklah berdiam diri dalam sidang.

Hal ini disebabkan karena mereka tidak hidup suci. Oleh karena itu apabila seorang perempuan yang tidak hidup dalam kesucian, tidak diizinkan untuk bernubuat. Tetapi kalau ia hidup setuju dengan Firman Allah wanita boleh mengikut, Pilipi 4:2-3, Lukas 8:1-6.

Sebab dalam hal mendapat mahkota, karena perempuan itu juga Tabernakel Allah. Ingat bahwa perempuan juga dapat menjadi seorang Penginjil, Nabiah, tapi tak boleh jadi Rasul.

Dan hak manusia itu terbatas dalam sidang artinya : meskipun akan jadi seperti Tuhan Yesus akan tetapi bukannya Tuhan Yesus.

C. Buluh kambing celupan merah, Keluaran 26:14a

Ini berbicara tentang Anak Allah yang jadi korban karena dosa kita. Kuasa darah itu menudungi Gereja Tuhan. Ini berbicara tentang cinta Tuhan Yesus telah jadi korban karena mencintai manusia di dunia ini, Yahya 3:16 dan      1 Petrus 2:24.

Selimut yang ketiga, kulit kambing celupan merah adalah berbicara tentang CINTA dan dalam Tabernakel yang disamakan dengan Perjanjian Baru termasuk pada 1, 2, 3 Yahya.

 

Kulit kambing celupan merah menunjuk Tuhan Yesus Kristus yang menjadi korban yang agung karena mencintai umat manusia. Yahya 3:16.

Cinta / Kasih menunjuk 1, 2, 3 Yahya

1 Yahya 3:18 menunjuk Cinta dan Perbuatan.

Didalam 1 Yahya 4:7-21 – apabila diselidiki dapat / dijumpai kata Cinta 28 kali.

Dalam 3 Yahya 1 – salam pada sidang.

Perhatikan seluruh kitab Yakub – percaya dan perbuatan.

3 Petrus – Kesucian dan Pengharapan.

1, 2, 3 Yahya – Kasih dan Kesucian

Hubungkan ini dengan 1 Korintus 13:13 yaitu Iman.

Harap dan Kasih inilah penudung Gereja Tuhan. Itulah sebabnya perlu orang yang lahir baru daripada air dan Roh karena orang ini boleh masuk dalam Kerajaan Allah, maksudnya mulai saat itu Allah Tri Tunggal akan jadi perlindunganNya yang teguh. Itu sebabnya dalam Rum 8:31 Kalau Allah memihak kita siapakah lawan kita ?. Oleh karena itu Anak-anak Tuhan jangan tinggal dalam Iman Halaman. Kalau hanya mementingkan Baptisan Air saja tapi menolak Baptisan Roh dan Kepenuhan Roh serta Karunia Roh tidak jadi Penganten. Tetapi dengan mengetahui Rahasia Tabernakel dan alat-alatnya secara Rohani barulah kita mengerti rencana Allah  yang heran bagi kehidupan kita pada akhir zaman ini. Karena Pelajaran Tabernakel ini adalah merupakan patron (kaca pembesar) bagi Gereja Penganten.

 

D. Selimut yang keempat kulit mina gajah, Keluaran 26:14b   

Tudung kulit mina gajah ini adalah menunjuk pada Allah Bapa. Dalam Pelajaran Tabernakel yang dihubungkan Perjanjian Baru termasuk pada kitab Yehuda. Tudung ini menutupi seluruh Tabernakel Tabernakel I dan II. Yang letaknya paling atas sehingga ditimpa oleh :

–   Angin ribut – topan

–  Hujan – panas dan sebagainya

Tudung ini dipilih Tuhan supaya sanggup menghadapi situasi yang berubah-ubah di padang pasir.

Sifat penudung menunjuk sifat Allah terhadap gereja. Dunia ini penuh dengan situasi yang cepat berobah sehingga manusia banyak diombang-ambingkan oleh pengaruh dunia, tetapi Allah adalah pelindung yang kuat bagi gerejaNya Mazmur 91:1, Keluaran 14:14, Rum 8:31.

Kulit ini berbicara dari hal penghukuman Allah yang akan jatuh dibumi pada akhir zaman. Ingat bahwa Bahtera Nuh menjadi pelindung yang kuat bagi Nuh dan keluarganya dalam menghadapi bahaya yang besar Kejadian 6-7.

Sebab itu Tuhan mengajar menyembahlah dalam Roh dan Kebenaran supaya manusia ada damai dengan Allah. Dan cara ini sangat berguna untuk menjadi pelindung bagi diri dari penghukuman Allah.

Dalam Kejadian 6:15 yang berbunyi sebagai berikut : “Maka hendaklah kau perbuat akan dia : panjang bahtera itu tiga ratus hasta, dan lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta”.

Tuhan sudah beri dahulu kontruksi perahu pada Nuh. Demikian juga pada akhir zaman ini apabila dunia ini akan dihukum dengan api murka Allah maka Allah telah memberitahu lebih dahulu tanda-tanda agar supaya kita tahu mencari perlindungan Allah. Lihat Bahtera Nuh.

 Bahtera Nuh mempunyai 3 susun yaitu :

  1. Bilik Dasar     –    Allah Bapa
  2. Bilik kedua    –    Allah Anak                                           Allah Tri Tunggal
  3. Bilik ketiga    –    Allah Rohulkudus

Nuh dan keluarganya selamat karena didalam Bahtera, meskipun  terjadi air bah yang besar. Begitu juga Gereja Penganten selamat karena dalam perlindungan Allah Tri Tunggal  (Tuhan Yesus Kristus) Wahyu 12:1-2. Di Taman Getsemani Tuhan memakai nama lengkap dari Allah (ujian sengsara sampai mati di salib). Tuhan Yesus sudah bergumul mati-matian di Taman Getsemani sehingga peluhnya keluar bagaikan darah, dengan jalan ini Tuhan Yesus jadi pelindung kuat bagi manusia Galatia 3:13, Yesaya 53:7, Ulangan 21:33.

Dalam Wahyu 8:3-5 – Doa yang membawa    :

  • Nikmat
  • Kekacauan

Warna tudung adalah kelabu (tidak menarik secara manusia). Ini menunjuk kepada Tuhan Yesus secara manusia tak menarik karena kutuk Allah padaNya. Pandangan kayu salib ngeri dan jelek. Yesaya 52:13-14. Suatu pandangan yang buruk tetapi pandangan ini justru menjadi pandangan yang mulia (pelindung yang kuat) yaitu Salib Yesaya 52:2-3, 13-14.

Jangan cari pandangan duniawi tapi arahkan pandangan yang tidak indah untuk daging yaitu kepada Yesus penanggung kutuk.

Penudung ini tak mempunyai ukuran.

Kutuk untuk orang yang menolak Kasih Allah sehingga hukuman Allah jatuh kepadanya yang tak ada batas, karena Kasih Allah juga tak terbatas. Sebab itu biarlah kita mohon pada Allah supaya kita menerima kasihNya seperti api yang membakar kehidupan kita supaya hukuman Allah lalu pada kita.

Dalam Perjanjian Baru kulit mina gajah yaitu tentang buku Yehuda yaitu perlindungan Allah pada kita.

Buku Yehuda tekankan bebas dari hukuman.

Yehuda 24        –     Terpelihara dalam kulit mina gajah (Kasih Allah)

Yehuda 20       –       Terpelihara atas Kasih Allah

Yehuda 4           –       Penghukuman atas orang-orang durhaka / malaikat-malaikat yang tidak setia dan orang-orang Kristen yang pura-pura atau munafik. Contoh Sodom dan Gomora.

Yehuda              –        Ujian (cerita yang diuji barang yang besar)

Kita juga harus lewati Buku Yehuda untuk menguji cinta kita yang sesungguhnya kepada Tuhan masuk penganten. Sebab sesudah buku Yehuda masuk Buku Wahyu. Buku Wahyu adalah buku Penganten.

 

 PAKAIAN IMAM BESAR

KELUARAN 28:1-43

 

Pengertian Rohani :

  1. Perjalanan hidup dari Tuhan Yesus (sebagai Imam Besar dan sebagai Hamba)
  2. Pelayanan Hamba-hamba Tuhan / Anak-anak Tuhan (Imam-imam)

Didalam Keluaran 28:6-43 disebutkan tentang Pakaian Imam Besar sebagai berikut  :

Pertama   : Sehelai baju efod yang paling diluar yang dapat dilihat 2 permata unam tampak pada bahunya (ayat 6, 7-14).

Kedua         : Perhiasan dada (ayat 15-29)

Urim dan Tumim (ayat 30)

Ketiga        : Sehelai baju selimut biru (ayat 31-35)

Keempat    : Baju dalam berjala-jala (ayat 39)

Kelima        : Kula dengan jamang emas (ayat 39-40)

Keenam     : Ikat pinggang (ayat 13)

Serual / celana dalam (ayat 42-43)

Gambar pakaian Imam besar

high-priest

Didalam Keluaran 28:1-5 yaitu perintah Allah pada Musa untuk membuat pakaian Imam Besar :

 

Ayat 1           

Imam Besar dan Imam-imam ditentukan oleh Allah bukan oleh manusia, bukan oleh organisasi, didalam Ibrani 5:4 seorangpun tidak mencari kemuliaan itu bagi dirinya sendiri, melainkan jikalau ia dipanggil oleh Allah seperti Harun. Jadi panggilan itu ditentukan oleh Allah, karena Allah mengetahui siapakah orangnya. Lihat panggilan 12 Rasul Hujan Awal. Dalam pemikiran ahli-ahli Theologia dan ahli Filsafat tidak masuk akal tetapi Allah telah menetapkan mereka itu sebagai Rasul-rasul yang mengantikan tugas dari Tuhan Yesus Kristus diatas bumi sesudah Dia mati dan bangkit, terangkat ke sorga.

Ternyata panggilan Allah itu tidak salah. Lihatlah pekerjaan 12 Rasul Hujan Awal yang berakhir dengan penuh sukses. Demikian juga Allah akan melantik Rasul sampai pada pengembalaan untuk Gereja Tuhan akhir zaman dimana Tuhan akan memilih seperti Rasul-rasul, Nabi-nabi pada akhir zaman ini, bukan untuk dirinya sendiri tapi untuk kepentingan Kerajaan Allah. Caranya Allah memangil dengan berbagai-bagai peri baik melalui nubuatan, penglihatan, suara langsung dari Sorga dan sebagainya. Perhatikanlah panggilan bagi pahlawan-pahlawan Alkitab Ibrani 1:1 yang berbunyi sebagai berikut : “Setelah sudah Allah berfirman pada zaman dahulu kala kepada segala nenek moyang kita dengan lidah nabi-nabi beberapa kali dan atas berbagai-bagai peri”. Ibrani 5:1-10, Ibrani 6, 7, 8, 9, Ibrani 4:4-16

Dinyatakan bahwa Yesus Kristus itu adalah Imam Besar kita, pekerjaan Imam Besar dari sorga (Tuhan Yesus) ialah melantik Hamba-hambaNya sampai pada Kegerakan Besar mulai pada Gereja pertama atau dari Gereja Awal sampai pada Gereja yang akhir Epesus 4:10-12. Dalam 1 Petrus 2:9 Gereja Tuhan menjadi suatu Imamat yang berkerajaan, mereka dipilih dari setiap orang yang berkemauan baik dari keempat penjuru alam yang telah menjadi papan jenang Rohani dari segala suku, bangsa, kaum dan bahasa yang terdiri dari segala tingkatan masyarakat mulai daripada Raja-raja sampai pada hamba Wahyu 7:9, Wahyu 21:24.

Dalam Wahyu 5:10 Tuhan Yesus sudah jadikan kita Raja-raja dan Imam-imam bagi kerajaan Tuhan.

Tugas Raja untuk memerintah dan tugas Imam untuk melayani Imamat.

Imamat artinya cara kebaktian kepada Tuhan.

 

Ayat 2 

Pakaian adalah berbicara tentang kehidupan perjalanan hidup pakaian imam besar itu adalah pakaian yang suci artinya: kehidupan Tuhan Yesus ada kehidupan yang suci yang tak ada cacat celanya. Pakaian yang suci itu menjadi kemuliaan dan perhiasan. Ini berbicara tentang perjalanan hidup kita dalam dunia ini harus melihat contoh yang dia sudah berikan yaitu hidup suci dan ini menjadi kemuliaan dan perhiasan kita Galatia 3:27, Rum 13:14 Bersalut dengan Kristus. Supaya jangan kita melazatkan tubuh ini sehingga menguatkan hawa nafsu. Dalam 1 Petrus 3:1–6 Pakaian  kesucian dari pada anak–anak Tuhan yaitu menjauhkan diri dari keinginan daging.

Dalam 1 Petrus 3:1–6 Pakaian kesucian dari kaum wanita ialah tunduk pada suami, suami sendiri saja dengan sifat berdiam jangan menghiasi dirimu yang lahir dengan rambut yang beranyam dengan pakaian yang indah dapat juga menghiasi dirinya tapi harus tunduk pada suami sifat–sifat yang harus dimiliki ialah satu sifat yang baik dalam hatinya itulah perhiasan yang tidak binasa :

  1. Perangai yang lemah lembut
  2. Perdiam karena itulah yang besar harganya di hadirat Allah.

Dalam Kolose 3:18–22 kehidupan Rumah Tuhan Kristen bukan saja pakaian rohani tapi juga pakaian jasmani dan pada anak-anak Tuhan harus sopan / berpatutan jangan berpakaian seperti Hipies tetapi berpakaian sopan. Dalam Kejadian 3:7 kita melihat tatkala Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa mereka memakai pakaian dari daun pohon arah berbicara tentang kebenaran diri sendiri oleh karena itu dalam Kejadian 3:21 Tuhan Allah memperbuat untuk Adam dan Hawa sarung dari pada kulit domba berbicara tentang kebenaran Allah. Pakaian dari daun ara mudah rusak sedangkan pakaian domba itu sukar rusak dan tahan lama.

Jangan memakai pakaian-pakaian berlebih-lebihan yang membangkitkan keangkuhan tetapi pakailah pakaian yang patut dan sopan. Dalam Ulangan 22:5 pakain laki laki tak boleh di pakai untuk wanita dan pakaian wanita tak boleh di kenakan pada laki laki karena itu kebencian Tuhan. Itu sebabnya ada peraturan supaya dapat membedakan mana laki laki dan mana perempuan. Tetapi Akhir Zaman ini Firman Allah di lawan oleh dunia termasuk juga anak anak Tuhan.

Ayat 3 

Segala orang yang pandai dan bijaksana yang telah di penuhi oleh Allah dengan Roh Hikmat haruslah memperbuat pakaian Harun. Artinya segala orang yang sudah mengerti Sabda Allah (pandai lagi bijaksana). Dan telah dipenuhi Roh Suci haruslah berbuat apa untuk Tuhan, harus dapat melayani Tuhan. Membuat pakaian adalah suatu pekerjaan istimewa yang hanya boleh dikerjakan oleh orang pandai lagi bijaksana dan penuh dengan Roh Hikmat. Ini berbicara suatu pekerjaan yang besar dan istimewa yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang pandai dan bijaksana dalam Firman Allah dan telah penuh dengan Roh perhatikan dalam Perjanjian Baru dalam Kisah Rasul 6:6 tentang tujuh pembela orang sakit atau pembela sidang, mereka itu dipilih oleh Tuhan dan telah penuh Roh.

Dalam Rum 6:22 yang berbunyi sebagai berikut : ”Tetapi sekarang, setelah kamu merdeka daripada dosa dan menjadi hamba kepada Allah,maka kamu peroleh buah buahan yang menuju kesucian, dan kesudahannya itu hidup yang kekal”.

Segala orang yang sudah merdeka daripada dosa. Tetapi dengan kekuatan kita sendiri kita tidak bisa melayani Tuhan seperti Dia perhatikan Zakaria 4:6 yang berbunyi sebagai berikut : “Lalu sahutlah ia, katanya kepadaku : Inilah Firman Tuhan kepada Zerubbabil, bunyinya : Bukannya oleh kuat dan bukannya oleh gagah, melainkan oleh rohku juga ia itu akan jadi, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam”.

Dikatakan bahwa bukan oleh kuat dan gagah tetapi Rohmu juga ya Tuhan. Dalam pembangunan Kabah Zerubabil meskipun pembangunan itu telah disiapkan dan ditanggung oleh Babilonia dan dibantu oleh orang orang diseberang sungai berdasarkan Ezra 6 tetapi Tuhan berkata kepada Zerubabil jangan berharap pada kekuatan materi dan kekuatan daripada  bani Israel dalam membangun kabah tapi bersandar pada Roh Tuhan. Demikian juga perhatian bagi Gereja Penganten Akhir Zaman, supaya jangan bersandar pada kuat dan kebijaksanaan manusia tapi bersandar pada Roh Tuhan karena yang memberikan Hikmat pada kita (Gereja Tuhan). Ialah Roh Suci. Roh Suci adalah pribadi Tuhan Yesus yang tiada kelihatan sebab itu dalam Yahya 16:13 yang berbunyi : “Akan tetapi apabila ia sudah datang, yaitu roh kebenaran,maka iapun akan membawa kamu kepada segala kebenaran; karena tiada Ia berkata–kata dengan kehendaknya sendiri, melainkan barang yang didengarnya itu juga akan dikatakannya; dan di kabarkannya kepadamu segala perkara yang akan datang”.

Dikatakan bahwa Roh Suci akan menghantar kita kepada segala kebenaran Firman Allah. Roh Sucilah yang dapat mengajar kita  1 Yahya 2:27 yang berbunyi : “Adapun kamu ini, maka karunia Roh yang telah kamu peroleh dari padanya itu tinggal didalam kamu, dan tak usah kamu diajar oleh seorangpun lagi; melainkan karunianya itu memberi pengajaran kamu dari hal segala perkara, dan sunggulah karunia itu bukanya palsu, dan seperti kamu sudah diajarnya, maka tinggallah kamu didalam Dia”.

Didalam 1 Korintus 1:30  yang berbunyi : “Tetapi dengan berkat Allah kamu ini ada didalam Kristus yesus, yang sudah menjadi bagi kita hikmat dari pada Allah, yaitu kebenaran, dan kesucian, dan penebusan”.

Bahwa Yesus Kristus adalah Hikmat Allah yaitu membawa kita kepada kebenaran, kesucian dan penebusan. Kristus itulah Kuasa Allah dan Hikmat Allah. 1 Korintus 1:24 yang berbunyi : “Tetapi kepada orang yang dipanggil, baik orang Yahudi baik orang Gerika, Keristus itulah kuasa Allah dan hikmat Allah”.

Oleh karena Roh Suci sajalah yang memuliakan Tuhan Yesus sebagai Imam Besar kita di sorga Yahya 16:14 yang berbunyi : “Hanya seketika lagi maka tiada kamu memandang Aku, dan lagi pula seketika sahaja, maka kamu akan melihat Aku”.

Tuhan Yesus sekarang menjadi imam besar disorga dan duduk di sebelah kanan Bapanya dan pekerjaannya menjadi Juruselamat. Dan tugas yang terpanjang bagi Dia adalah melantik Hamba–hamba Tuhan untuk menyempurnkan Gereja Tuhan. Epesus 4:9–12. Didalam Yakub 1:5 yang kurang bijaksana dalam melayani biarlah dia memohonkan pada Allah tentu akan di berikan padanya. Raja Soliman tidak minta kekayaan secara jasmani tetapi dalam memimpin bangsa Israel Solaiman hanya memintakan hikmat kebijaksanaan Tuhan.       1 Raja–raja 4:29–35 ini hampir ada persamaan dengan Adam sebelum Adam jatuh.

Ayat 4

Pakaian Imam Besar dan Imam–imam ditentukan oleh Allah artinya kehidupan Hamba-hamba Tuhan / Anak-anak Tuhan haruslah mengikuti standart / ukuran yang telah ditentukan oleh Allah melalui Firman. Perjalanan hidup kita harus memberi contoh dari kehidupan Tuhan Yesus.  Yaitu hidup dengan kesucian 1 Yahya 3:3 yang berbunyi : “Dan barang siapa yang ada pengharapan ini kepada Dia, yaitu menyucikan dirinya, sebagaimana Kristus juga suci adanya”.

Jadi setiap Gereja Tuhan yang telah berharap pada Tuhan harus hidup dalam kesucian terlebih bagi mereka yang telah beroleh Karunia–karunia Roh. Orang yang penuh Roh dan Karunia–karunia apabila ia tidak hidup suci Karunia–karunia itu tidak akan berjalan sebagaimana. Ada orang-orang atau Anak-anak Tuhan coba–coba berspekulasi dengan hal ini. Dia coba menutupi kehidupannya yang tidak suci dengan banyak berdoa, sehingga walaupun dia berbuat demikian tidak nampak kesuciannya. Akan tetapi keadaan itu tidak akan tersembunyi, karena Roh Suci akan membukakan pada orang lain. Roh Suci tidak mudah meninggalkan Anak Tuhan yang telah dimeterai padanya karena Roh Suci itu tahan segala perkara dan penuh dengan kesabaran.

Ayat 5                       

Segala pakaian itu di pakaikan benang emas,  biru laut, ungu, kirmizi, bisus  atau putih, Emas adalah  berbicara tentang Roh Suci atau Sifat Ilahi.

Ungu            :  Kemuliaan Tuhan Yesus selaku Raja

Kirmizi          :  Sengsara Tuhan Yesus selaku Anak Manusia

Biru              : Kuasa kebangkitan Tuhan Yesus selaku Hamba

Putih              : Kesucian dan Kebenaran Tuhan Yesus selaku    Anak    Allah.

 

Jadi pakaian ini menunjukan :

–      Roh Suci

–      Kemuliaan

–      Sengsara

–       Kuasa Kebangkitan

–       Kesucian dan Kebenaran

Dalam kehidupan Tuhan Yesus diatas dunia ini selama melayani pekerjaan Bapanya, kelima hal ini menjadi kehidupan percaya dari Tuhan Yesus selama Dia berada diatas bumi ini dan ini juga harus menjadikan kehidupan percaya dari Gereja Tuhan / Hamba–hamba Tuhan. Oleh karena itu Rasul Paulus menulis dalam 1 Korintus 11:1  yang berbunyi : “Hendaklah kamu menurut teladanku, seperti akupun menurut teladan Kristus”.

Para Rasul Hujan Awal telah berdiri atas Firman Allah yang teguh dan telah mempraktekkan hidup mereka itu sesuai dengan Firman Allah. Demikian juga Hamba-hamba Tuhan Akhir Zaman ini harus mengambil standar dari pada Rasul Hujan Akhir.

Pakaian Imam besar didalam Keluaran 28:6–7, 9–14 berbicara tentang Efod dan 2 permata unam pada tampal bahunya.

 

Ayat 6    

Efod dibuat daripada Emas disulam dengan benang emas benang bisus atau putih, benang biru laut, benang kirmizi – suatu tenunan kepandaian.

Ayat 7    

Padanya ada 2 tampal bahu (sandang) yang tertambat pada kedua ujungnya maka dengan itu juga ia itu akan ditambat. Tampal bahu gunanya supaya Efod itu disangkutkan pada kedua bahu pada Imam Besar jadi seakan–akan Efod itu dipikulnya.

Ayat 9-11    

Nama–nama dari 12 suku Israel diukir diatas 2 permata unam yaitu 6 nama diatas 1 permata dan 6 nama yang lain diatas permata yang satu, seturut kejadian mereka itu. Perbuatan ini seperti ukiran meterai dan harus ditaruh dalam ikatan Emas (pada sambungan kedua ujung Efod, dibagian bahu dibuat sandang Efod ). Rapat pada sandang Efod ini dikedua bahu, terdapat 2 permata unam yang ditaruh dalamnya nama 12 suku bangsa Israel menurut kejadian mereka dengan  ikatan Emas.

Ayat 12    

Kedua permata itu dengan nama 12 suku israel itu ditaruh diatas kedua bahunya Harun dihadapan hadirat Tuhan akan suatu peringatan.

Ayat 13                     

Maka ikatannya hendaklah daripada Emas.

Ayat 14    

Pada ikatan–ikatan permata itu harus ditaruh 2 rantai kecil yang diperbuat daripada Emas berjenkeling perbuatan kawat berkerawang. Maka rantai kecil daripada kawat itu hendaklah kau kenakan pada ikatan permata itu.

PENERANGAN ROHANI

Ayat 6  

Efot itu diperbuat daripada benang bisus, biru, ungu dan kirmizi suatu tenunan kepandaian, yang berbicara :

–       Emas                 :    menunjuk Roh Suci

–       Bisus / Putih        :    menunjuk Kebenaran dan Kesucian Tuhan Yesus selaku Anak Manusia

–       Biru                   :    menunjuk Kuasa Kebangkitan Tuhan Yesus selaku Hamba

–       Ungu                 :    menunjuk Kemuliaan Tuhan Yesus selaku Raja

Warna Efot sama dengan Pintu gerbang, Pintu Kemah, Pintu Tirai dan selimut Tabernakel.

Bedanya yaitu : Efod disulam dengan benang Emas. 4 (empat) warna menunjuk pada sifat–sifat Tuhan Yesus ketika masih ada diatas bumi yang melakukan pekerjaan Bapanya. Yahya 17:1–26. Susunan ini merupakan salib sebab tiap keadaan atau sifat adalah bertentangan satu sama yang lain.

Dalam 4 Injil adalah caranya Tuhan Yesus menyelamatkan umat manusia. Memperhatikan secara global adat istiadat kebiasaan dari setiap suku bangsa yang harus dimenangkan melalui 4 Injil. Inilah Hikmat Allah yang tak dapat ditundukkan yang mengalahkan hikmat manusia dan hikmat Iblis.

 

Gambar Salib

 SALIB C

Gambar ini menyatakan perjalananTuhan Yesus. Sejak kelahiranNya sampai terangkat, keempat Injil telah menceritakan kehidupanNya yang penuh dengan ketabahan dan kesucian dan dengar–dengaran kepada BapaNya yang menyuruhkan Dia. Oleh karena itu BapaNya selalu mempermuliakan sehingga Dia memperoleh kuasa baik di sorga, dibumi maupun dibawah bumi. Matius 28:18, Pilipi 2:9–11. Dalam 1 Petrus 4:14 dikatakan kamu terkena cela karena nama Kristus, berbahagialah karena Roh Kemuliaan yaitu Roh Allah ada diatas kita hubungkan dengan Matius 5:10–12 disini ditegaskan berbahagialah bagi mereka yang teraniaya sebab mempertahankan kebenaran. Inilah sebagai khotbah Tuhan Yesus diatas bukit. Kotbah ini adalah pengganti dari 10 hukum. Inilah Hukum Anugerah dan Kebenaran yang didatangkan oleh Tuhan Yesus Kristus (Yahya 1:17)  yang berbunyi sebagai berikut : “Karena Torat sudah diberi oleh Musa, tetapi anugerah dan kebenaran sudah didatangkan oleh Yesus Kristus”.

Tuhan merubah 10 hukum itu dengan kata berbahagia. 10 hukum dan segala syaratnya (Torat) gigi ganti gigi. Pakaian Imam Besar menunjuk pada kehidupan Tuhan Yesus sebagai Imam Besar kita  Ibrani 4:14 yang berbunyi sebagai berikut : “Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar, yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus, Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu”.

 

Ayat 7  

Dua tampal bahu itu gunanya supaya Efod itu disangkutkan pada bahu imam besar jadi seakan– kan Efod itu dipikulnya artinya :

Memikul diatas bahu artinya bertanggung jawab Efod perjalanan hidup daripada Tuhan Yesus. Jadi Tuhan Yesus bertanggung jawab atas perjalanan hidupnya diatas bumi ini. Dalam Yahya 17:19. Tuhan Yesus sudah mengkuduskan diriNya karena kita. Begitu juga bagi Hamba–hamba Tuhan yang dilantik Tuhan untuk pekerjaan penyempurnaan Gereja Penganten harus bertangungjawab dalam pelayanan yang Tuhan percayakan padanya sesuai dengan panggilan apalagi untuk 12 Rasul Hujan Akhir yang menjadi mahkota pekabaran.

Di dalam 1 Petrus 1 : 12 yang berbunyi sebagai berikut :

“Maka kepada mereka itu sudah dinyatakan bahwa bukannya bagi dirinya sendiri, melainkan bagi kamu, mereka itu sudah melayani didalam segenap perkara, yang sekarang ini kamu diberi tahu oleh orang yang memberitakan kabar kesukaan kepada kamu dengan Rohulkudus yang disuruhkan  datang dari sorga; maka perkara itulah malaikat ingin hendak mengetahui”.

Sebagaimana Tuhan Yesus telah memanggil kita itu kudus maka biar hidup kita juga kudus dalam kelakuan  kita dan mempersembahkan hidup kita pada Tuhan.

 

Ayat 9-11

12 nama dari suku israel itu terukir diatas 2 batu unam yang terukir 6 sebelah kiri,  6 sebelah kanan. Tersusun menurut kejadiannya.

RUBEN

YEHUDA

SIMON

DAN

LEWI

NAFTALI

GAD

ZEBOLON

ASYER

YUSUF

ISACHAR

BENYAMIN

Ke 12 suku bangsa ini yang terpencar dari benih Yakub yang diperanakkan dari keempat istri Yakub yaitu 2 istri yang sah dan 2 gundiknya. Yaitu : LEA, RACHEL, BILHA, SILPA. Dua batu unam ini yang terukir 12 nama suku Israel dibawa oleh Imam Besar diatas bahu kiri dan bahu kanan selaku suatu  peringatan pada Allah. Ke-12 suku bangsa ini menunjuk pada 12 Rasul Hujan Awal yang dipilih dipikul oleh Tuhan Yesus tak mungkin hilang sehingga Tuhan Sabdakan lebih baik ia tidak lahir yang diganti oleh Rasul Paulus. Rahasia ini akan nampak pada Wahyu 4:6 yang berbunyi sebagai berikut :  “Dan di hadapan arasy itu seolah-olah laut kaca, seperti hablur rupanya dan ditengah aras serta berkeliling aras ada empat zat yang hidup, penuh dengan mata dihadapan dan dibelakang”.

Batu unam yang terakhir 12 suku bangsa itu menunjuk pada pemeteraian  oleh Roh Suci yang di terima oleh 12 Rasul Hujan Awal pada hari Pentakosta.

 

Meterai berbicara Rohkudus

Begitu juga nama-nama kita terukir 2 Korintus 5:5, 2 Korintus 1:22, Epesus 1:13–14. Baik Rasul–rasul dan dan jawatan-jawatan lainnya (5 jawatan) beserta dengan Anak–Anak Tuhan (sidang) dimeteraikan oleh Rohulkudus. Oleh karena itu kita harus dimeteraikan dengan Roh Suci karena tanpa meterai Roh Suci kita bukan Anak–anak Allah (Rum 8:9) yang berbunyi sebagai berikut:

“Tetapi kamu ini bukannya  didalam tabiat duniawi , melainkan didalam Roh, yaitu jikalau Roh Allah  ada diam didalam dirimu, jikalau barang seorang tiada menaruh Roh Kristus, bukannya ia milik keristus.

Perhatikan bahwa nama Israel itu terukir Yesaya 49:16 yang berbunyi sebagai berikut :

“Bahwasanya Aku sudah menjayakan tandamu pada kedua tapak tanganku, Mezbah Korban Bakaran maka pagar tembokmu adalah selalu di hadapanku”.

Demikian juga Israel Rohani dengan tanda Baptisan Roh. Permata-permata unam itu dengan nama-nama itu harus ditaruh dalam ikatan Emas. Berbicara bahwa Rasul–rasul Hujan Awal diikat dan dipenggang oleh Roh Suci dan tak mungkin terlepas, Yahya 17:12 yang berbunyi sebagai berikut :

“Selagi Aku bersama–sama dengan mereka itu, Aku ini memeliharakan mereka itu atas namamu yang engkau karuniakan kepadaku, dan Aku sudah menjagai mereka itu, dan seorangpun tiada dari pada mereka itu yang hilang kecuali anak kebinasaan itu, supaya isi al-kitab itu sampai”.

Tak ada seorangpun diantara Rasul–rasul Hujan Awal yang hilang kecuali Yudas karena menjual Tuhan Yesus. Kemudian Yudas ini diganti oleh Matias Kisah Rasul 1:23–26. Matias ini dipilih, bukan dengan bertunjuk Roh tetapi dengan jalan undi. Hanya untuk menggenapkan bilangan Rasul bersama–sama dengan 11 itu. Matias terpilih bukan karena kebetulan tapi ini karena kesetiaannya pada Tuhan Yesus sejak Baptisan Yahya sampai Tuhan Yesus terangkat. Kemudian diganti oleh Paulus.  Paulus bukan dengan jalan diundi tetapi langsung dipanggil Tuhan tatkala ia sedang menuju ke Damsik (Kisah Rasul 6:1–19, Kisah Rasul  13:1-2). Riwayat Rasul Paulus – dalam pekerjaannya mulai daripada Kisah  Rasul 13 – Kisah Rasul 19. Sedangkan Matias sejak daripada pasal 2 namanya tidak pernah muncul lagi. Suratan Rum sampai suratan Ibrani adalah disusun oleh Rasul Paulus. Sedangkan Injil Lukas itu adalah suratan Rasul Paulus tapi ditulis oleh Lukas dengan pimpinan Roh. Lukas itu adalah dokter yang muda yang dipanggil oleh Tuhan. Dan mendampingi Rasul Paulus sampai akhir hidupnya, 2 Timotius 4:11 yang berbunyi sebagai berikut : “Hanya Lukas ada besertaKu ambillah Markus dan bawa dia sertamu karena ia berguna kepadaKu didalam hal menjalankan pekerjaan”.

Perkataan ini adalah ucapan yang terakhir karena ajalnya sudah sampai dan ia memanggil Timotus sebagai anak rohani Paulus dan Markus datang ke Roma, 2 Timotius 4:13–14 yang berbunyi sebagai berikut :

“Apabila engkau datang kelak bawakanlah baju luar yang telah aku tinggalkan di Teroas di rumah Karpus, dan segala kitab, istimewa pula segala kertas kulit itu”. Ayat 13.

“Adapun Iskandar tukang tembaga itu, sudah membuat banyak bencana atasKu, maka Tuhanlah akan membalaskan dia sebagaimana perbuatannya”. Ayat 14.

 

Ayat 12

Kedua permata dengan 12 suku bani Israel itu ditanggung oleh Imam Besar diatas bahunya. Ini berbicara Tuhan Yesus bertanggung jawab atas keselamatan kehidupan dari 12 Rasul Hujan Awal (Gereja Awal), Yahya 10 :27–29. Ke-12 Rasul itu dipelihara oleh Tuhan kecuali Yudas Iskariot si Pembelot itu yang akhirnya dia menyesal dan menggantungkan diri dipohon sehingga perutnya terburai (Rasul korban karena perut). Jadi setiap orang yang terpilih oleh Tuhan dan tetap pengakuannya pada Tuhan Yesus, Tuhan Yesus akan memelihara dia. Mazmur 37:24–26; Mazmur 34:11–12.

Ayat 13

Persekutuan Roh harus dengan Tuhan yang berbicara ikatan dengan Emas yang mengikat kita dengan Tuhan dan Roh Tuhan sehingga kita selamanya ada persekutuan dengan Dia.

Ini berbicara juga tentang 12 Rasul Hujan Awal ada persekutuan dengan Tuhan oleh Roh, dan mereka telah menerima hari Pentakosta. Ini adalah realisasi dari Yahya 14:15, Lukas 24:49, dan Kissah Rasul 1:8.

Umat Israel keluar dari Mesir didukung oleh sayap burung Nasar Keluaran 19:4 yang berbunyi sebagai berikut :

“Kamu telah melihat perkara yang sudah kubuat akan orang mesir, maka Aku telah mendukung kamu serasa diatas sayap burung nasar dan Aku telah mendatangkan kamu kepadaKu”.

Begitu juga 12 Rasul Hujan Awal didukung dan dipelihara oleh Tuhan Yesus dan kemudian oleh Roh. Tapi bukan lagi didukung tetapi mereka beroleh cengkraman Roh, 2 Korintus 1:21–22.

 

Ayat 14      

Pada ikatan permata itu hendaklah ditaruh 2 rantai kecil daripada Emas tulen.

Rantai –  berbicara tentang Persekutuan

Emas  –  berbicara tentang Roh Suci.

12 Rasul Hujan Awal mempunyai persekutuan satu dengan yang lain oleh Roh Suci.  Lihatlah antara Petrus dan Paulus dalam Galatia 2:9, begitu juga semua Anak–anak Tuhan harus mempunyai persekutuan satu dengan yang lain oleh Roh Suci,  1 Yahya 1:7.

Dan harus bersekutu dalam pelajaran yaitu : satu Tuhan , satu Iman, dan satu Baptisan.

Keluaran 28:6–14, pakaian Imam Besar ini adalah berbicara tentang pakaian Imam Besar yaitu Tuhan Yesus dan Rahasia Hujan Awal dan ini akan diterangkan dalam tugas Rasuli Hujan Akhir.

PERHIASAN DADA : Keluaran 28:15-29

 

Ayat 15      Dan lagi hendaklah kau perbuat suatu perhiasan dada akan hukum, suatu perbuatan kepandaian, sama dengan Efod juga hendaklah kau perbuat akan dia ditenun dengan Emas dan benang bisus dan dipintal, berwarna biru laut dan ungu dan kermizi.

Ayat 16      Maka ia itu hendak empat persegi dan berlapis dua, panjangnya sejengkal, lebarnyapun sejengkal.

Ayat  17     Dan hendaklah kautatahkan dia dengan suatu tatahan permata, empat jajarnya, pertama-tama sebiji permata akik dan sebiji permata Zabarjad dan sebiji permata jakut, ia itulah  jajar yang pertama.

Ayat 18      Maka pada jajar yang kedua sebiji permata Zamerud dan sebiji permata sebiji permata nilam dan sebiji permata intan.

Ayat 19      Dan pada jajar yang ketiga sebiji permata pusparagam sebiji permata syabu   dan sebiji permata martis.

Ayat 20      Dan pada jajar yang keempat sebiji permata firuzah dan sebiji permata unam dan sebiji permata jasjib, maka segala permata ini hendaklah berikatkan emas dalam pertatahannya.

Ayat 21      Maka segala permata ini hendaklah dua belas biji banyaknya setuju dengan nama segala bani Israil, maka nama-nama mereka itu di ukir dalamnya dengan ukuran meterai, nama masing-masing  sendiri-sendiri, maka ia itu bagi kedua belas suku bangsa adanya.

Ayat 22      Dan lagi hendaklah kau perbuat akan perhiasan dada itu rantai kecil dari pada Emas semata–mata suci berjengkeling, perbuatan kawat emas berkerawang.

Ayat 23      Dan perbuatlah akan perhiasan dada itu dua bentuk cincin emas, lalu bubuhlah cicin itu pada kedua ujung perhiasan dada.

Ayat 24      Kemudian kenakanlah kedua rantai kecil daripada kawat emas itu pada kedua bentuk cicin yang diujung perhiasan dada itu.

Ayat 25      Maka ujung kedua utas rantai kecil yang daripada kawat itu hendaklah kau kenakan kepada kedua kundam itu, supaya sampailah ia kepada kedua tampal bahu efod betul di hadapan.

Ayat 26      Dan lagi berbuatlah dua bentuk cicin Emas, kenakanlah dia kepada dua ujung perhiasan dada, pada tepinya yang sebelah dalam arah ke efod.

Ayat 27       Dan lagi perbuatlah olehmu dua bentuk cicin Emas pula dan kenakanlah pada kedua tampal bahu efod di sebelah bawah arah kehadapan, pada tempat kesambatannya, diatas sandang efod yang perbuatan kepandaian.

Ayat 28      Lalu perhiasan dada serta dengan cincinnya hendaklah ditambat kepada cicin efod dengan suatu tali yang biru laut warnanya, diatas sandang efod yang perbuatan kepandaian, maka perhiasan dada itu tak boleh di ceraikan dari pada efod.

Ayat 29      Demikianlah akan dipakai oleh Harun akan nama–nama bani Israel diatas hatinya, didalam perhiasan dada hukum, apabilah masuklah ia ke dalam tempat yang suci, akan suatu peringatan pada sediakala dihadapan hadirat Tuhan.

 ARTI ROHANI daripada perhiasan Dada yang tersebut dalam Keluaran 28:15-19 sebagai berikut :

 

Ayat 15

Dibuatkan suatu perhiasan dada akan hukum, suatu perbuatan kepandaian diperbuat daripada kain sulaman yang dilipat 2 keatas. Ukuran kain setelah dilipat menjadi empat persegi ialah : sejengkal x sejengkal. Kain ini sama warnanya dengan Efod. Dibagian luar perhiasan dada dikenakan 12 biji permata yang ditaruh dalam petak-petak emas. 12 batu permata itu diukir dengan 12 nama putra Israel.

Di dalam lipatan dari kain perhiasan ini harus ditaruh urim dan tumim (ayat 30). Perhiasan dada ini harus digatungkan tepat di atas hati daripada Imam Besar. Allah tidak memakai ukuran sentimeter melainkan sejengkal. Sejengkal adalah jarak  antara ibu jari dengan ujung jari yang lain. Kalau diperiksa maka sebenarnya Allah telah menetapkan ukuran- ukuran sejengkal itu pada tubuh manusia. Ukuran ini bukan saja mengenai ukuran jasmani kita tapi juga mengenai ukuran tubuh Rohani kita. Sebab manusia bukan saja hanya mempunyai tubuh jasmani tapi juga mempunyai tubuh Rohani.

Jika kita mengukur tubuh kita dengan jengkal kita sendiri maka akan ternyata dari kaki sampai keleher kita ada 7 jengkal, dan bagian ini merupakan suatu Tabernakel. Kepala manusia adalah berbicara tentang Kristus sebagai Kepala Sidang sedangkan Sidang adalah tubuh Kristus Kolose 1:18–24.

Kepala manusia adalah suatu Tabernakel tersendiri. Tiap jengkal menunjuk pada 1000 tahun dan 7 jengkal menunjuk pada 7000 tahun yaitu dari Adam – 1000 tahun  Masa Damai.

Perhiasan dada Imam Besar harus ditaruh diatas hatinya (dimaksud jantung), dan ini seperti jengkal yang ke tujuh. Oleh karena itu Gereja Akhir Zaman ini memasuki angka yang ke–7 yaitu Kabar Penyempurnaan. Kabar Penganten yaitu Kabar kasih, cinta tetapi pekabarannya seperti singa menikas yaitu Kabar yang tanpa berkompromi dengan akal-akal manusia, tapi oleh Karunia–Karunia Roh mengajar langsung dengan berbagai-bagai cara 1 Yahya 2:27 yang berbunyi sebagai berikut :

“Adapun kamu ini, maka karunia Roh yang telah kamu peroleh dari padanya itu tinggal di dalam kamu, dan tak usah kamu di ajar oleh sorangpun lagi;melainkan karunianya itu memberi kamu pengajaran dari hal segala perkara,dan sunggulah karunia itu bukannya palsu, dan seperti kamu sudah di ajarnya, maka tinggallah kamu di dalam Dia”.

Kabar Penganten adalah Kabar yang penuh dengan cinta dan ini akan diberitakan dengan terus terang pada Kegerakan Besar. Kalau kita membaca Wahyu 21:14–16 maka kota Yerusalem Baru itu segi empat bentuknya dan Yerusalem itu akan turun kebumi sesudah 1000 tahun Masa Damai. Tetapi dalam 1000 tahun Masa Damai pada hari ke-7 maka kota Allah itu dinamakan Penganten Domba Allah tempat segala orang suci satu negeri yang dikasihiNya ini merupakan Yerusalem Baru.

Perhiasan dada dengan 12 batu permata itu nampak pula di Yerusalem Baru yang mempunyai 12 alasan batu permata (Wahyu 21:19–20) yaitu Penganten Domba Allah dan inilah yang terdapat dalam hati Imam Besar seperti juga perhiasan dada terdapat diatas hati Imam Besar yang adalah bayangan Tuhan Yesus. Perhiasan dada dengan 12 permata yang diukir dengan 12 nama putra–putra Israel.

RUBEN

YEHUDA

GAD

ZEBULON

SIMON

DAN

ASYER

YUSUF

LEWI

NAFTALI

ISACHAR

BENYAMIN

Keluaran 28 : 17 – 20.

–       Jajar Pertama     :    sebiji permata akib, sebiji permata sabarjad dan sebiji permata yakut

–       Jajar Kedua        :    sebiji permata zamerud dan sebiji permata nilam

–       Jajar Ketiga        :    sebiji permata pusparagam dan sebiji permata syabu, sebiji permata martis

–       Jajar Keempat     :    sebiji permata firuzah dan sebiji permata unam dan sebiji permata yasib

Jadi kita melihat nama 12 suku Israel diukir 2x yaitu diatas 2 batu unam diatas bahu Imam Besar  dan diatas 12 batu permata pada perhiasan dadanya.  12 nama pada 12 permata pada Imam Besar. Menunjuk pada 12 Rasul Hujan Awal. Dan 12 nama perhiasan dada ini menunjuk pada 12 Rasul Hujan Akhir Epesus 5:19–20, Wahyu 12:1–2.

12 Rasul Hujan Awal dan Akhir nampak dalam Wahyu 4 dan  Wahyu 21. Dalam Pintu Gerbang dan dewala Yerusalem Baru. 12 Rasul Hujan Akhir akan memegang pucuk pimpinan atas Gereja sempurna yang akan diangkat hidup–hidup diatas bumi ini (Wahyu 12:6, 14). Hal ini akan di terangkan dalam Wahyu 12 yaitu Rahasia pekabaran 12 Rasul Hujan Akhir.

12 Rasul Hujan Awal dan 12 Rasul Hujan Awal ini merupakan tua–tua dalam Kerajaan Sorga. Wahyu 4:4 yang berbunyi sebagai berikut :

“Dan keliling aras itu ada dua puluh empat tahta dan diatas segala tahta itu ada duduk dua puluh empat ketua–ketua, yang berpakaian putih dan diatas kepalanya bermakota emas”.

Mereka inilah yang menjadi Raja untuk memerintah dengan Kristus selama-lamanya dan Yesuslah Raja diatas segala raja.

Pemerintahan ini akan dimulai pada Kerajaan 1000 tahun Damai dan tidak akan berkesudahan. Perhiasan dada tidak boleh dipisahkan daripada baju  Efod (ayat 28). Demikian penganten Tuhan tidak dapat dipisahkan dengan Tuhan Yesus Kristus

 

Ayat 16

Perhiasan dada berlapis dua adalah  menunjukan bahwa Hujan Akhir 2x ganda dengan Hujan Awal. Itu sebabnya tugas Rasul Hujan Akhir terlalu berat karena membawa Kabar Penganten di mana Rasul Hujan Akhir tidak boleh berkompromi dengan Pekabaran Akal–akal Manusia. Rasul Hujan Akhir akan diperhadapkan dengan filsafat yang modern teknologi yang menakjubkan dan Ilmu Teologia yang tinggi akan mengalami pertarungan pekabaran yang sengit jauh melebihi tugas Gereja Hujan Awal Yakub 5:7-8, Zakaria 10:1, Yoel 2:21–23 Hujan Akhir ditetapkan oleh Tuhan tetapi itu juga bisa berubah karena orang pilian

Ayat 17-27     

Dalam dada Imam Besar itu terletak permata dan tiap-tiap permata diukir nama-nama putra Israel

 

KETERANGAN ROHANI

 

a.  Telah diterangkan dalam ayat 6-15 sebagian daripada dada Imam Besar.

–   12 permata juga berbicara 12 Pintu Gerbang Yerusalem Baru. Wahyu 21:21.

–   4 baris adalah berbicara 4 penjuru Yerusalem Baru.

–   3 permata dalam satu baris adalah berbicara 3 pintu dalam sepihak dalam Yerusalem Baru.

 

Wahyu 21:13 yang berbunyi sebagai berikut : “Disebelah timur tiga pintu gerbang dan disebelah utara tiga pintu gerbang, dan disebelah selatan tiga pintu gerbang, dan disebelah barat tiga pintu gerbang”.

Ini adalah berbicara bahwa pintu keselamatan terbuka bagi seisi dunia (4 penjuru alam) jadi Kabar Penganten ini untuk 4 penjuru alam bukan  untuk satu bangsa tetapi seluruh bangsa didunia. Perhatikan Matius 24:14 yang berbunyi sebagai berikut :

“Maka injil kerajaan ini akan di masyurkan di dalam seluruh dunia ini akan menjadi suatu kesaksian bagi segala bangsa; kemudian dari pada itu,barulah tiba kesudahan itu.

Yang dimaksud dengan Injil Kerajaan yaitu Injil Kabar Penganten yang harus dimasyurkan dahulu keseluruh dunia menjadi kesaksian segala bangsa barulah tiba kesudahan itu. Jadi yang menentukan kesudahan itu ialah Kabar Penganten disaksikan pada 4 penjuru alam. Kata kesaksian artinya dimasyurkan, disaksikan disegala bangsa Rahasia Kerajaan Injil itu. Dan bukan mutlak mereka harus menerimanya yang penting telah dimasyurkan / disaksikan.

Kabar Injil Kerajaan itu mulai dipersiapkan dimuka Kegerakan Besar melalui Wahyu Pengajaran Galatia 1:11–12 maksudnya Injil Kerajaan itu diberitakan keseluruh muka bumi karena Allah tidak menghendaki seorangpun yang binasa  2 Petrus 3:9 dan 1 Timotius 2:4.

Akan tetapi Kabar Penganten itu menjadi rongrongan setan yang mengalihkan pandangan Rohani Gereja Tuhan Akhir Zaman mengakibatkan banyak orang tidak akan menerimanya sebagaimana para rasul itu telah ditangkap oleh para Ahli Torat, Orang Parisi, Orang Herodiani dan Zaduki. Demikian juga Kabar Penganten Akhir Zaman ini akan ditentang oleh Ahli Torat, Parisi, Herodiani, dan Zaduki moderen.

Pekebaran Penganten adalah pekabaran seperti singa menikas dengan maksud untuk memperbaiki seluruh tafsiran akal-akal manusia seperti apa yang dimaksudkan dalam Matius 15:8-9, 13-14, Matius 23, 1 Timotius 4:1-5, 2 Petrus 2. Sebab itu setiap Hamba-hamba  Tuhan yang dipanggil melayani pekabaran ini akan dipanggil langsung oleh Tuhan melalui RohNya.  Atau caranya Tuhan sendiri seperti panggilan para Nabi-nabi, Rasul-rasul dan lain-lain yang seringkali dalam pandangan manusia adalah tidak masuk akal tapi Alkitab telah menggariskan yang bertentangan dengan manusia contoh : panggilan 12 Rasul Hujan Awal sesungguhnya mereka itu bukan terdiri dari orang-orang cendikiawan dan Ahli-ahli Theologia tapi mereka adalah orang-orang biasa dan bukan dari suku Lewi.

Dengan dasar 12 Rasul ini Tuhan mulai memberitakan Kabar Kerajaan Allah yang sudah begitu banyak menarik Imam takluk pada Iman dari masyarakat ramai yang terdiri dari segala tingkatan masyarakat, termasuk orang Ahli Torat yang bernama Saul kemudian dirubah menjadi Rasul Paulus.

Dalam sejarah Gereja dari abad ke abad banyak kaum cendekiawan yang dipanggil. Demikian juga akhir zaman ini memasuki Kegerakan Besar dalam penyempurnaan Gereja Penganten.

Panggilan seperti Rasul-rasul Hujan Awal berlaku kembali cara panggilan ini bersamaan dengan panggilan para Rasul tetapi dikerjakan oleh Rohulkudus. Contoh Kisah Rasul 13:1-3 setiap Hamba Tuhan yang terpanggil untuk pekerjaan yang besar ini akan dilengkapi dengan Karunia-karunia Roh dan karunia inilah yang mengajar dia,           1 Yahya 2:27 atau diajar secara langsung Yeremia 33:3, Galatia 1:11-12.

b.      Pada tiap-tiap permata diberi satu nama daripada masing-masing suku bangsa Israel atau putra Israel dari keturunan Yakub (Dina tidak termasuk karena perempuan pada masa itu dipandang sebagai budak). 12 nama suku bangsa Israel didalam perhiasan Imam Besar ini berbicara tentang 12 Rasul Hujan Akhir Wahyu 21:14, Epesus 2:19-20. 12 nama ini diukirkan diatas permata artinya nama-nama Rasul Hujan Akhir tidak mungkin hilang.

     

Perbedaan 12 Rasul Hujan Akhir dan 12 Rasul Hujan Awal sebagai berikut :  Rasul Hujan Awal yang dibayangkan 2 batu unam diatas bahu Imam Besar yang terukir juga nama 12 suku bangsa Israel ditugaskan oleh Tuhan Yesus untuk membentuk Gereja Awal dengan Pekabaran Pertobatan sampai jadi Gereja terpilih yang batasnya sampai 2 Korintus 11:2. Gereja awal selesai pembentukannya pada tahun100 sesudah masehi dimana Rasul Yahya (Rasul terakhir) mati di Epesus. Rahasia ini akan ditemui dalam pendahuluan Kitab Wahyu. Rasul Hujan Akhir membawakan Kabar Penganten yaitu Kabar Perkawinan dengan Tuhan Yesus itulah membayangkan perhiasan dada pada Imam Besar yang terukir 12 suku bangsa yaitu 12 Rasul Hujan Akhir. Dada adalah bayangan kasih yang sesungguhnya karena dalam dada itu terdapat jantung. Oleh karena itu Kabar Penganten adalah Kabar Kekasih perhatikanlah tantang kupasan tentang Peti Perjanjian.

Munculnya 12 Rasul Hujan Akhir ini dimuka Kegerakan Besar tetapi masih tersembunyi dan orangnyapun tidak diketahui sebab apabila ia menonjol belum waktunya dia akan diobrak-abrik oleh setan.

Antara 2 permata unam yang terletak diatas bahu Imam Besar dan dengan perhiasan dada Imam Besar dihubungkan dengan rantai emas. Rantai emas berbicara tentang perhubungan Kuasa Rohulkudus. Rasul Hujan Awal dan Rasul Hujan Akhir mempunyai perhubungan dalam Kuasa Roh. Akan tetapi Rasul Hujan Akhir pekerjaannya jauh lebih mulia dan berat daripada Rasul Hujan Awal.

Ayat 26-28

 

  1. Perhiasan dada dihubungkan dengan efod atau tali yang berwarna biru laut.

Perhiasan dada menunjuk pada Yerusalem Baru.

Efod adalah berbicara tentang perjalanan hidup Tuhan Yesus dalam proses salib.

Biru berbicara tentang kuasa kebangkitan juga ini berbicara tentang perjalanan hidup bagi Anak-anak Tuhan yang hendak masuk Penganten Tuhan (Yerusalem Baru) harus berhubungan dengan perjalanan hidup dari Tuhan Yesus dalam proses salib. Artinya sebagaimana Tuhan Yesus berjalan dalam proses salib maka kita juga harus demikian (2 korintus 4:10-11). Oleh karena itu Rasul Paulus menegaskan dalam 1 Korintus 11:1 bahwa ia telah menurut teladan Kristus dan kembali dia menyurat pada Sidang Korintus dalam 2 Korintus 11:16-33 berbicara tentang proses salib dalam mana ia menjalankan tugas yang diamanatkan padanya melayani Tuhan. Jalan salib berat buat daging tapi kita bisa mengalami itu oleh karena kuasa kebangkitan daripada Kritus (tali biru) Filipi 4:13 dan         2 Korintus 12:10 dan inilah proses salib perjalanan Rasul Paulus yang harus menjadi bagian daripada Gereja Penganten pada akhir zaman 1 Petrus 5:9.

  1. Perhiasan dada tidak boleh diceraikan daripada efod begitu juga kehidupan kita tidak boleh tercerai daripada kehidupan Kristus. Penganten perempuan tidak boleh tercerai daripada Penganten laki-laki begitu juga suami istri tidak boleh tercerai satu dengan yang lain 1 Korintus 7:5 sebab itu suami istri itu hanya dapat bercerai karena maut. Matius 19:5-6.

Ayat 29

Harun memakai nama Israel diatas hatinya. Harun adalah Imam Besar berarti dia bertanggung jawab atas 12 suku bangsa Israel. Tuhan Yesus adalah Imam Besar kita Ibrani 4:14 nama-nama dari kaum Israel diatas perhiasan dada berbicara tentang 12 Rasul Hujan Akhir yang bersandar didada Yesus seperti Rasul Yahya artinya yang dicintai dan menjadi jantungnya Tuhan karena membawakan Kabar Penganten. 12 Rasul Hujan Awal dipikul diatas bahu artinya dipikul oleh Tuhan Yesus dalam Kabar Pertobatan mereka tapi 12 Rasul Hujan Akhir menjadi jantung hati Tuhan Yesus kerena membawa Kabar  Penganten (Pernikahan dengan Tuhan Yesus Kristus) Yesaya 62:5, Wahyu 12:1-2, Yesaya 54:5. Gereja Hujan Akhir  jadi jantung hatinya Tuhan Yesus yang dibayangkan dengan Rahel dan Yakub. Lea berbicara Hujan  Awal dan Rahel berbicara Hujan Akhir. Silpa dan Bilha ialah merupakan masa menurunnya Gereja Tuhan. Perhatikan sejarah Gereja sesudahnya Rasul Yahya mati dari abad II sampai abad XIX merupakan masa suam bagi gereja tetapi pekabaran berjalan terus karena rencana Allah tidak boleh gagal. Tapi abad ke-XX maka Gereja Tuhan bangkit kembali karena memasuki Hujan Akhir dan pencurahan Roh 2 kali ganda. Ingat Rahel mengandung tatkala memasuki Kanaan untuk melahirkan Benyamin. Setelah lahirnya Benyamin matilah Rahel. (Hal ini akan diterangkan dalam Wahyu 12). Benyamin artinya anak tangan kanan. Kita lihat bahwa untuk mempersuntingkan Rachel itu Yakub terpaksa memperhambakan diri 2 kali 7 tahun maksudnya pengorbanan itu untuk Rahel, tapi diberikan saja Lea nanti Yakub memperhambakan 7 tahun lagi baru diberi Rahel. Ini ada Rahasianya yang menyangkut persoalan Rohani karena menyangkut Gereja Awal dan Gereja Akhir.

URIM DAN TUMIM, Keluaran 28 :30

 Yang berbunyi sebagai berikut :

“Maka dalam perhiasan dada hukum itu hendaklah kau bubuh Urim dan Tumimpun, supaya ia itu diatas jantung hati Harun apabila ia menghadap hadirat Tuhan dan supaya selalu dipakai Harun akan hukum bani Israel diatas hatinya dihadapan hadirat Tuhan”

 

Didalam lipatan daripada kain perhiasan dada itu ditaruh Urim dan Tumim, Urim dan Tumim adalah suatu rahasia yang masih terpendam sampai hari ini.

Dua permata Urim dan Tumim dipakai :

  1. Untuk hukum dan pengadilan kepada umat Israel atau Imam Besar
  2. Juga untuk menyampaikan kehendak Allah Bilangan 27:21 dan I Semuel 28:6
  3. Dan untuk mengetahui sesuatu yang tak terang misalnya tentang silsilah Nehemia 7:61-65

 

URIM   =   TERANG    –     TUHAN

TUMIM =   SEMPURNA    –     KEBENARAN adalah ROH

Urim dan Tumim membayangkan Tuhan dan Roh atau membayangkan Roh Suci yaitu oknum Allah yang mengerjakan kesempurnaan dalam Gereja Tuhan.  Urim dan Tumim menerangkan hati manusia dan menyatakan kebenaran pada manusia dan menyatakan dosa dan menghukum dosa. Contoh pekerjaan Roh Suci pekerjaan Urim dan Tumim ada pada Rasul Petrus (Karunia Marifat) Kisah Rasul 5:1-11. Petrus mengetahui dosa Ananias dan Safira yang menyembelahkan harga sebidang tanah yang dinasarkan kepada kaki-kaki Rasul. Bukan secara kebetulan tetapi adalah Urim dan Tumim Rohani. Hal ini telah dijanjikan oleh Tuhan dalam Yahya 14:16, 16:13-16. Apabila Rohulkudus turun mengambil alih pekerjaan Tuhan serta Roh turun berdiam dalam Gereja Tuhan (anak-anak Tuhan) dan dipanggil menjadi pelayan Tuahn sekedar apa yang diberikan padanya dan apabila ia beroleh karunia Hikmat dan Marifat maka dia mengetahui rahasia setiap orang apalagi ia mendustai Allah. Kalau Roh Suci bekerja dalam sidang jemaat maka dosa-dosa dalam sidang jemaat akan dinyatakan dan akan dihukum dan ia menyatakan kebenaran.

Urim dan Tumim dalam perhiasan dada yaitu dibelakang nama 12 suku Israel. 12 suku Israel pada perhiasan dada Imam Besar ini berbicara 12 Rasul Hujan Akhir yang akan dipenuhkan dengan karunia-karunia Roh sehingga mereka itu akan mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi dalam Gereja dan segala Ananias dan Safira akhir zaman akan diketahui perbuatannya dan mereka itu menerima hukuman yang layak.

Urim dan Tumim akan berjalan bersama-sama dengan penyempurnaan Gereja pada akhir zaman sehingga ia benar-benar menjadi Penganten Kristus.

Dalam Wahyu 22:11 nanti akan terjadi orang benar akan terus menjadi benar dan dalam kesucian dan orang kudus akan terus menjadi kudus tetapi orang jahat akan bertambah jahat. Hal ini akan terjadi pada Kegerakan Besar dimana semua orang yang berkemauan baik akan dipanggil keluar (eklesia) untuk disempurnakan menjadi Penganten Kristus dan yang tertinggal akan terpengaruh dengan dunia ini atau dipengaruhi oleh Antikris (yang tidak berkemauan baik).

Dalam Kegerakan Besar nanti akan terjadi perpisahan karena sebagian akan ke Gereja Palsu dan sebagian pergi ke Gereja Penganten yang benar.

BAJU BIRU, Keluaran 28:31-35

 

Ayat 31       Diperbuat baju selimut (mantel biru) dari efod warnanya sama sekali biru laut. Biru laut = Kuasa Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Kalau efod menunjuk pada kehidupan Tuhan Yesus Kristus kepada 4 Injil sampai pada hari kebangkitanNya maka sehelai baju biru adalah menyatakan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Baju selimut itu letaknya dibawah baju efod. Pada klemnya itu digantung delima buatan dan giring-giring emas berselang seling (ayat 31-33)

Arti Rohani dari buah delima dan giring-giring emas :

 

1. BUAH DELIMA.

      Delima menunjuk pada Gereja Tuhan.

Giring–giring emas menunjuk pada Roh Suci.

Ini adalah berbicara gereja yang berdiri atas kuasa Kebangkitan Tuhan Yesus dan dipimpin oleh Roh Suci          1 Korintus 14:1-5, 1 Yahya 3:24. Delima adalah gambarnya sidang jemaat yang dibentuk oleh Kuasa Kebangkitan Tuhan Yesus karena tanpa kuasa kebangkitan Tuhan Yesus tidak ada Gereja Tuhan.

Warna delima menunjukkan cara bagaimana sidang mesti berjalan (hidup seperti Tuhan Yesus Kristus), buah delima ini terbagi dalam 2 bahagian (ruangan) dan dalam ruangan ini menunjuk cara bagaimana membagi tugas pekerjaan. Buah delima itu teratur begitu rupa sehingga kelihatan tersusun rapi seolah-olah tidak bersentuhan satu dengan yang lain dan buah delima itu rasanya harum dan enak, warna delima adalah putih dan merah.

Merah      –       Kecintaan (ditebus oleh darah Kristus karena cinta)

Putih        –       Kesucian

Mahkota Delima

Mahkota adalah harapan orang percaya 2 Timotius 4:8. Didalam delima ada kecintaan dan kesucian, diluar adalah pengalaman dan kebangkitan, diatas ada harapan mahkota.

2.GIRING-GIRING EMAS 

Digantung pada klem baju biru.

Emas berbicara Roh Suci

Delima dan giring-giring bergantian suara. Imam Besar masuk dalam ruangan Suci artinya apabila Roh Suci akan aktif dan bersuara bila Tuhan Yesus berjalan ditengah-tengah sidangNya (Wahyu 1) sehingga apabila Roh Suci aktif bekerja dalam gereja maka kedengaranlah kata-kata asing, nyanyian mazmur dan nubuat berarti tanda Tuhan Yesus ada ditengah-tengah kita 1 Korintus 14:2, 5, 24-33.

Apabila Imam Besar masuk dalam Kamar Suci  tidak berbunyi giring-giring dan delima itu tandanya Imam Besar telah mati  dan harus dikeluarkan ke halaman. Demikian juga Gereja Tuhan apabila Roh Suci tidak bekerja lagi yaitu Mazmur dan Nubuat, lidah asing berarti Rohani telah mati.

Arti Rohani Baju berjala-jala, Keluaran 28:39

Baju yang berjala-jala ialah baju yang paling panjang.

Perhatikan :

  1. Efod (baju efod) menunjuk pada perjalanan salib dan akhir pada kenaikan.
  2. Selimut (mantel biru laut) manunjuk pada kebangkitan.
  3. Baju jala-jala menunjuk pada kenaikan di sorga

Pakaian menunjuk pada kehidupan Tuhan Yesus Kristus dalam Yahya 19:23 Jubah Tuhan Yesus Kristus dibagi–bagi dan diundi. Jika Tuhan Yesus bangkit maka dia mempunyai pakaian yang baru yakni pakaian kemuliaan. Begitu pula Gereja Tuhan jika sudah bangkit atau lahir baru nanti satu kali kelak akan beroleh pakaian baru dan pakaian kemuliaan dari kerajaan sorga 1 Korintus 15:51-52. Dalam Imamat 16:2-4 menunjukan bagaimana cara Imam Besar Masuk dalam ruangan Suci hanya boleh masuk dalam satu tahun sekali yaitu pada hari grafirat. Ia tak boleh pakai pakaian kebiasaan melainkan pakaian serba putih. Ia harus tanggal efod dan mantel biru apa sebab efod ditanggalkan karena perjalanan salib sudah selesai. Mantel biru di tanggalkanNya artinya kebangkitan 40 hari sudah selesai maka tinggallah Yesus, hal naik kesorga yang di gambarkan melalui tirai untuk masuki ruangan maha suci.

Jala–jala menunjuk pada mata yang banyak artinya mata ini menunjukkan pada Tuhan Yesus yang dapat melihat anak-anak melalui Roh suci Zacharia 3:9, 4:10, Mazmur 139:12, Ibrani 4:12–13.

Setelah ia naik ke sorga di turunkanNya Roh suci sebagai pengganti dan melalui Roh ini dapat dilihat segala dosa dan kejahatan dalam Gereja Tuhan. Dalam Zacharia 4:10 dan Wahyu 5:6 batu dan domba yang mempunyai 7 mata batu dan domba berbicara Tuhan Yesus. Dan mata berbicara tentang penglihatan sempurna dari Tuhan Yesus Kristus baik secara jasmani terlebih pula secara Rohani. Oleh karena itu tak ada satu hal yang tersembunyi di hadapan Allah karena ia telah mengirimkan RohNya sebagai pengganti untuk mengawasi anak–anaknya Yahya 14:16–18, 1 Korintus 2:10–16.

KULAH DAN JAMANG EMAS,  Keluaran 28:36–40, 39:29–31

Kulah artinya kopiah yang terbuat dari pada kain linen putih. Dibagian kening diikatkan dengan pita biru laut suatu jamang daripada pelat emas yang diukir dengan kesucian Allah.

Dalam Wahyu 3:12, 14:1, 22:14 kita membaca nama-nama pada kening orang saleh. Dapat dipastikan bahwa ukiran pada jamang emas yang berukiran dan bersulam itu yang berbicara tentang kesucian Allah menunjuk pada nama yang tertulis nama yang termulia dari Tuhan yaitu Tuhan Yesus Kristus. Karena nama ini adalah nama kesucian Allah (dalam Perjajian Lama masih bersifat rohani) tapi kemudian menjadi satu kenyataan bahwa nama itu akan ditulis pada dahi orang-orang saleh sehingga Pemazmur berkata dalam Mazmur 104:34 sedaplah aku berpikir-pikir akan Dia dan hatiku bersukacita akan Tuhan. Jadi pikiran orang saleh hanya melulu untuk Tuhan bukan lagi perkara-perkara dunia dan nama-nama ini heran dan hebat seperti tongkat ditangan Musa. Tongkat berbicara Firman dan Kuasa Firman. Dengan nama ini segala sesuatu dilakukan karena nama ini heran. Dan penuh dengan kuasa yang dapat mengusir setan dan sebagainya. Dan didalam nama ini segala lutut akan bertelut dan lidah akan mengaku nama ini, Pilipi 2:9-11 baik disurga dibumi dan dibawah bumi. Dan nama ini juga yang membawa selamat, tidak ada lain Kisah Rasul 4:11-12.

Jadi kita diselamatkan hanya dalam nama Tuhan Yesus Kristus serta mengikut Dia. 1 Korintus 11:1Hendaklah kamu menurut teladanku, seperti akupun menurut teladan Kristus”.

Kening menunjuk pada ingatan, kehendak dan kemauan sebab itu segala kepikiran dan kemauan kita harus penuh dengan nama Tuhan Yesus / Firman yang menyucikan dan menyelamatkan kita. Dalam Kisah Rasul 2:37-38 kita membaptiskan dengan nama Tuhan Yesus Kristus. Karena inilah yang terpenting. Sebab itu jika mau membaptiskan orang tidak memakai nama Tuhan Yesus Kristus harus dilang kembali, hal ini telah diterangkan.

Pada jamang daripada emas diukir dengan kesucian Allah artinya diukir dengan nama Tuhan Yesus Kristus. Emas berbicara Rohulkudus. Perkerjaan dalam urapan Roh adalah memakai nama Tuhan Yesus Kristus dan inilah yang menjadi angan-angan hati kita. Sebab segala sesuatu itu harus dikerjakan dengan nama Tuhan Yesus Kristus bukan nama yang lain ® inilah rahasianya kula dan jamang emas. Supaya kehidupan kita harus dimeterai diukir dengan nama Tuhan Yesus barulah kita disebut milik Kristus. Sebab itu pada hari Pentakosta Roh Suci itu turun diatas loteng Yerusalem dimana berkumpul 120 murid nampak api diatas kepala mereka dan mereka mulai berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa.

Api itu harus membakar pikiran kehendak kita (hinggap diatas kepala) supaya kita hanya memikirkan Tuhan Yesus Kristus dan supaya lidah kita disucikan oleh darah Kristus agar supaya perkataan kita menjadi berkat. Yesaya 6:1-8,  Kolose 4:6.

IKAT PINGGANG, Keluaran 28:40-41

Ayat 40   Maka bagi anak laki-laki harunpun hendaklah kausuruh perbuat baju dalam dan suruhlah perbuat bagi mereka itu kopiah akan kemuliaan dan perhiasan.

 

Ayat 41   Maka sekalian inilah hendaklah kaukenakan kepada Harun dan kepada anak-anaknya laki-laki, lalu hendaklah kausiramkan mereka itu dengan minyak bau-bauan, dan penuhilah tangan mereka itu dan sucikanlah mereka itu, supaya dikerjakannya immamat bagiKu.

Ikat pinggang adalah ikatan yang mengikat baju efod warnanya sama dengan efod dalam Epesus 6 ikat pinggang adalah berbicara kebenaran. Ikan pinggang berbicara tentang kehidupan Tuhan Yesus diatas bumi terikat pada kebenaran begitu juga Gereja Tuhan tak ada suatu bahagian daripada Tuhan Yesus yang tidak benar oleh karena itu Firman Allah mengatakan karena matinya Kristus sebagai orang yang benar maka kita dibenarkan olehnya dalam Yahya 21:18 yang berbunyi : “Sesungguhnya-sungguhnya Aku berkata padamu : Tatkala engkau muda, engkau sendiri mengikat pinggangmu lalu pergi barang kemana kehendak hatimu, tetapi apabila engkau sudah tua kelak, engkau akan  mengulurkan tanganmu, lalu seorang lain akan mengikatkan pinggangmu, dan membawa engkau barang kemana yang tiada engkau suka”. Disini Tuhan Yesus memperingatkan pada Rasul Petrus bahwa melalui Rohnya dan kebenarannya kelak Petrus apabila telah dewasa Rohani dia tidak bebas lagi seperti kanak Rohani (mudah rohani). Kita melihat Rasul Petrus sesudah Kristus mati disalib dia kembali pada pekerjaannya semula yaitu pemukat ikan. Oleh karena itu Tuhan dapatkan kembali Rasul Petrus yang telah dipilihnya itu lalu berbicara dari hati ke hati seperti apa yang dikatakan dalam Yahya 21:15–17 dimana maksud Tuhan supaya pekerjaan nelayan harus ditinggalkannya. Seperti panggilannya yang pertama kemudian menjadi penjala orang menggantikan pekerjaan Tuhan di tengah–tengah dunia ini Yahya 20:21–23.

Rasul Petrus menangis dengan panggilan Tuhan yang begitu lemah lembut dan manis padanya dimana Tuhan minta supaya Rasul Petrus mengembalakan domba-domba daripada Tuhan. Kembali Rasul Petrus mentaati panggilan Tuhan dan sejak itu Rasul Petrus menjadi Rasul yang terbesar. Dan menjadi pemimpin Rasul Hujan Awal  dengan pimpinan Rohulkudus kita melihat bahwa Rasul Petrus akhirnya mati sahid di Roma yaitu disalib kepala dibawa kaki diatas dia tidak mengikuti kematian gurunya. (Tuhan Yesus Kristus). Karena dia sadar dia tidak berlayak seperti gurunya karena dia pernah menyangkal.

Pekerjaan Rasul petrus dan Rasul Paulus dalam Kisah Rasul 20:22–27. Begitu juga kehidupan Tuhan Yesus Kristus terikat pada kehendak Bapa sebagian disaat–saat yang terakhir tatkala Tuhan Yesus berada ditaman Getsemani sebelum Ia ditangkap dimana Ia berdoa dengan sungguh sebagian peluhnya menetes seperti darah dan Dia berkata ya Bapa kehendakMu yang jadi, Matius 26:39, 42. Demikian juga Hamba–hamba Tuhan yang membawa Kabar Penganten yang sudah dewasa Rohani akan mengalami seperti para Rasul–rasul Hujan Awal malahan lebih hebat lagi.

SERUAL DALAM, Keluaran 28:42–43

Ayat 42   Dan lagi perbuatlah bagi mereka itu serual daripada kain rami akan menudungi ketelanjangan tubuhnya, maka serual itu hendaklah daripada pinggang datang kepaha belalang panjangnya.

 

Ayat 43  Maka tak akan jangan yaitu di pakai oleh Harun dan oleh anak –anaknya pada masa mereka ia masuk kedalam kemah perhimpunan atau apabila mereka itu menghampiri mezbah akan berbuat bakti dalam tempat yang suci, supaya jangan mereka itu kena barang kesalahan serta mati di bunuh. Maka inilah akan menjadi suatu hukum baginya dan bagi benihnyapun kekal selama – lamanya.

Serual dalam ini diperbuat daripada kain rami yang menutupi ketelanjangan tubuhnya maka serual ini hendaklah daripada pinggang datang kepaha belakang. Artinya  dalam melayani Tuhan jangan daging yang kelihatan lagi yaitu hawa napsu daging harus dimatikan. Apabila Imam Besar ini tidak memakai serual dalam melayani pekerjaan Imamat dia akan mati. Demikian juga Hamba-hamba Tuhan yang tidak memakai pakaian serual secara Rohani artinya melayani Tuhan tanpa pimpinan Roh akan ada kematian Rohani.

Itu sebabnya banyak Hamba-hamba Tuhan yang suka memakai jubah seperti Imam Besar dalam melayani pekerjaan Allah. mereka mencontohi Imam Besar dan Imam-imam pada Perjanjian Lama, mereka hanya memandang pada perkara-perkara jasmani tapi mereka bukan memandang perkara-perkara Rohani.

Sebagaimana Ahli Torat ditegur oleh Tuhan dalam Matius 15:8-14 dan Matius 23 demikian juga akhir zaman ini Imam Besar dan Ahli Torat akan ditegur langsung oleh Rohulkudus  melalui Pekabaran Penganten, karena melalui Pekabaran Penganten mereka akan diserang.

ARTI ROHANI PAKAIAN IMAM BESAR

  1. Hidup dalam kematian
  2. Hidup dalam kebangkitan
  3. Hidup dalam kemuliaan
  4. Hidup dalam kebenaran

Daripada Imam Besar (Tuhan Yesus Kristus).

Pakaian bayangan daripada kehidupan / kedudukan Tuhan Yesus didunia. Efod atau pakaian efod warnanya disulam dengan benang emas. Warna efod sama dengan warna Pintu Gerbang, Pintu Kemah, dan Pintu Tirai dan selimut Tabernakel. Jadi pakaian Imam Besar ini hanya ditambah dengan Benang Emas.

 

Efod menunjuk pada Tuhan Yesus dalam :

  1. Kematian (Merah) Bicara tentang sengsara Kristus dan sebagai Tabib yang suka menolong
  2. Kebangkitan (Hamba)  Berbicara Hamba yang beroleh Kuasa Kebangkitan untuk hancurkan Iblis menunjuk pada Injil Markus
  3. Kemuliaan menunjuk Raja (Ungu) Berbicara Kristus yang menjadi Raja diatas segala raja supaya dosa yang merajai kita dihancurkan oleh Kristus.
  4. Kebenaran menunjuk Anak Allah (Putih) Sebagai Anak Allah yang membawa kebenaran dan kemuliaan yang penuh dengan kesucian, menunjuk pada Injil Yahya.

Empat Injil, empat warna adalah menunjuk kehidupan Tuhan Yesus dalam empat Injil sepenuh untuk ke-4 penjuru alam.

  1. Benang Emas adalah bayangan Roh Suci yang menunjuk bahwa Roh Suci mengikat atau mempersatukan ke-4 Injil itu. Perjalanan dalam proses salib (lihat gambar salib) :

Yang paling diatas   –    Yahya / Putih

Sebelah kanan       –    Matius  / Ungu (Raja)

Sebelah kiri           –    Markus / Biru  laut (Hamba)

Sebelah bawah      –    Lukas / Kermizi (Sengsara)

SALIB B

Pakaian Imam Besar genap pada suratan 1, 2 Tesalonika  yang menunjuk pada perjalanan Gereja Tuhan / Hamba-hamba Tuhan harus dalam kesucian. Perhatikan bahwa dalam             1 Tesalonika dan 2 Tesalonika adalah berbicara tentang orang-orang yang menantikan kedatangan Kristus. Oleh karena itu jemaat Tesalonika banyak melihat kemuliaan Allah, karena hidup dalam kesucian.

 

Ada 7 perkara dalam susunan pakaian Imam Besar yang diserasikan dengan 1 dan 2 Tesalonika  tersebut.

  1. 1 Tesalonika 1  dan menunjuk pada Baju Efod / berbicara tentang Kematian
  2. 1 Tesalonika 3  menunjuk Baju Biru berbicara tentang Kebangkitan
  3. 1 Tesalonika 4:1-12  menunjuk Baju Dalam
  4. 1 Tesalonika 4:13  menunjuk Perhiasan Dada
  5. 1 Tesalonika 5:1-11  menunjuk Kulah dan Jamang Emas
  6. 1 Tesalonika 5:12-28  menunjuk Serual Dalam
  7. 2 Tesalonika seluruhnya menunjuk pada Urim dan Tumim

PAKAIAN IMAM BESAR KELUARAN 28:40-43

Imam-imam harus memakai baju lenin putih dan ikat pinggang putih, kopiah putih (serba putih) tanpa warna-warna. Putih adalah kesucian. Ini adalah barang siapa yang malayani pekerjaan Tuhan biarlah ia bekerja dengan :

  1. Kesungguhan
  2. Kesucian hati
  3. Menyangkal diri
  4. Kemauan daging harus dimatikan dan hanya memikirkan perkara Rohani.

Apabila keempat hal ini dilanggarnya untuk berbuat dosa mengakibatkan pekerjaan / pelayanannya mati (mati Rohani).

Dalam pakaian Imam Besar dan Imam-imam ini telah dijelaskan arti Rohani. Sebab itu Gereja Tuhan harus memperhatikan hal ini apalagi memasuki kesempurnaan Gereja Tuhan dimana Tuhan akan memanggil dan melantik Hamba-hambaNya untuk memasuki rencana Allah yang besar harus belajar tentang Rahasia Pakaian Imam Besar. Rasul-rasul Hujan Awal telah mempraktekkan itu dengan baik, perhatikanlah Kisah Segala Rasul sampai Kitab Wahyu.

SUSUNAN PERJANJIAN BARU DALAM TABERNAKEL

 

I.  Pintu Gerbang.

Injil Matius, Markus, Lukas dan Yahya tentang Pintu Kerajaan Sorga.

  1. Matius / Ungu / Kemuliaan Raja – Singa
  2. Markus / Biru laut / Kebangkitan – Lembu
  3. Lukas / Merah Kermizi /  Sengsara  –  Anak Manusia
  4. Yahya / Putih / Kesucian – Burung Nasar (Yahya 4:6-7) yang berbicara juga 4 Injil yang ada diarasj.

Penulis dan pekerjaan dari 4 orang tersebut berbeda.

  1. Matius adalah penulis yang dari Pemungut cukai
  2. Markus seorang Pedagang
  3. Lukas seorang Tabib
  4. Yahya seorang Nelayan

Keempat penulis Injil ini mempunyai pandangan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yesus sebagai berikut :

  1. Matius menyaksikan bahwa Tuhan Yesus sebagai Raja. Untuk mengangkat seorang Raja maka harus dilihat dahulu silsilahnya. Tuhan Yesus adalah keturunan Raja dalam Matius 2 Tuhan Yesus adalah keturunan Raja  / Anak Raja
  2. Markus menulis Tuhan Yesus sebagai Hamba. Seorang Hamba tidak ada silsilah. Sebab itu Markus menulis Tuhan Yesus mulai dari pelayanannya.
  3. Lukas menulis Tuhan Yesus sebagai manusia yang penuh dengan peri kemanusiaan / penuh cinta yaitu manusia yang suka menolong orang berdosa dan orang sakit. Itu sebabnya Tuhan Yesus dikatakan juga Tabib. Dalam Lukas 15 berbicara Anak yang hilang, domba yang hilang ini menunjuk manusia yang hilang kemuliaan. Sebab itu Tuhan Yesus datang menolong.
  4. Yahya menulis Tuhan Yesus sebagai Anak Allah dan Allah sendiri tidak punya silsilah tapi dari kekal sampai kekal. Alif dan Ya, Alfa dan Omega. Allah penuh dengan Kesucian.

Keempat Injil ini menceritakan :

  1. Kelahiran Tuhan Yesus
  2. Pekerjaan Tuhan Yesus
  3. Kematian dan Kebangkitan Tuhan Yesus
  4. Kenaikan Tuhan Yesus kesorga.

Sekarang datang pertanyaan apakah hubungannya kita mempelajari ke-4 Injil itu ? Supaya kita memperoleh tabiat daripada Tuhan Yesus dalam pelayanan kita.

 

Artinya : Dalam pelayanan kita harus mengambil contoh Lembu (Injil Markus) semangat bekerja, setia, dan suka melayani. Ini bukan berarti kita sombong tetapi sebagai imbangan seperti Lembu / Pelayan. Dalam pelayanan kita harus penuh cinta, cinta orang yang berdosa (Injil Lukas). Juga harus mempunyai tabiat kesucian karena tanpa kesucian kita tidak masuk Kerajaan Sorga (Injil Yahya).

Keempat sifat ini telah dipraktekkan oleh Rasul Paulus dengan baik (1 Korintus 11:1). Rasul Paulus telah mempraktekkan ini sampai akhir hidupnya 2 Timotius 4:6-8.

II. Halaman Kisah Segala Rasul.

Berbicara Rohulkudus. Orang-orang yang mau bekerja harus penuh dengan Rohulkudus sebab tanpa Roh kegagalan terjadi (Kisah Rasul 1:8). Kisah Rasul 2:1-4, Rum 15:16

III. Mezbah Korban Bakaran – Rum

Ini berbicara tentang suratan Rum yang menceritakan orang yang benar oleh sebab percaya Nama Tuhan Yesus karena manusia tak kuat. Kitab Rum berbicara tentang Iman. Diselamatkan oleh Imam bukan oleh perbuatan sedang dalam Kitab Yakub mengatakan Iman tanpa perbuatan adalah nihil (sia-sia).

IV. Kolam Pembasuhan – 1 dan 2 Korintus

1, 2 Korintus menceritakan dari hal penyucian :

  1. Pikiran menunjuk kepintaran disucikan
  2. Penyucian tubuh sebab kotor karena dosa
  3. Penyucian daripada berhala-berhala supaya pengasihan Rohulkudus dipenuhkan dalam hidup kita. Penyucian harus ada dalam Gereja. Dan penyucian ini hanya dilakukan oleh Darah Tuhan Yesus dan Roh.

V. Pintu Kemah – Galatia

Menceritakan dari hal Sunat tentang perjanjian Allah secara jasmani dalam Perjanjian Lama. Secara Rohani dalam Perjanjian Baru itulah Kepenuhan Roh.

VI. Meja Roti – Epesus

Menceritakan dalam hal perhubungan sidang dengan Tuhan Yesus (Suami–Istri).

VII. Pelita Emas – Pilipi

Menceritakan bagaimana kedudukan orang-orang percaya dalam pekerjaan Tuhan dan kepada Hamba-hamba Allah / mereka yang bukan Pendeta tapi pelita. Pendeta adalah lantikan organisasi seperti Pendeta Torat 1 Timotius 1:7-8

 

VIII. Mezbah Dupa – Kolose

Menceritakan dalam hal menyembah yaitu mencari Tuhan dalam sembahyang. Dan ditegaskan dalam Kolose jangan menyembah malaekat tapi menyembah Allah yang hidup.

IX.     Pakaian Imam Besar dan Imam-imam – 1 dan 2 Tesalonika

Membicarakan dari hal orang percaya dalam kesucian. Jemaat Tesalonika adalah jemaat yang menantikan kedatangan Tuhan harus hidup dalam Iman dan Kesucian.

X.       Tabisan Imam-imam dan Imam Besar – 1 dan 2 Timotius

Menceritakan dari hal penyerahan dan tabisan atau lantikan dari Tuhan.

Dan buku Timotius berbicara tentang penabisan dengan Gembala Sidang dengan syarat-syaratnya dan berbicara tentang hak – hak wanita dalam sidang.

XI. Papan Jenang – Pilemon

Persekutuan Anak-anak Tuhan dari salib Kristus. Persatuan Roh (Onisimus kembali ke Pilemon melalui Rasul Paulus)

XII. Tirai – Ibrani

Tirai adalah batas jalan yang dapat dilalui sesudah Tuhan Yesus disalibkan (Tirai robek jalan ke sorga terbuka). Tirai adalah Kuasa kedagingan yang harus dirobek supaya dapat melihat kemuliaan Allah.

XIII. Tutupan Tabernakel – Yakub, 1 dan 2 Petrus, 1 Yahya, 2 Yahya, 3 Yahya dan Yehuda

  1. Suratan Yakub – percaya selimut yang pertama
  2. 1,2 Petrus  – harap / bulu kambing bicara dari hal pengharapan dan kesucian
  3. 1-3 Yahya – kulit domba dan celupan merah berbicara tentang kasih / cinta
  4. Yehuda – kulit mina gajah berbicara dari hal perlindungan Allah. Perlindungan orang percaya adalah harap dan cinta, karena dunia akan dihukum sebab dosa.

XIV. Peti Perjanjian – Kitab Wahyu

Ini membicarakan :

  1. Keadaan Kerajaan Sorga
  2. Zaman Penghabisan
  3. Penganten Anak Domba Allah
  4. Penyingkiran Gereja Penganten
  5. Kebangkitan I dan II
  6. Setan dan kawan-kawan dibinasakan
  7. Tuhan Yesus jadi Raja dalam Kerajaan 1000 tahun Masa Damai
  8. Langit dan bumi setelah genap 1000 tahun dibakar
  9. Orang jahat tambah jahat, yang kudus lebih kudus
  10. Langit dan bumi baru / Yerusalem Baru

Persamaan Alat-alat Tabernakel dan Peti Perjanjian:

  1. Ke-7 percikan darah dimuka Peti Perjanjian manunjuk Mezbah Korban Bakaran
  2. Peti Perjanjian menunjuk pada Kolam Pembasuhan
  3. Mahkota Peti Perjanjian berbicara tentang PintuTirai
  4. Buli-buli emas berbicara tentang Meja Roti
  5. Tongkat Harun berbicara Pelita Emas
  6. 2 Loh Batu menunjuk Mezbah Dupa
  7. Percikan darah diatas Peti Perjanjian berbicara Tirai
  8. Seluruh Peti Perjanjian berbicara Skina Glory.

PENYERAHAN DAN TABISAN

 

Pengresmian Imam Besar dan Imam Kecil adalah melayani kaabah. Kejadian 29:1-37.

Sekarang kita masuk pada babak penyerahan tabisan (peresmian Imam Besar dan Imam-imam). Dan bagian ini adalah bagian yang heran dari Pelajaran Tabernakel. Didalam penjelasan pakaian Imam Besar dan Imam-imam ini dijelaskan perjalanan kehidupan Tuhan Yesus dalam 4 Injil. Sedangkan pada upacara penabisan sebagai Imam Besar dan Imam-imam harus mengadakan korban-korban Keluaran 29:1-5 yaitu :

  1. Korban karena dosa yakni satu lembu muda dan 2 ekor domba jantan. Korban binatang ini menunjuk dosa dan kesalahan Ibrani 10:1-15.
  2. Korban makanan :

a.  Roti Fatir

b.  Apam Fatir

c.  Adonan Fatir.

Diremas dengan minyak, diperbuat daripada tepung gandum, bukan tepung syeir. Korban makanan adalah menunjuk persekutuan dengan 3 oknum Allah. Inilah korban yang diperuntukkan untuk penabisan Imam Besar dan Imam-imam.

 

PENYUCIAN DAN PENGUDUSAN IMAM BESAR DAN IMAM, Keluaran 29:4, 30:20

 

Mereka harus disucikan dengan air terlebih dahulu sebelum mereka diperbolehkan masuk dalam Kamar Suci, sebab apabila mereka masuk tanpa dicuci mereka itu akan mati dibunuh. Hal ini menunjuk pada Baptisan dengan Air yang diharuskan diterima oleh Gereja Tuhan (Hamba-hamba Tuhan dan Anak-anak Tuhan) yang ingin bekerja melayani Tuhan.

Tak boleh bekerja melayani pekerjaan Tuhan kalau belum dibaptis dengan air. Baptisan Air adalah jalan keampunan dosa dan satu pembuktian lahir baru dalam air berarti hidup yang lama ditinggalkan / dikuburkan bersama-sama dengan air dan bangkit dalam kehidupan yang baru dan kemuliaan bersama dengan Tuhan Yesus dan ini bahwa Anak-anak Tuhan harus terlepas sungguh-sungguh daripada dosa dan ikatannya.

Oleh karena itu Baptisan Air itu jangan dipandang remeh karena itu merupakan suatu lembaga yang patut diturut. Baptisan yakni dengan jalan selam itu sebabnya kita ambil contoh pada Tuhan Yesus Kristus yang dibaptis di Sungai Yarden. Berarti kalau mempelai laki-laki berbuat demikian begitu juga mempelai perempuan (Gereja Tuhan) harus mengikuti teladan daripada mempelai laki-laki yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Dalam Keluaran 29:6-9 Imam Besar harus diurapi tatkala pakaian Imam Besarnya dipakainya (lengkap) yaitu dituangi dengan Minyak Urapan didalam pakaian kebesarannya. Ayat tersebut diatas tidak disebutkan bahwa Imam harus disirami dengan Minyak Urapan ini tapi dalam Keluaran 29:21 dikatakan mereka itu harus dipercik dengan darah dan Minyak Urapan. Dalam Keluaran 30:20 Imam-imam harus disirami Minyak Urapan bersama-sana dengan Harun ayah mereka. Urapan Imam Besar menunjuk daripada Tuhan Yesus  tatkala dia diurapi dengan Rohulkudus waktu ia keluar dalam air (Baptisan Air). Matius 3:16-17.

Percikan darah dan urapan minyak bagi Imam-imam Besar menunjuk pada :

  1. Dibenarkan oleh Tuhan Yesus (Darah)
  2. Dipenuhi dengan Rohulkudus (Minyak Urapan)

Kesemuanya disini berarti Anak-anak Tuhan yang bekerja untuk Tuhan harus dipenuhi dengan syarat sebagai berikut :

  1. Ia harus mempunyai kehidupan baru yaitu Baptisan Air
  2. Ia harus dibenarkan oleh Tuhan Yesus Kristus (Darah)
  3. Ia harus dipenuhi oleh Roh Suci (Minyak)

Perhatikan 1 Yahya 5:7-8 berbicara tentang 3 saksi :

  1. 3 saksi disorga
  2. 3 saksi dilangit
  3. 3 saksi di bumi

Dalam Keluaran 29:24-28, 32-33 bahwa tangan Imam Besar dan Imam-imam Kecil harus diisi korban dan ini berarti bahwa segala korban-korban harus diserahkan kepada mereka untuk dikorbankan kepada Tuhan untuk dimakan Imam Besar.

 

Tangan adalah alat :

  1. Untuk  mengerjakan pekerjaan Tuhan
  2. Kuasa Tuhan ada dalam tangan Hamba-hamba Tuhan

Tangan itu harus diisi dengan korban dan pada waktu tangan itu ditumpangkan kepada yang berkepentingan maka Kuasa Allah akan mengalir dengan jelas melalui tangan itu. Banyak Anak Tuhan kurang paham tentang pekerjaan yang suci dari bagian tubuh (tangan) manusia yang ditabiskan untuk pekerjaan Tuhan:

a.     Tangan diangkat untuk sembah sujud kepada Tuhan          1 Timotius 2:8 dimana dikatakan setiap orang laki-laki berdoa pada segenap tempat serta mengedangkan tangan yang suci dengan tiada marah dan perbantahan. Karena marah dan perbantahan adalah kebencian Tuhan dan apabila mau menghampiri Tuhan harus bebaskan seluruh kehidupan, kepikiran kita serta berdamai sama sendiri.

b.       Tangan ditumpangkan dan Kuasa Allah mengalir Kisah Rasul 6:6, Kisah Rasul 9:12, 13:3, 19:6. Itu sebabnya perlu menumpangkan tangan kepada Hamba-hamba Tuhan yang lain yang dipercayakan Tuhan supaya Kuasa Allah mengalir kepadanya. Gembala Sidang yang biasa menumpangkan tangan pada Pembantu-pembantunya atau Sidang Jemaat harus hidup dalam persekutuan dengan Tuhan sesuai dengan Firman Allah dan jabatannya. Karena apabila ia menumpangkan tangan pada Pembantu-pembantunya / Sidang Jemaat maka kuasanya mengalir.

c.       Tangan diisi dengan korban-korban tatangan, syukur, perpuluhan dan lain-lain yang biasa disampaikan dihadapan hadirat Tuhan tapi untuk Hamba-hamba Tuhan Maleakhi 3:8-11, Nehemia 13:10-13, Matius 23:23,   2 Korintus 8:3, 9:6-9. Itu sebabnya gereja dimanapun melakukan hal ini untuk keperluan Pelayanan Pekerjaan Tuhan. Didalam Perjanjian Lama korban itu beraneka ragam. Dalam Kitab Imamat diceritakan tentang 5 macam korban dimana dituntut korban harta benda. Tetapi yang terutama sekali mempersembahkan kehidupan kita untuk jadi korban yang hidup. Tapi juga bukan berarti korban yang lain itu tidak dipentingkan perhatikan            2 Korintus 9:6-8.

Dalam Matius 19:15 tangan Tuhan Yesus memberkati kanak-kanak sambil sabdaNya pada kanak-kanak inilah / merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Oleh karena itu sekali lagi diperhatikan apabila kita ditabiskan menjadi Pelayan Tuhan hiduplah dalam kesucian, jauhkan diri daripada hawa napsu daging. Dalam Keluaran 29:10-14 seekor lembu muda yang dibawa ke kemah perhimpunan dan lembu ini harus dibawa kepada Imam Besar dan Imam supaya mereka itu meletakkan tangan keatas kepala lembu, kemudian lembu ini disembelih dihadapan Tuhan oleh Imam itu. Darah daripada binatang itu harus digosokkan pada dasar Mezbah Korban Bakaran dan hal ini adalah korban karena dosa.

Ada 3 macam korban yang dipersembahkan untuk umat Israel menurut tingkat masyarakat :

–       Lembu untuk orang kaya

–       Domba dan kambing untuk orang yang menegah

–       Burung merpati dan tekukur untuk orang miskin.

Artinya : sebelum kita dapat bekerja untuk Tuhan maka segala dosa harus diselesaikan terlebih dahulu dihadapan Allah karena dosa adalah suatu jurang yang dalam yang memisahkan kita dengan Allah dan tidak ada jalan lain yang dapat menghubungkan kita dengan Allah selain jalan yang melalui pengorbanan Kristus di Joljota yang menunjukkan pengorbanan binatang bagi umat Israel perhatikan Wahyu 13:8, Yahya 3:16, Yahya 1:29, 1 Petrus 2:24.

Lembu muda adalah bayangan daripada pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa seisi dunia. Kita harus mencari perhubungan yang sungguh-sungguh dengan Tuhan Yesus dan perhubungan ini digambarkan dengan penumpangan tangan Imam diatas lembu muda itu. Selain penyelesaian dosa sendiri dihadapan Tuhan kitapun harus mengambil dosa dunia diatas diri kita dan membawanya ke Tahta Allah dan memohonkan keampunan dan keselamatan bagi mereka. Lihat Pekerjaan  Imam Besar dan Imam-imam. Jadi keselamatan itu bukan untuk diri sendiri saja akan tetapi untuk umum. Itu sebabnya dalam Matius 28:18-19 dan Markus 16:15-20 kita disuruh untuk memberitakan Injil Keselamatan untuk segala bangsa. Untuk itu perlu adanya tabisan Kisah Rasul 1:8, Lukas 24:49. Bila hati tak tergerak atau terharu akan kesengsaraan dunia ini / dosa dunia maka sukarlah kita akan bekerja untuk Tuhan sebagaimana mestinya.

Didalam lembu muda bukan hanya kita melihat kehidupan Yesus diatas Mezbah melainkan kehidupan kita sendiri yang juga harus berada diatas Mezbah. Inilah perhubungan yang sungguh-sungguh dengan Tuhan Yesus.

Contoh : Daripada Hamba-hamba Tuhan yang melihat dirinya seolah-olah diatas Mezbah yakni :

  1. Musa bersedia dihapuskan namanya dari Buku Hayat untuk keselamatan bani Israel, Keluaran 32:32.
  2. Ibrahim memperjuangkan keselamatan dari Lut dan keluarganya Kejadian 18:23.
  3. Ayub memikirkan akan keselamatan anak-anaknya, Ayub 1:5.
  4. Raja Daud bersedia untuk mati ganti anaknya Absalom, 2 Semuel 18:33.
  5. Rasul Paulus suka dijauhkan daripada Kristus asal orang lain mendapat selamat terutama bangsanya, Rum 9:2-3

Orang yang tak lihat dirinya bersama-sama dengan Tuhan Yesus adalah seumpama orang upahan saja dan orang upahan bukan gembala yang benar. Karena apabila bahaya mengancam maka ia akan berusaha terlebih dahulu menyelamatkan dirinya sendiri dan membiarkan domba-dombanya dalam bahaya. Banyak Hamba-hamba Tuhan tidak pikirkan keselamatan orang lain atau menutup dosa mereka sendiri / dosa Sidang Jemaat, Yahya 10:12-13. Gembala yang demikian hanya bernubuat karena uang, Mikha 3:11. Mereka melaksanakan tugas itu bukan berarti pelantikan, melainkan sebagai pegawai yang digaji, bekerja hanya untuk menyambung hidup karena bukan merasa panggilan. Gembala demikian adalah Gembala upahan Keluaran 9:13.

Gemuk dan isi perut dibakar diatas Mezbah.

Isi perut terdiri dari : usus, empedu dan buah pinggang masing-masing mempunyai fungsi sendiri yakni :

  1. Usus adalah untuk menyucikan makanan
  2. Empedu adalah untuk menyucikan darah
  3. Buah pinggang adalah untuk menyucikan air seni (kencing)

Pengorbanan gemuk dan isi perut menunjuk bahwa Tuhan Yesus telah mengorbankan jiwa dan darah untuk manusia. Dengan ini berarti bahwa Tuhan Yesus menanggung kesediaan yang besar dan penderitaan batin karena dosa seisi dunia (kesedihan hati dan jiwa) dalam Lukas 19:41. Kita baca bahwa Tuhan Yesus menangisi Yerusalem sebelum Dia hancur secara jasmani diatas kayu salib.

Hatinya telah hancur terlebih dahulu mengingat nasib bangsa Yahudi (bangsanya). Dalam sembahyangnya ditaman Getsemani Ia telah mengeluarkan peluh darah dan ini adalah suatu kesedihan batin yang hebat sekali, Lukas 22:44 yang secara manusianya Dia tidak mampu tapi secara ke Allahannya Dia dapat melawan segala perkara. Oleh sebab itu Tuhan Yesus secara manusia Dia berkata “Jauhkanlah cawan minuman ini daripada AKU”.

Demikian juga kita secara jasmani dalam melayani Tugas dan pelayanan kita tidak akan mundur apalagi kalau kita mengalami olokan, sengsara akan tetapi kalau kita hidup dalam Roh sifatkanlah itu kesukaan saja, Yakub 1:2. Oleh karena dalam pelayanan kita sandarkanlah hidup kita pada Tuhan Yesus yang mengkuatkan kita oleh Roh Keluaran 29:14.

Daging dan kulit dan kotoran harus dibakar diluar perkemahan. Hal ini menunjuk pada Tuhan Yesus secara lahir yang dapat dilihat diluar yaitu tatkala Ia mati diluar Yerusalem yaitu di Bukit Joljuta. Apabila kita memperhatikan Pelajaran Tabernakel, maka kita melihat Mezbah Korban Bakaran terletak pada Halaman. Itu menunjuk pada korbannya Tuhan Yesus. Akan tetapi kita melihat bahwa berdasarkan Keluaran 29:14 dalam pelaksanaan salib Tuhan diluar Yerusalem bukan dihalaman Kaabah. Tetapi putusan hukumannya adalah di istana Pontius Pilatus di kota Yerusalem.

Sebab itu biarlah kita mengikut Dia yang hidup sengsara untuk dunia secara lahir dan batin.

PELAJARAN DOMBA JANTAN YANG PERTAMA

KELUARAN 29:15-18

 

Ayat 15   Setelah itu ambilah akan domba jantan seekor itu, maka Harun dan anak-anaknya laki-laki hendaklah menumpangkan tangannya diatas kepala domba jantan itu.

 

Ayat 16         Lalu hendaklah kau sembelihkan domba jantan itu dan ambilah daripada darahnya, percikkanlah dia kepada mezbah berkeliling.

 

Ayat 17   Lalu lapa-lapalah domba jantan itu berpenggal-penggal, maka isi perutnya dan pahanya hendaklah kau basuh dan taruhlah dia serta dengan segala penggalnya dan dengan kepalanya.

 

ayat 18         Maka domba jantan itu sama sekali hendaklah kau bakar diatas mezbah, ia itulah korban bakaran kepada Tuhan, akan suatu bau yang harum, dan suatu korban api bagi Tuhan adanya.

 

  1. 1.    Penyembelihan domba jantan

Ini menunjuk pada penyerahan dalam sengsara sehingga datang pada kematian (ayat 18).

Perhatikan Yesaya 53:1-12 tentang Tuhan Yesus yang dinubuatkan sebagai seekor domba yang akan disembelih.

Inilah penyerahan yang sungguh-sungguh karena domba itu dibakar sampai habis, ia harus disengsarakan perhatikan korban Tuhan Yesus di kemuncak Joljuta sehingga tatkala Yesus menghembuskan nafas yang terakhir Dia berseru sudah genap Yahya 19:30 yang berbunyi : “Setelah Yesus mengecap cuka itu maka katanya : “Sudahlah genap !” Lalu Ia menundukkan kepalanya dan menyerahkan rohnya”.

 

  1. 2.    Penumpangan Tangan :

Ini adalah berbicara tentang persekutuan yang sungguh-sungguh antara Pengerja atau Hamba-hamba Tuhan dengan Tuhan Yesus sebagai korban, Rum 8:17,           2 Korintus 4:10.

Sebagaimana Tuhan Yesus menjadi korban demikianlah juga kita akan mengalami seperti apa yang dialami oleh Tuhan Yesus.

 

  1. 3.    Darah yang dipercik

Adalah berbicara tentang darah Tuhan Yesus yang telah dipercik untuk dosa seisi dunia (Tuhan Yesus) telah dilukai, ditikam, dicukai, dipaku, dimahkotai dengan duri sehinggan darahNya menetes kebumi (terpercik ke bumi) guna keampunan dosa seisi dunia, Yahya 1:29,            1 Petrus 2:24. Ia dibagi-bagi berbicara tentang tubuh Tuhan Yesus dipecah-pecahkan sebagai Roti Perjamuan Suci. Dia bersedia menerima segala pukulan atas tubuhNya / dihancurkan bagaikan Roti yang dipecah-pecahkan yang dimakan oleh Imam-imam.

Demikianlah Tuhan Yesus Kristus dipecah-pecahkannya sebagai Roti Perjamuan Suci untuk jadi makanan Gereja Tuhan, Yahya 6:48-56.

  1. 4.    Isi Perut dan Paha dicuci

Paha adalah pendirian artinya : dicuci pendirian kita dicobai dan diuji sebab itu setiap anak Tuhan itu harus diuji dengan api (1 Petrus 1:6-9).

Isi perut dicuci adalah berbicara batin yang diuji. Jadi baik pendirian, percaya dan batin semua harus diuji dan dicoba berarti penyucian diluar dan didalam. Penyucian ini perlu karena dengan itu kita dibawa pada penyempurnaan. Dalam penyucian itu hanya datang daripada darah Tuhan Yesus Kristus dan Firman.

Dan orang yang telah disucikan itu, dia akan memandang kemuliaan Allah Ibrani 12:14 yang berbunyi : “Tuntutlah olehmu perdamaian dengan orang sekalian, dan lagi kesucian, maka dengan tiada kesucian itu tiadalah seorangpun dapat memandang Tuhan”.

  1. 5.    Isi Perut dan Paha

Diletakkan diatas kepala dan bagian-bagian lainnya.   Artinya : kesucian dan batin Tuhan Yesus adalah memenuhi pikiran dan keseluruhan tubuhNya. Demikian juga harus dijadikan pendirian Gereja Tuhan supaya pendirian kita dan batin kita yang telah disucikan harus memenuhi pikiran dan kehidupan. Bila kita memakan Perjamuan Suci (Tuhan) maka tiap-tiap bagian daripada tubuhNya kudus semuanya. Itu sebabnya dalam Perjamuan Suci kita bersekutu dengan Tuhan suatu hal yang penting dan suci itu sebabnya ada peraturannya,   1 Korintus 11:17-34. Apabila kita melakukan setuju dengan Firman Allah kita beroleh keteguhan Imam karena Kuasa Kebangkitan ada diatas tubuh yang dipecah-pecahkan.

 

  1. 6.    Semua Korban Dibakar Habis

Ini berbicara Tuhan Yesus jadi korban sempurna menunjuk pada baik pikiran, pendirian maupun tubuh harus dikorbankan sepenuh-penuhnya sebagai penyerahan pada Tuhan Rum 12:1-2 yang berbunyi :

“Sebab itu hai saudara-saudaraku, aku mintalah kamu, oleh segala rahmat Allah, mempersembahkan tubuhmu menjadi korban yang hidup lagi kudus dan yang berkenan kepada Allah, maka itulah ibadatmu yang patut”. ayat 1

“Dan janganlah kamu menurut teladan orang dunia ini, melainkan ubahkanlah rupamu dengan perbaharuan hatimu, supaya kamu dapat mengenal apa kehendak Allah, yaitu akan hal yang baik dan yang berkenan dan yang sempurna”. ayat 2

 

Dalam Keluaran 29:13-14 ada 2 macam korban :

  1. 1.    Diatas Mezbah Korban Bakaran adalah berbicara tentang sengsara Tuhan Yesus.
  2. 2.    Diluar perkemahan sengsara lahir

Kemudian dalam Kaluaran 25:16-18 adalah berbicara tentang sengsara yang disebutkan domba yang I. Korban bakaran / korban api adalah berbicara tentang penyerahan yang sungguh. Ini menunjuk pada penyerahan total berarti kepikiran duniawi harus dihilangkan, hanya memikirkan perkara-perkara yang diatas. (Kolose 3:1-3). Oleh karena itu Gereja Tuhan / Hamba Tuhan harus berbuat seperti demikian

PELAJARAN DOMBA YANG KEDUA, Keluaran 29:19-21

 

Ayat 19   Setelah itu hendaklah kau ambil akan domba jantan lain itu, maka Harun dan anak-anaknya laki-laki hendaklah menumpangkan tangannya diatas kepala domba jantan itu”

 

Ayat 20   Lalu sembelihkanlah domba jantan itupun dan ambilah daripada darahnya, bubuhlah dia pada cuping telinga kanan Harun dan cuping telinga kanan anak-anaknya, demikianpun pada ibu tangan kanan mereka itu dan pada ibu kakinya yang kanan, maka darah itupun hendaklah kau percikkan kepada mezbah berkeliling.

 

Ayat 21   Lalu ambilah daripada darah yang diatas mezbah itu dan daripada minyak bau-bauan, percikkanlah dia pada Harun dan kepada pakaiannya dan kepada pakaian anak-anaknyapun sertanya, supaya sucilah ia dan pakaiannya dan anak-anaknya dan pakaian anak-anakpun sertanya.                 

 

Domba yang kedua adalah berbicara tentang tabisan. Ini berlaku untuk perseorangan. Domba yang disembelih adalah gambaran dari Tuhan Yesus yang jadi korban.

Perhatikanlah hal-hal yang sebagai berikut :

  1. Tumpangan tangan menunjuk kontak dengan korban ini menunjuk persekutuan pada Tuhan Yesus dalam sengsara.
  2. Domba disembelih berbicara tentang peresmian pentabisan.
  3. Darah pada kuping telinga kanan artinya : segenap kepala disucikan oleh darah artinya : harus pikirkan pekerjaan Tuhan semata-mata. Ingatan disucikan dengan darah, karena ingatan mengandung perkara-perkara yang busuk dan kotor karena masih hidup dalam daging.
  4. Darah pada jempol kanan menunjuk perbuatan harus disucikan
  5. Darah pada jempol kaki kanan menunjuk pada jalan yang lama dan pendirian yang lama harus disucikan.
  6. Pakaian dipercik dengan darah dan minyak, berbicara sifat tabiat lama mesti dipercik dengan darah ketebusan dan selalu dalam urapan Roh (harus dilahirkan baru) berbicara tentang segenap penghidupan tabiat harus disucikan oleh darah Tuhan Yesus dan selalu kepenuhan Roh Suci.

 

  1. Keluaran 29:22-24

Semua gemuk, ekor, empedu, ginjal, buah pinggang, usus, bahunya sebelah kanan ditimang-timangkan (digerak-gerakkan) dihadapan Tuhan.

Ini adalah menunjukkan apabila orang dipenuhi oleh Rohulkudus justru semua bagian tubuh / bagian dalam perut dan bahu digoyangkan oleh Roh Suci maka inilah yang disebut mabuk anggur dari sorga Kisah Rasul 2:13-15, Epesus 5:18. Orang yang dipenuhi dengan Rohulkudus digoyang-goyangkan seperti orang yang mabuk anggur. Orang yang mabuk anggur tidak seperti orang  yang minum-minuman keras. Oleh karena itu orang yang penuh Roh Suci (termeterai) tidak akan terbanting-banting dan merayap tetapi seperti orang yang minum air anggur.

Sebab itu jangan mabuk anggur dunia tetapi penuhlah Rohulkudus. Orang yang penuh Roh Suci tidak akan menghina ibu bapa, saudara atau sedaging atau keluarganya sendiri karena dalam dirinya atau hidupnya ada Kasih Philia.

Tetapi juga ia tidak segan-segan tinggalkan keluarganya, tanah kelahirannya karena  melayani Tuhan Matius 19:29, 10:37.

Orang yang tidak berisi Roh gemar akan perceraian dan suka membawa bencana, Yehuda 19 yang berbunyi : “Maka mereka itulah yang membuat perceraian, yaitu orang yang menurut hawa nafsu dan yang tiasa berisi Roh”. Orang yang tidak berisi Roh itu seringkali menimbulkan perceraian dan bisa mengakibatkan pembunuhan dan perang saudara secara sengit dan kejam.

KELUARAN 29:23

Yang berbunyi sebagai berikut : “Dan lagi roti seketul dan sebuah roti surati yang bercampur minyak dan sebuah opak dari dalam bakul roti fatir yang ada dihadapan hadirat Tuhan”

 

Roti ada 3 macam :

  1. Roti
  2. Roti surati atau apam yang bercampur minyak dan
  3. Adonan

Roti adalah berbicara tentang Firman Allah. Roti adalah makanan sehari-hari.

Apam adalah Roti kesedapan (keistimewaan Firman Allah yang biasa juga disebut apam  fatir). Apam fatir ini tidak beragi.

Adonan adalah semacam Roti yang diolah.

Ketiga-tiganya itu dibuat daripada gandum (ada juga Roti jelai). Roti adonan adalah roti harus diolah atau diperiksa dan ini harus ada dihadapan hadirat Tuhan. Dan roti ini digoyang-goyangkan kekiri dan kekanan dihadapan Tuhan. Ini berbicara kita yang penuh dengan Rohulkudus (sebagai Roti yang hidup) harus hidup jangan tinggal mati.

Aksara (huruf) itu mamatikan tapi Roh itu yang menghidupkan 2 Korintus 3:6 yang berbunyi : “Ialah juga menjadikan kami pandai menjadi pesuruh perjanjian baharu, bukan juga menurut seperti huruf, melainkan menurut Roh, karena huruf itu mematikan, tetapi Roh itu menghidupkan”.

Firman Allah harus dibawa dihadapan Allah yang penuh dengan Rohulkudus.

Kiri dan kanan, sebentar kekiri (Perjanjian Lama), sebentar kekanan (Perjanjian Baru).

Dalam Keluaran 29:25 semua harus dibakar atau dikorbankan. Ini menunjuk pada pengorbanan yang kedua kali.

  1. Korban binatang
  2. Korban makanan

Dalam Ibrani 5:12-14 jangan beri makan yang lembek saja melainkan yang keras, ini adalah berbicara tentang 3 macam roti.

Ingatlah pelajaran tentang 3 Macam Gereja.

Gereja mengandung, menyusui, dan dewasa Matius 24:19-22. Dalam Yehezkiel 33:13 orang yang teguh atas kebenarannya itu sendiri akan hilang tapi orang yang berdiri atas kebenaran Allah yang sesungguhnya ia akan selamat. Dalam Lukas 17:1-10 status seorang pengerja jangan bangga, tetapi harus berpendirian pada ayat 10. Dalam penyerahan kedua kali kita harus serahkan banyak pada Tuhan yaitu perkara-perkara yang mau menghalangi kita sesudahnya kita ditabis, kita harus menyerahkan pada Tuhan yang menghalangi kita dalam mengerjakan penabisan yang Tuhan percayakan pada kita. Contoh : Murid-murid yang disuruhkan untuk baptis orang dengan nama Bapa, Anak dan Rohulkudus. Tetapi mereka membaptiskan dengan nama Tuhan Yesus Kristus.

Ini adalah perbandingan  penyerahan dan penabisan yaitu antara korban pertama dan korban kedua.

Yesus dikorbankan sebagai Tubuh dan Roti yang hidup.

–        Tubuh bayangan domba

–        Roti bayangan makanan

Banyak perkara yang belum diberikan oleh Tuhan tapi kemudian diberikan oleh Rohulkudus Yahya 14:26, Yahya 16:12-13.

Dalam Keluaran 29:26-28 dada domba jantan daripada korban tabisan yang Harun punya. Timangkanlah dia dihadapan hadirat Tuhan akan korban timangan maka ia itu akan menjadi bahagianmu.

Sesudah digoyang-goyangkannya, tangan diangkat untuk mengucap syukur 2 Timotius 2:8, Epesus 5:20, 1 Tesalonika 5:18.

Dengan cara begini hati Tuhan tergerak dengan cinta terhadap manusia yang ditanggungnya.

KELUARAN 29:29

Yang berbunyi sebagai berikut :

“Maka segala pakaian yang suci yang Harun punya itu akan menjadi milik anak-anaknya kemudian dari padanya, supaya dengan berpakaikan dia mereka itu disiram dengan minyak bau-bauan dan dengan dia juga mereka itu ditabiskan”

Pakaian Harun itu harus dioporkan pada anak-anak itu artinya : pakaian Imam Besar itu dioperkan pada Imam-imam. Demikian juga pakaian Kristus dioporkannya pada Gerejanya. Sebab itu Gereja akhir zaman kelak akan sama keadaannya dengan Kristus Matius 5:48 yang berbunyi sebagai berikut : “Sebab  itu hendaklah kamu ini sempurna, sama seperti Bapamu yang disurga sempurna adanya”.

 

Hanya Gereja Tuhan meskipun seperti Tuhan tapi dia bukan Epesus 5:22. Kalau Imam Besar Harun menyerahkan pakaiannya pada anak-anaknya. Demikianlah Tuhan menyerahkan pekerjaannya kepada Gereja Tuhan Yahya 20:21-23.

 

KELUARAN 29:30

Yang berbunyi sebagai berikut :

“Maka barangsiapa daripada anak-anaknya yang menggantikan dia menjadi imam, apabila ia masuk kedalam kemah perhimpunan akan berbuat bakti dalam tempat yang suci, hendaklah ia berpakaikan tujuh hari lamanya”

Maka barangsiapa diantara anak-anaknya yang menggantikan dia menjadi imam, apabila ia masuk kedalam kemah perhimpunan akan berbuat bakti dalam tempat yang suci hendaklah ia berpakaikan dia tujuh hari lamanya.

7 adalah angka sempurna, berarti melakukan Imamat yang benar.

KELUARAN 29:31-35

Yang berbunyi sebagai berikut :

“Dan lagi hendaklah engkau mengambil akan domba jantan tahbis itu, rebuslah dagingnya dalam tempat yang suci”. (ayat 31)

               

“Maka daging domba jantan inilah akan dimakan oleh Harun dan oleh anak-anaknya hampir dengan pintu kemah perkemahan, demikianpun roti yang dalam bakul itu”. (ayat 32)

 

“Maka mereka itu akan makan barang yang telah mengadakan grafirat bagi mereka itu, yaitu supaya mereka itu ditahbiskan dan disucikan, tetapi orang keluaran jangan makan daripadanya, karena ia itulah suatu kesucian adanya”. (ayat 33)

 

“Maka jikalau ada sisanya daripada daging korban tahhis atau daripada roti itu sampai pagi hari , tak akan  jangan engkau membakar habis segala sisa itu dengan api: tiada boleh dimakan, karena ia itulah suatu kesucian adanya”. (ayat 34)

 

“Maka hendaklah kau perbuat akan Harun dan akan anak-anaknya laki-laki sepeti firmanku kepadamu: tujuh hari lamanya hendaklah engkau mentahbiskan mereka itu”. (ayat 35)

Menunjuk kepada pemeliharaan Tuhan Yesus pada Hamba-hambanya. Hendaklah engkau mengambil domba jantan tahbis itu, rebuslah dagingnya dalam tempat yang suci dan ini akan dimakan oleh Harun dengan anak-anaknya hampir dengan pintu kemah beserta dengan 3 macam Roti dimakan dengan minyak.

Dan hal ini tidak diminta tapi adalah suatu hak. Ini tak boleh dimakan oleh orang keluaran, dan sisanya mesti dibakar khusus untuk Imam Besar dan anak-anaknya. Sebab itu perhatikanlah 1 Korintus 9:14 dimana Tuhan mengatakan orang yang memberitakan Injil hendaklah mendapat  kehidupan dari Injil. Ini bukan suatu permintaan tapi hak Rum 4:4. Nehemia 13:11-13, Maleakhi 3:8-10, Matius 23:23.

 

Bahkan perpuluhan itu adalah hak Allah adalah korban tatangan yang wajib diberikan kepada Hamba-hamba Tuhan, karena mereka itu adalah wakil-wakil Tuhan. Perhatikan bahwa setiap penduduk diharuskan membayar pajak pada pemerintah karena mereka itu juga adalah wakil Tuhan untuk kepentingan negara. Demikian juga perpuluhan itu adalah hak Hamba Tuhan untuk pembangunan Kerajaan Allah, itulah tugas Sidang Jemaat untuk kepentingan Rohaninya. Orang yang tidak membayar pajak pada pemerintah akan dituntut, demikian juga Gereja Tuhan jikalau tidak membayar akan dituntut. Sebab itu perhatikanlah Nehemia 13:11-13, Maleakhi 3:8-10.

 

Dalam 1 Timotius 5:18 dikatakan bahwa tiap-tiap orang yang bekerja niscaya ada upahnya. Oleh karena itu hak daripada Hamba Tuhan itu harus disimpan. Dalam Lukas 10:7 dikatakan  bahwa dimana rumah kamu tinggal serta makan minum barang yang diberinya karena tiap-tiap orang yang bekerja niscaya mendapat upahnya.

Janganlah kamu berpindah rumah dari rumah ke sebuah rumah yang lainnya.

Dalam Matius 10:10 dimana dinyatakan Tuhan menjamin apabila kita menginjil. Disini Tuhan mempersiapkan orang-orangnya untuk pelayannya.

Dalam Ulangan 25:4 dikatakan jangan kamu mengekangkan mulut lembu yang mengirik biji-bijian artinya : lain orang tidak turut makan, atau tak boleh dipakai untuk kepentingan sendiri.

Korban itu spesial untuk Penginjil (Pelayan Injil).

Kembali pada Imamat 19:11 lalu Keluaran 29:10-36 Rekapitulasi (ulangan) pembenaran atau baptisan hubungan dengan Tuhan Yesus ayat 10-14. Permandian untuk korban Kristus.

 

Ayat 15-18      Penyerahan kita sepenuh.

Ayat 19-21      Penahbisan pikiran.

Ayat 22-24      Kepenuhan Rohulkudus.

Ayat 25          Penyerahan 2 kali.

Ayat 26-28      Terima kasih.

Ayat 29-30      Penyempurnaan Tabiat.

Ayat 31-35      Pemeliharaan terhadap pengerja.

Ayat 36          Pemandian dengan Mezbah kemuadian Mezbah Korban Bakaran diurapi dengan minyak berbicara tentang kesucian segala kesucian.

 

PAKAIAN IMAM  BESAR

Keluaran 28

  • Pakaian Efod

Arti Rohani :     Berbicara tentang Kehidupan dari Tuhan Yesus dalam 4 Injil Ungu, Biru laut, Merah Kermizi, Bisus Putih. Kehidupan Tuhan Yesus yang harus dicontohi oleh Gereja Tuhan       1 Korintus 11:1 yang berbunyi : “Hendaklah kamu menurut teladanku, seperti akupun menurut teladan Kristus”.

  • Diatas bahu daripada Imam Besar ada terdapat 12 permata unam, 6 disebelah kiri, 6 disebelah kanan yg terukir 12 keturunan Yakub

Arti Rohani :

Berbicara tentang 12 Rasul Hujan Awal adalah tanggungan Tuhan Yesus.

12 Rasul Hujan Awal itu adalah membawakan Kabar Pertobatan dalam Rahasia Pelajaran Rasuli baca dalam       1 Raja–raja 7:25 yang berbunyi : “Maka tertanggunglah ia itu oleh lembu dua belas ekor, tiga ekor lembu kepalanya arah keutara, dan tiga ekor lembu kepalanya arah kebarat, dan tiga ekor lembu kepalanya arah keselatan, dan tiga ekor lembu kepalanya arah ketimur, dan buntut segala lembu itu arah kedalam”.

 

Bahwa ke 12 lembu itu mendukung Kolam Pembasuhan adalah  menunjuk Pekabaran 12 Rasul Hujan Awal adalah Pekabaran Pertobatan yang mementingkan lahir baru dari air dan Roh.

Batas pekabaran 2 Korintus 11:2, Ibrani 6:1-4. Dan pekabaran ini berjalan terus sampai dan berakhir setelah pecahnya Kegerakan Besar.

Didada Imam Besar tertanggung sehelai kain 4 persegi dengan 12 permata yang berlipat dua yang didalamnya ada Urim dan Tumim

Arti Rohani :

Berbicara tentang 12 Rasul Hujan Akhir yang jadi jantungnya Tuhan Yesus. Karena perhiasan dada ini melekat pada dada, diikat pada rantai Emas.

Didalam dada ini ada jantung. Jantung adalah melambangkan Kasih yang sesungguhnya oleh karena itu Pekabaran Rasul Hujan Akhir adalah Pekabaran jantung hati atau Pekabaran Penganten.

12 Rasul Hujan Akhir ini akan memimpin Pekabaran Penganten ini yang sifatnya seperti singa yang menikas,     1 Raja-raja 18:18-20.

Dan inilah yang disebut Pekabaran Raja dalam Matius 24:14. Pekabaran Penganten ini akan menjadi Raja Pekabaran nanti pada waktu pecahnya Kegerakan Besar.

  • Kain 4 persegi yg berlipat dua

Arti Rohani : Ini menunjuk pada kota 4 persegi kota Yerusalem Baru. Kain dilipat adalah berbicara tentang Hujan Akhir 2 kali ganda (manna yang dipungut 2 kali ganda sebelum hari Sabat) yang juga disebut 2 belahan Roh (selimut Elia diserahkan kepada Elisa)

Wahyu 21:9–14

  • Dipintu masuk Yerusalem Baru terukir :

a. 12 suku Israel

b. Nama 12 Rasul

Arti Rohani :   12 Rasul Hujan Awal dan 12 Rasul Hujan Akhir. Sebab itu 12 Rasul Hujan Awal dan 12 Rasul Hujan Akhir itu terukir di Yerusalem Baru yang artinya tidak bisa hilang lagi.

Keluaran 28:30

  • Didalam lipatan kain dadada Imam Besar terdapat batu per- mata yang disebut Urim dan Tumim.

Urim    = Terang

Tumim = Sempurna

Artinya : Terang sempurna

Arti Rohani :

Oleh karena itu tak ada satu yang tersembunyi dihadapan Imam Besar (Tuhan Yesus Kristus). Demikian jiga kepada 12 Rasul Hujan Akhir mereka akan mempunyai Urim dan Tumim Rohani yaitu Karunia Hikmat dan Marifat, karena dengan karunia ini tak ada yang tersembunyi, apalagi kalau dia disertai dengan Wahyu daripada Tuhan seperti pengalaman Rasul Paulus dalam 2 Korintus 12:1-6, Galatia 1:11-12, Epesus 3:3-4. Sebab pekabaran para rasul yang langsung didapat dari Tuhan tidak pernah berubah-ubah.

Sekarang timbul pertanyaan adakah pekabaran atau suratan-suratan dari Rasul-rasul itu ? jawab : sampai saat ini pelajaran atau suratan para rasul-rasul tidak pernah berubah kerana dalam Wahyu 22:18-19 dikatakan barangsiapa yang menambah atau mengurangi dia akan diancam menurut Firman dalam ayat itu.

Kalau ada orang karena kefanatikannya kepada orang / Hamba-hamba Tuhan karena pelajarannya yang mengherankan itu dan  menamakan dia seorang rasul tetapi pelajarannya itu berubah-ubah itu bukan rasul. Karena Pelajaran Rasul adalah pelajaran patut yang bertahan yang tidak terpengaruh dengan Pelajaran Akal Manusia. Dan juga kita tahu bahwa pelajaran rasul adalah pelajaran yang menjawab segala pertanyaan zaman dengan tepat.

 

Keluaran 28:31- 35

 

  • Giring-giring Emas

Arti Rohani :   Baju selimut warna biru atau mantel biru yaitu berbicara tentang kebangkitan Roh.

Kristus adalah Kebangkitan, pakaian luar dari Gereja Tuhan sesudah dibangkitkan Rohaninya Galatia 3, Rum 6:3-6.

Tergantung pada :

  1. Kematian dan Kebangkitan Tuhan Yesus 1 Korintus 15:13 yang berbunyi : “Tetapi jikalau tidak ada kebangkitan orang mati, niscaya Kristuspun tidak dibangkitkan”.
  1. Giring-giring daripada emas berbicara Roh Suci. Giring-giring menunjuk kati-kati atau apabila Imam-imam itu memasuki Kamar Suci maka giring-giring itu berbunyi.

Itu menunjukkan pada Gereja Tuhan untuk memasuki penyembahan maka kedengaranlah kata-kata asing.

Kata-kata asing itu merupakan asap dupa yang naik menembusi tirai masuk Kamar Maha Suci. Ini berbicara tentang doa dan penyembahan kita yang menenbusi Tahta Allah sehingga hadirat Allah turun / kemuliaan Allah turun

  • Leher kerawang baju dalam berwarna putih berjala-jala.
  1. Leher kerawang

Gereja bergantung pada Kebangkitan Tuhan Yesus        1 Korintus 15:53-55.

Putih berbicara tentang kesucian atau pakaian kemuliaan artinya kehidupan.

Wahyu 4:6

  • Pakaian berjala-jala

Arti Rohani :

Dalam Wahyu 4:6 pakaian yang berjala-jala ini berarti banyak lubang. Artinya banyak mata. Ini berbicara dari mata Tuhan Yesus yang melihat Anak-anaknya dibumi oleh Rohulkudus melalui 4 zat yang hidup / laut kaca. Pengasihan Rohulkudus itu akan muncul kalau Gereja Tuhan memakai pakaian putih (pakaian kesucian). Pengasihan Rohulkudus itu nampak pada 1 Korintus 12:1, 4-6 (9 karunia Roh Suci), 5 jawatan Tuhan, buah-buah Roh dan oleh perbuatan kasih Tri Tunggal / 1 Korintus 12:8-11,    1 Korintus 12:29-30, Epesus 4:10-11, Galatia 5:22-23 dan 1 Korintus 13.

 

Matius 13:47-50

  • Jala-jala ini dipakai untuk menangkap banyak ikan

Arti Rohani :

Bila Gereja Tuhan memakai dengan baik pengasihan Roh Suci ini maka Gereja Tuhan akan menangkap banyak jiwa-jiwa tapi kalau jala ini robek ikan ini akan keluar.

Kalau kita menangkap jiwa melalui pengasihan-pengasihan Roh Suci (Karunia-karunia) tapi kalau kita tidak hati-hati jiwa-jiwa itu akan hilang. Apa sebab ? karena pelayanan kita tidak sesuai dengan kehidupan kita sehingga orang-orang yang baru bertobat akan lari atau orang yang rindu akan mundur kembali

  • Efod                                 –                  berbicara tentang kematian
  • Baju Selimut                 –                  menunjuk tentang kematian
  • Baju Jala-jala                –                  berbicara tentang kemuliaan

Keluaran 28:42-43

 

  • Serual Dalam

Arti Rohani :   Pakaian Luar atau perhiasan tak boleh dipakai sebelum pakai Serual Dalam

  • Pakaian penutup daging

Arti Rohani : Dalam melayani Pekerjaan Tuhan daging kita harus dibungkus atau tak kelihatan artinya hawa napsu tak boleh turut dalam pelayanan. Apabila hawa napsu turut dalam pelayanan itulah disebut Pelayanan Emosi. Pelayanan kita harus dibungkus dengan kemuliaan, kesucian. Dalam kita melayani Tuhan akan diuji supaya beroleh kemenangan

Keluaran 28:36-40

 

  • Kopiah atau Kulah Jamang dpd Emas. Kulah bersambung benang biru

Arti Rohani :   Dalam Epesus 6:11 yang berbunyi : “Dan sambutlah ketopong keselamatan, dan pedang Roh, yaitu firman Allah”, Gereja Tuhan harus memakai Ketopong Keselamatan artinya :

Nama Tuhan Yesus menjadi buah kepikiran kita dan bersambung dengan Kebangkitan. Oleh karena itu pikiran kita harus dikendalikan oleh Rohulkudus.

Kesimpulan Pakaian Imam Besar adalah :

  1. Kematian
  2. Kebangkitan
  3. Kemuliaan
  4. Kebenaran daripada Tuhan Yesus Kristus

Inilah perjalanan hidup dalam 4 Injil

PENYERAHAN DAN TAHBISAN IMAM  BESAR

Keluaran 29:33

 

  • Sesudah Hamba Tuhan menyerahkan diri -à barulah Tuhan pakai
  • Lebih besar penyerahan daripada Tuhan -à lebih besar kemauan akan dipakai TUhan
  • Korban Sembelihan, Korban Makanan

Arti Rohani :   Masuk dalam sengsara Tuhan Yesus. Hamba Tuhan jadi berkat dalam pelayanan bukan untuk kepentingan diri sendiri tapi juga untuk masyarakat, rela berkorban untuk umum dalam Pelayanan Firman

  • Pendirian / Sikap Hamba Tuhan

Arti Rohani :   Hamba Tuhan terus menghadapi sengsara asal masyarakat diselamatkan

  • Korban sembelihan ada 3 macam

Arti Rohani :   Ini berbicara tentang 3 Oknum Allah bekerja untuk keselamatan manusia

  • Imam Besar dibasuh dengan air

Arti Rohani :       Bicara tentang Baptisan Air

 

Keluaran 29:4-9

  • Pakai pakaian efod biru

Arti Rohani :       Mati dan dibangkitkan

  • Tuangi dgn minyak tangan penuh

Arti Rohani :   Terang Roh Suci bekerja penuh dan membawa kita pada penyembahan yang benar

Keluaran 29:10–14

 

  • Penyerahan korban binatang ada 3 korban binatang

1.            Seekor Lembu muda

2.            Dua ekor Domba

3.            Lima pasang burung Merpati dan Tekukur

Arti Rohani :   Lembu muda disembelih dahulu. Korban Kristus sebagai contoh. Korban tebusan penyerahan korban Kristus.

Dua ekor Domba yang dikorbankan menunjukkan penyerahan dari tebusan kita.

  • Sebelum Lembu muda disembelih lebih dahulu Imam-imam tumpang tangan diatas kepala lembu.

Arti Rohani :   Ada hubungan antara Imam dan korban sebab tangan Imam bersatu diatas korban

  • Darah dicurahkan diatas kaki Mezbah

Arti Rohani :       Darah Kristus terumpah dikaki tiang Salib

  • Darah disapu pada tanduk Mezbah yg  diperbuat daripada tulang

Arti Rohani :   Darah disapu pada tanduk Mezbah yg  diperbuat daripada tulang

  • KorbanLembu muda semua dikorbankan baik yang halus sampai yang kasar, baik luar dan dalam tidak ada yang disimpan

 

Arti Rohani :   Tuhan Yesus menyerahkan apa yang ada padaNya baik baik hatinya baik  yang didalam dan diluar semua dia korbankan untuk keselamatan semua manusia Yahya 1:29,    1 Petrus 2:24, Yesaya 53.

  • Dipenggal-penggal

Arti Rohani :   Gereja Tuhan harus dipenggal diceraikan dari dunia yakni dari keramaian dunia, keluarga dan sobat kenalan

 

Keluaran 29:15–18

  • Korban penyerahan kita dicontohkan

 

Arti Rohani :       Atas korban Kristus

 

  • Korban Domba jantan pun ditumpangkan tangan sama spt korban lembu muda jantan.

Arti Rohani :   Ada hubungan antara Iman dan korban penyerahan.

Artinya : penyerahan kita jangan surut tetapi jangan seperti Yesus Kristus.

  • Domba disembelih darah ditaruh diatas Mezbah

Arti Rohani :   Penyerahan kita adalah keliling sama seperti darah keliling Mezbah

  • Domba dipenggal, paha dipenggal, perut dipenggal, kepala dipenggal, semua dikumpul jadi satu dan dibakar

Arti Rohani :   Pendirian pekerjaan yang lama diserahkan kepada Tuhan diganti dengan yang baru. Penghidupan diserahkan, pikiran diserahkan. Dalam melayani Tuhan jangan pakai pikiran sendiri

  • Isi perut harus dicuci sebelum diserahkan untuk dikorbankan

Arti Rohani :   Inilah penyerahan yang sepenuh hati untuk diserahkan kepada Tuhan dalam melayani Tuhan.

Kehidupan Rohani kita harus dicuci sebelum diserahkan atau dikorbankan

  • Paha harus dicuci

Arti Rohani :       Pendirian harus dibetulkan melalui Baptisan Air.

KORBAN DOMBA JANTAN SEBAGAI TABISAN KITA

Keluaran 29:29-35, Keluaran 29:19–23

 

  • Korban tabisan tak bisa diceraikan dengan  korban makanan

Arti Rohani :   Hamba Tuhan yang ditabiskan dan dipakai oleh Tuhan tak bisa bercerai dengan pengajaran. Tabisan tanpa Firman akan gagal. Sebab itu dalam mengajar betulkan pelayananmu karena pelayanan yang salah menyesatkan. Banyak Hamba-hamba Tuhan yang ditabis oleh Tuhan tetapi tidak mengindahkan pengajaran Tuhan

  • Domba sebelum disembelih ditumpangi tangan

Arti Rohani :   Hamba Tuhan yang ditabiskan atau dipakai ada hubungan erat dengan sengsara Kristus, itu sebabnya Tuhan berkata barang siapa mengikut AKU hendaklah ia menyangkal diri dan memikul salib tiap-tiap hari. Lukas 9:23 yang berbunyi : “Maka katanya kepada sekalian orang : “Jikalau barang siapa hendak mengikut Aku, haruslah ia menyangkali dirinya serta menanggung salibnya tiap-tiap hari, lalu mengikut Aku”.

  • Domba disembelih yang berdarah yang sudah ditumpangi tangan

Arti Rohani :   Hamba Tuhan yang baru ditabiskan akan mengalami banyak sengsara lebih banyak berkorban, tetapi lebih heran dipakai oleh Tuhan

  • Sengsara buat daging

Arti Rohani :   Dalam melayani pekerjaan Tuhan banyak mengalami sengsara buat daging tetapi kegirangan dalam Roh

  • Darah ditaruh dikuping kanan

Arti Rohani :   Pikiran dan pendengaran harus disucikan supaya berdiri tetap dengan Firman Allah. Pekerjaan  kita harus disucikan supaya keakuan kita hilang.

 

  • Darah ditaruh diibu jari kaki kanan

Arti Rohani :   Pendirian dan langkah penghidupan kita harus disucikan

  • Imam Besar, Imam-imam

Arti Rohani  :      Imam Besar – Tuhan Yesus Kristus

Imam-imam – Hamba-hamba Tuhan

  • Pakaian disucikan dengan darah

Arti Rohani :   Langkah jalan kehidupan kita disucikan (perjalanan hidup kita disucikan).

  • Diurapi dengan minyak

Arti Rohani : Pengurapan Roh selalu

Kesimpulannya :      pikiran,  pekerjaan, pendirian, kelakuan

 

Seluruhnya disucikan baru dapat melayani Tuhan, karena kita harus menjadi terang Kristus. Ingat, banyak orang Kristen tapi tidak ada Kristus padanya walapun rajun beribadat.

Sedangkan setiap orang Kristen ingin selalu menampakkan Kristus yang ada didalam dia

 

  • Bahu kanan dipersembahkan, isi perut dipersembahkan

Arti Rohani :   Menunjuk kepada segala sesuatu harus diserahkan dan disucikan dan ini adalah pekerjaan Roh suci dalam kehidupan kita.

 

Ibrani 9:11-14

 

  • Lewi

 

Arti Rohani :       Berdampingan.

 

Imamat 1:3, 1 Korintus  9:9–10, Ibrani 12:2–3, Yesaya 53:1–13,1 Petrus 2:5–8

 

  • Lembu jantan yang tidak becacat cela

Arti Rohani :   Ibarat Kristus yang penuh kesabaran dan tahan menghadapi sengsara seperti Domba jantan yang dipersembahkan.

Imamat 1:10, Yesaya 53:7

 

  • Korban Domba Kisah 8:32-35

Arti Rohani : Kristus tundukkan diriNya hingga mati disalib sebagai seekor domba yang tidak bersuara.

Imamat 14

 

  • Korban tekukur anak merpati

Yesaya 59:11, Matius 23:37, Lukas 2:24, 2 Korintus 5:21 

 

Arti Rohani :   Kristus jadi sengsara dan jadi miskin menunjuk karena persembahan orang miskin adalah tekukur.

Imamat 1:10

 

  • Korban kambing Matius 25:34-41, Yesaya 53:12.

 

Arti Rohani :   Membayangi orang berdosa, artinya : Kristus disengsarakan diantara orang berdosa.

Imamat 1:4

 

  • Tumpangkan tangan diatas kepala korban bakaran

Arti Rohani :   Anak-anak Tuhan percaya terus jadi satu dengan Kristus.

Imamat 2:1-6

 

  • Tepung halus dari :
  1. Gandum 1Petrus 1:11
  2. Kemenyan Keluaran 30:34
  3. Apam fatir atau adonan Yahya 14:16, 1:17
  4. Diramas dengan minyak
  5. Disiram dengan minyak

 

Arti Rohani :   Tepung halus dari gandum adalah berbicara tentang Kristus menanggung sengsara karena kita seperti gandum yang ditumbuk halus menjadi roti.

Kemenyan : Kehidupan Kristus dihadapan Allah yang harum baunya.

Apam fatir  :    Tabiat Kristus dalam kebenaran diremas dengan minyak Kristus dijepit oleh Roh Suci.

Disiram dengan minyak, Kristus dibaptis dengan Roh Suci

  • Dapur Ibr. 2:18, Mat. 27:45-46

Arti Rohani :   Sengsara Kristus yang tak kelihatan (dalam hati).

Imamat 2:7

 

  • Dipanggang Matius 27:27-31

 

Arti Rohani : Sengsara Kristus yang kelihatan

Imamat 2:13

 

  • Garam

Arti Rohani :   Kuasa Kristus menahan kesusahan dan kebusukan

Keluaran 29:1-3

 

  • 3 macam korban

1.Satu ekor lembu

2.Dua ekor domba

  • 3 macam korban makanan

1.Roti fatir

2.Apam fatir diramu

3.Adonan fatir

Arti Rohani :   Ketiga korban ini untuk Allah yaitu : Bapa, Anak, Rohulkudus yaitu Tuhan Yesus Kristus.

 

Keluaran 29:4

 

  • Sebelum penyerahan harus dibasuh

Arti Rohani :   Sebelum menyerahkan diri pada pekerjaan Tuhan sudah dibaptis lebih dahulu Galatia 3:27. Orang yang tidak dibaptis dengan air tidak berkenan dihadapan Allah

Keluaran 29: 5-9

 

  • Lebih dahulu Harun dan anak-anaknya pakai pakaian dan diurapi dgn minyak bukan dengan abu dan tangan mesti penuh dgn korban

 

Arti Rohani :   Sebelum melayani pekerjaan Tuhan kita harus menyucikan dengan Kristus artinya : kita disatukan dahulu dengan Kristus.

Buat menyembah

Menumpangkan tangan

Keluaran 29:10–14

 

  • Lembu muda ditumpangkan tangan oleh Harun dan orang yang pegang tanduk Mezbah dpt ampun.

Arti Rohani :   Lembu muda bayangan Tuhan Yesus atau Imam Besar .

Percaya dapat keampunan.

Tanduk berbicara tentang kuasa kebangkitan (perlindungan). Orang yang memegang tanduk itu akan diampunkan

  • Usus – Buat sucikan makanan
  • Empedu – Buat sucikan darah
  • Nir – Buat sucikan air

Arti Rohani :   Pekerjaan Allah dalam 3 semua ini ditaruh dan dibakar untuk manusia.

Tuhan korbankan diri buat manusia

  • Daging, kulit, isi perut dibakar diluar perhimpunan

Arti Rohani : Tuhan Yesus disalib diluar Yerusalem

  • Tangan ditaruh diatas kepala lembu

Arti Rohani :   Apa yang Tuhan Yesus korbankan buat manusia begitu juga kita korbankan.

 

  • Lembu dahulu dikorbankan daripada domba

Arti Rohani : Kristus dahulu dikorbankan baru kita

 

Keluaran 29:15–18

 

  • Korban seekor domba yang pertama dipenggal–penggal pahanya, ususnya, kepala.

Seluruhnya dipenggal

Arti Rohani : Segala sesuatu diserahkan pada Tuhan.

 

Keluaran 29:19–25

 

  • Korban kedua  domba disembeli, ditaruh diatas Mezbah

Arti Rohani :   Gambaran tabisan ingatan, perbuatan, pendirian, perjalanan hidup harus di sucikan.

Ayat 22–24

 

  • 3 macam Roti.

Arti Rohani : Perbuatan Tuhan bersama.

  • Harun makan bersama minyak

 

Arti Rohani : Firman dan Roh

Ayat 25

 

  • Penyerahan kedua badan. Jiwa dan Roh yang tadinya terikat dalam dosa

 

Arti Rohani :   Sengsara  segala perkara yang belum kita serahkan perlu diserahkan terlebih dosa (harus hidup baru, barulah melayani)

  • Dada, bahu diserahkan dan dibakar

Arti Rohani :  Dada – Cinta

Bahu – Memikul

Artinya : kita harus merasakan cinta dan memikul dosa orang lain artinya orang-orang yang berdosa itu menjadi tanggung jawab kita Yehezkiel 3:18-20

 

Ayat 29-30

 

  • Pakaian Harun diajarkan pd anak-anaknya

Arti Rohani :   Gereja Penganten akhir zaman hampir sama dengan Kristus

 

Ayat 31-35

 

  • Imam-imam ditabiskan makan korban

Arti Rohani :   Hamba-hamba Tuhan / Gereja Tuhan tentu dipelihara oleh Tuhan artinya dalam melayani Tuhan ada perpuluhan dan korban tatangan

 

Ayat 36-37

 

  • Grafirat atau Mezbah

Arti Rohani :   Gambaran salib Tuhan Yesus. Gereja Akhir Zaman akan tenggelam dalam salib Kristus

 

Ayat 38

 

  • Dilarang ditiru

Arti Rohani :   Segala sesuatu bukan kepentingan sendiri tetapi untuk kepentingan umum dan berdiri atas kebenaran Firman Tuhan serta petunjuk Firman Tuhan.

 

 

 

2 responses to this post.

  1. tolong kirimkan gambar tabernakel lengkap,trims.Godbless

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: